• Terkini
  • Trending
  • Semua
Akademisi UIN Madura Menilai Kasus SMAN 1 Cimarga Bisa Merusak Masa Depan Bangsa

Akademisi UIN Madura Menilai Kasus SMAN 1 Cimarga Bisa Merusak Masa Depan Bangsa

1 tahun lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

11 jam lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

11 jam lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

1 hari lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

1 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

1 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

1 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

2 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

2 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

3 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

3 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

3 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, November 7, 2026
29 °c
Pamekasan
30 ° Ming
30 ° Sen
29 ° Sel
29 ° Rab
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Akademisi UIN Madura Menilai Kasus SMAN 1 Cimarga Bisa Merusak Masa Depan Bangsa

Achmad Muhlis menilai bahwa mendidik adalah amanah, bukan ancaman hukum

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
17 Oktober 2025
in Pendidikan
31 1
0
Akademisi UIN Madura Menilai Kasus SMAN 1 Cimarga Bisa Merusak Masa Depan Bangsa

Direktur IBS PKMKK Dr. Achmad Muhlis

0
SHARES
321
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Kasus penonaktifan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga, Lebak, akibat menampar siswa yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah, menuai tanggapan serius dari kalangan akademisi.

Salah satunya dari Achmad Muhlis, akademisi UIN Madura sekaligus Direktur  Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK). Muhlis menilai kasus tersebut berpotensi mengikis wibawa lembaga pendidikan jika setiap tindakan pendisiplinan guru dipandang sebagai kekerasan.

“Kalau misalkan setiap orang menegur dengan keras, kemudian nunjuk anak atau apapun, semua murid bisa melaporkan, akan seperti apa lembaga pendidikan kita ini?” ujarnya, Jumat (17/10/2025).

Menurut Muhlis, peristiwa itu seharusnya menjadi bahan evaluasi nasional terhadap batas otoritas guru dalam mendidik dan menegakkan disiplin di sekolah. Ia menilai, langkah penonaktifan terhadap kepala sekolah perlu dikaji secara proporsional, dengan mempertimbangkan konteks dan niat di balik tindakan tersebut.

Muhlis menilai penting adanya batasan hukum yang tegas dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) terkait perbedaan antara tindakan kekerasan dan upaya pendisiplinan.

“Dalam revisi UU Sisdiknas nanti, harus ada batasan yang jelas mengenai sejauh mana tindakan guru bisa dikategorikan pelanggaran hukum. Karena tidak semua teguran keras itu kekerasan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pendidikan di Indonesia jangan sampai kehilangan makna pembentukan karakter.

“Kalau setiap guru takut menegur karena khawatir dilaporkan, maka kita akan kehilangan generasi yang tahu batas, tanggung jawab, dan konsekuensi,” katanya.

Muhlis juga menyoroti aspek filosofis dari hubungan antara orangtua, anak, dan lembaga pendidikan. Ia mengingatkan bahwa tugas mendidik pada dasarnya adalah tanggung jawab orangtua, dan ketika anak dititipkan di lembaga pendidikan, maka ada pelimpahan tanggung jawab sekaligus hak mendidik kepada guru.

“Pertanyaannya sekarang, apakah orangtua yang menegur, bahkan sampai memukul anak karena niat mendidik, juga akan dipidana?” ujarnya retoris.

Ia mengingatkan, ketika orangtua menitipkan anaknya ke sekolah, berarti melimpahkan tanggung jawab dan hak dalam mendidik kepada guru.

Menurutnya, hubungan antara orangtua dan pendidik harus dibangun di atas kepercayaan dan kesepahaman nilai-nilai pendidikan. Tanpa itu, sekolah akan kehilangan fungsi utamanya sebagai tempat pembentukan karakter dan bukan sekadar ruang transfer pengetahuan.

Muhlis menegaskan bahwa pendidikan sejatinya adalah wadah pembentukan karakter, bukan hanya penyampaian materi pelajaran. Guru memiliki peran moral dan sosial yang tidak bisa digantikan oleh hukum formal semata.

“Saya khawatir, kalau setiap teguran dianggap pelanggaran, kita sedang membentuk generasi yang tidak siap ditegur, tidak siap bertanggung jawab. Padahal, pendidikan kita itu berakar pada nilai akhlak dan budaya saling menghormati,” tandasnya.

Ia berharap, kasus di SMAN 1 Cimarga, menjadi momentum bagi pemerintah untuk menata ulang kebijakan pendidikan agar tetap berpihak pada pembentukan karakter tanpa mengebiri wibawa pendidik.

“Kalau guru tidak lagi bisa menegur, maka kita kehilangan arah pendidikan. Ini bukan sekadar soal hukum, tapi soal masa depan karakter bangsa,” pungkasnya.

Tags: Dosen UIN MaduraIBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (PKMKK)kekerasan di sekolahPamekasanpendidikan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version