• Terkini
  • Trending
  • Semua

PKH Pamekasan Ungkap Penyebab Data Desil Tak Sesuai Fakta

4 bulan lalu

Disperindag Pamekasan Sidak Pasar Keppo, Pastikan Stok Sapi Jelang Idul Adha Aman

11 jam lalu

Peternak di Pamekasan Ungkap Keunggulan Daging Sapi Madura

17 jam lalu

Mantan Kades Pandan Galis Selewengkan Sewa Tanah Kas Desa Senilai Rp 1,5 Miliar

2 hari lalu

Rencana Bupati Jadikan Pamekasan Kabupaten Al Quran

2 hari lalu
Bupati Pamekasan Lepas Santri Darul Ulum Banyuanyar ke event International Qur’an di Turki

Bupati Pamekasan Lepas Santri Darul Ulum Banyuanyar ke event International Qur’an di Turki

2 hari lalu
Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

3 hari lalu

Kronologi Dugaan Penipuan 1 Miliar Eks Anggota DPRD Sumenep

3 hari lalu

Mantan Anggota DPRD Sumenep Ditahan di Pamekasan, Diduga Gelapkan Rp 1 Miliar

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

5 hari lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

6 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

6 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

1 minggu lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, April 22, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

PKH Pamekasan Ungkap Penyebab Data Desil Tak Sesuai Fakta

Peminjaman KTP hingga data listrik dan pinjaman bank jadi pemicu kesalahan pemeringkatan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
5 Januari 2026
in Pemerintahan
10 0
0

Potret saat pelayanan di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan.

0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pamekasan, Lukman Hakim, mengungkap sejumlah faktor yang bisa menyebabkan status desil masyarakat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Lukman menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama kesalahan data berasal dari pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak semestinya.

“Banyak kasus karena KTP dipinjamkan. Ada yang dipakai orang lain untuk membeli mobil atau kendaraan mewah, tercatat menikmati listrik di atas 450 volt ampere (VA), bahkan digunakan untuk mengambil pinjaman bank,” kata Lukman.

Menurut dia, seluruh aktivitas tersebut terekam dalam sistem berbasis NIK. Akibatnya, pemilik KTP yang sebenarnya tidak mampu justru tercatat sebagai masyarakat mampu dan masuk dalam kategori desil 6–10.

Lukman mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan meminjamkan KTP kepada pihak lain. Ia menegaskan, selain berdampak pada data bantuan sosial, KTP juga rawan disalahgunakan untuk praktik judi online maupun pinjaman online ilegal.

“Dampaknya panjang. Bukan hanya soal bansos, dan BPJS kesehatan, tapi juga bisa disalahgunakan untuk pinjol atau judi online,” ujarnya.

Terkait masyarakat yang merasa status desilnya tidak sesuai dengan kondisi faktual, Lukman meminta agar segera mengajukan perubahan data. Menurutnya, pengajuan dapat dilakukan secara formal melalui pemerintah desa atau secara mandiri melalui jalur partisipatif menggunakan aplikasi Cek Bansos.

Ia menambahkan, setelah masyarakat mengajukan perubahan data, proses selanjutnya adalah ground check atau pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.

“Kami di PKH bekerja sesuai formula yang ditetapkan BPS. Tugas kami melakukan ground check dan input data. Keputusan akhir tetap ada di BPS,” ujar Lukman.

Namun demikian, lanjutnya, perubahan data tersebut tidak bisa langsung berlaku. Lukman menjelaskan, pemutakhiran data DTSEN dilakukan secara triwulanan.

“Setelah pengajuan, harus menunggu sekitar tiga bulan. Kalau memang ditemukan kesalahan, desil akan berubah sesuai hasil verifikasi,” kata dia.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan, Herman Hidayat Santoso. Ia menegaskan bahwa mekanisme perubahan data DTSEN memang dibuka melalui dua jalur, yakni pengajuan mandiri dan melalui Pemerintah Desa.

“Selain mengajukan perubahan data sendiri, masyarakat juga bisa melaporkan ketidaksesuaian data milik orang lain atau tetangga,” kata Herman.

Herman menegaskan, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar data bantuan sosial semakin akurat dan tepat sasaran.

Tags: Data DesilDesilDesil 1-5Dinas Sosial PamekasanDTsenPamekasanPKH
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version