PAMEKASAN, MADURANET – Pengurus Asosiasi Sepak Bola Amputasi Indonesia (ASKAB PSAI) Kabupaten Pamekasan resmi dilantik di Pendopo Ronggosukowati, Sabtu (5/9/2026).
Pelantikan tersebut menjadi langkah awal bagi PSAI Pamekasan, untuk mengembangkan sepak bola amputasi sekaligus membuka ruang yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi melalui olahraga.
Kegiatan yang mengusung tema “Reinternalisasi Semangat Sportivitas dalam Penguatan Solidaritas Sosial” itu juga dirangkai dengan Bakti Sosial (Baksos) Kemanusiaan bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Taufikurrachman, yang melantik langsung pengurus PSAI Pamekasan mengatakan, keberadaan organisasi tersebut penting untuk memberikan wadah yang inklusif bagi masyarakat penyandang disabilitas.
Menurutnya, keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang untuk berprestasi, termasuk melalui sepak bola amputasi.
“Karena ini satu wadah dalam rangka memberikan tempat yang inklusif. Saudara-saudara kita yang punya keterbatasan, sehingga mereka juga bisa berprestasi,” kata Taufikurrachman.
Ia menyebut, potensi atlet sepak bola amputasi Pamekasan sebenarnya sudah terlihat. Bahkan, sebelum kepengurusan PSAI Pamekasan terbentuk, sudah ada atlet asal daerah tersebut yang mampu menembus ajang Piala Dunia.
“Pamekasan itu sudah menyumbangkan satu atlet ke Piala Dunia. Ini kan satu yang luar biasa,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSAI Pusat, Rose Hermanto Sutomo, memberikan pesan kepada para atlet disabilitas agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti mengejar prestasi.
“Mari kita gaungkan semangat bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berprestasi. Di lapangan hijau, kita semua setara,” ujar Rose.
Ketua ASKAB PSAI Pamekasan, Sugianto, menambahkan, sepak bola amputasi tidak hanya berbicara mengenai pertandingan dan kemenangan.
Menurutnya, olahraga tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
“Olahraga ini bukan hanya tentang kompetisi mengejar kemenangan. Lebih dari itu, ini adalah ruang untuk membangun kekompakan, mempererat rasa persaudaraan, dan mengetuk kepedulian kemanusiaan kita,” ungkap Sugianto.
Selain pelantikan, kegiatan tersebut diisi dengan penyerahan bantuan sosial secara langsung kepada anak-anak penyandang disabilitas.
Aksi kemanusiaan itu terselenggara melalui kolaborasi dan dukungan BASHRA BIP serta PT Bawang Mas Group.













