• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pabrik Asal China ke Madura Diharap Tidak Merusak Tatanan Akar Budaya

2 bulan lalu

Bupati Cup 2026 Resmi Bergulir, Pamekasan Cari Bibit Pemain dari Tingkat Kecamatan

7 jam lalu

DPRD Pamekasan Setujui Perubahan APBD 2026

8 jam lalu

Dinkes Pamekasan Jelaskan Kronologi Penanganan Balita MGF Sebelum Meninggal

10 jam lalu

Pasien Puskesmas Bandaran Buang Obat Pemberian Dokter Usai Dirawat

13 jam lalu

DKPP Pamekasan Tuntaskan Bantuan Benih untuk 959 Kelompok Tani

1 hari lalu

Penjaga Sekolah di Pamekasan Diduga Cabuli Siswi SD

2 hari lalu

33 PPPK Paruh Waktu Pamekasan Mengundurkan Diri, Gaji Ada yang Hanya Rp 600.000

2 hari lalu

Dua Camat Klarifikasi Usai Disorot Bupati Pamekasan karena Absen Penutupan MTQ

3 hari lalu

Tim Ombudsman RI Datangi RSUD Smart Pamekasan

3 hari lalu
Bupati Soroti Camat Galis dan Batumarmar Absen di Penutupan MTQ XXXII

Bupati Soroti Camat Galis dan Batumarmar Absen di Penutupan MTQ XXXII

3 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Lampaui Target Tembus 36.836 Ton

3 hari lalu

Disperindag Pamekasan Layani Perajin Batik dengan Penerbitan NIB Gratis

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Oktober 1, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Pilihan

Pabrik Asal China ke Madura Diharap Tidak Merusak Tatanan Akar Budaya

Sebelum pabrik itu dipindah ke Madura, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, karena ini penting menyangkut Madura ke depan

oleh Muchsin Rasyid
13 Agustus 2026
in Pilihan
10 0
0

Ilustrasi Gemini Ai.

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Rencana sejumlah pabrik asal China akan dipindah ke Kawasan Industri Madura, di Bangkalan, merupakan angin segar bagi warga Madura. Sebab adanya pabrik yang bergerak di sektor padat karya ini, akan menyerap ribuan tenaga kerja.

Hanya saja, sebelum pabrik itu dipindah ke Madura, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, karena ini penting menyangkut Madura kedepan. Sebab dikhawatirkan bisa membawa dampak kurang baik bagi kondisi Madura.

Ketua Lembaga Pusat Penelitian Pengembangan Madura (LP3M) Pamekasan, Suroso, menyatakan pihaknya mendukung adanya industri di Madura. Hanya saja perlu keterlibatan ulama dan parah tokoh Madura. Khususnya dalam proses perencanaan dan pengawasan, agar keberadaannya tidak merusak tatanan dan akar budaya Madura.

“Dengan adanya industri di Madura, pasti banyak tenaga kerja dari luar Madura. Apalagi jika tenaga kerja yang didatangkan dari luar negeri hanya sebagai pekerja kasar. Sehingga membanjirnya tenaga asing, di kawasan industri dengan latar budaya dan norma sosial yang berbeda-beda, bila tidak dilakukan pengawasan, akan berdampak negatif terhadap tatanan dan akar budaya Madura,” ujar Suroso, kepada Maduranet, Kamis (13/8/2026).

Suroso, mantan konsultan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Timur mempertanyakan,
apakah Bangkalan yang dijadikan tempat pindahan pabrik-pabrik China sudah dilakukan kajian hal azas manfaat dan mudaratnya bagi sosial, ekonomi dan politis masyarakat Madura.

Kemudian jika sudah dilakukan, apakah melibatkan akademisi, tokoh dan ulama Madura, lalu bagaimana hasilnya. Dan begitu juga dengan mesin-mesin serta peralatan akan digunakan barang bekas atau sudah kadaluarsa. Kemudian, bagaimana dengan regulasi yang mengatur penggunaan tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal yang maksimal.

“Lalu, apakah para ulama dan tokoh-tokoh Madura mendukung dan setuju terhadap rencana pemindahan pabrik China ke Madura. Begitu pula bagaimana sistem pengawasan terhadap tenaga kerja asing yang dipekerjakan di pabrik itu,” pungkas Suroso.

Sekadar diketahui, industri yang disiapkan mempunyai karakter manufaktur dan pengolahan yang cukup beragam. Di antaranya pabrik plastik, pabrik benang, furniture, cokelat, matras, pengalengan ikan, kemasan makanan, semuanya diperuntukkan untuk ekspor.

Dan rencana pemindahan pabrik asal China ini, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kawasan Industri di Guangdong, China dengan Wiraraja Madura Industrial Park. Kerja sama itu menjadi bagian dari skema Two Countries Twin Park antara Indonesia dan China.

Tags: Akar BudayaInvestor AsingKabupaten BangkalanMaduraPabrik ChinaPengusaha Asing
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version