• Terkini
  • Trending
  • Semua

Arumi Tekankan Stunting Dimulai Sejak Prakehamilan, Pemkab Pamekasan Paparkan Dinamika Angka Kasus

7 bulan lalu

Sengketa Lahan TK Aisyiyah Bustanul Athfal IV Muhammadiyah akan Digugat ke Pengadilan

4 jam lalu
Generasi Muda Madura Merasa Malu Berbahasa Madura

Generasi Muda Madura Merasa Malu Berbahasa Madura

6 jam lalu

Atasi Mahalnya Irigasi Pertanian Pemkab Pamekasan Siapkan 13 Sumur Bor

1 hari lalu

Bulog Gandeng Perkasa Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Pamekasan

1 hari lalu

Disperindag Pamekasan Gratiskan Uji Tar dan Nikotin untuk Pengusaha Rokok

2 hari lalu

Event Nasional Bikin Hotel di Pamekasan Penuh, Okupansi Bisa Tembus 100 Persen

2 hari lalu
Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

3 hari lalu
Harga Garam Naik 400 Ribu Tapi Petani Rugi

Petani Garam Minta HPP Garam Rp 1.700 Per Kilo

3 hari lalu

Bupati Sebut Pamekasan Economic Fest Jadi Model Kolaborasi Penggerak Ekonomi Masyarakat

3 hari lalu

Penyaluran Bantuan Pangan di Sumenep Capai 39,73 Persen, Bulog Kejar Sisa Target 200 Ribu Penerima

4 hari lalu

Pamekasan Raih Penghargaan dari BKN Terkait Digitalisasi Sistem Merit ASN

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Akan Ajukan Perda Halal-Tourism

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juni 13, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Arumi Tekankan Stunting Dimulai Sejak Prakehamilan, Pemkab Pamekasan Paparkan Dinamika Angka Kasus

Posyandu jadi ujung tombak, 998 posyandu dan 4.868 kader bergerak tekan risiko gagal tumbuh

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
28 November 2025
in Pemerintahan
11 1
0

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, saat memberikan bingkisan untuk anak dalam sebuah agenda di Kantor Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jumat (28/11/2025).

0
SHARES
117
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET— Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting harus dimulai jauh sebelum anak lahir.

Hal itu disampaikan dalam acara Penguatan Kelembagaan Posyandu melalui Pemberdayaan Kader dan Pemberian Bahan Makanan Tambahan Balita dalam rangka Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, di Kantor Kecamatan Proppo, Jumat (28/11/2025).

Pada agenda yang dihadiri jajaran pimpinan daerah serta kader posyandu se-Kabupaten Pamekasan itu, Arumi menyampaikan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan para ibu dan balita.

“Saya bersyukur bisa bertemu dengan bunda-bunda sama adik-adik balita yang hadir semuanya di sini,” ujarnya.

Ia menekankan dua fokus utama dalam kunjungannya, yaitu peningkatan kapasitas kader dan edukasi bagi orang tua.

“Bagaimana kita terus meningkatkan ilmu pengetahuan edukasi untuk para bunda untuk para ayah supaya kita bisa mempercepat penurunan angka stunting,” katanya.

Arumi menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi kurang gizi dalam jangka panjang. Sehingga memerlukan kesiapan gizi sejak masa prakehamilan.

“Stunting itu perjalanannya panjang. Bahkan ketika adiknya itu masih dalam wacana,” ujarnya

Melalui edukasi, permainan interaktif, hingga tanya jawab dengan kader dan orang tua, Arumi mengajak semua pihak memahami ciri, penyebab, dan intervensi tepat bagi anak.

“Anak yang pendek belum tentu stunting. Dilihatnya bagaimana, kalau pun pendek dan semua pertumbuhan perkembangannya sesuai dengan usianya, berarti itu bagus, hanya karena ada faktor genetik,” ia memberikan contoh.

Dalam kesempatan itu, Arumi juga menyerahkan makanan tambahan untuk balita, dengan prioritas pada anak dan ibu hamil.

“Kalau misalnya dikonsumsi untuk di rumah, yang diprioritaskan anaknya, untuk ibu hamil boleh. Tapi mohon maaf para ayah-ayah,” ucapnya disambut tawa hadirin.

Menurut Arumi, Posyandu kini menjalankan enam SPM (Standar Pelayanan Minimal), bukan hanya sekadar tempat menimbang balita.

“Posyandu menjadi garda terdepan,” tegasnya.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menegaskan perlunya kerja lebih cepat dan terukur dalam penanganan stunting.

Ia menjelaskan, data Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI), prevalensi stunting di Pamekasan tercatat 26,1 persen pada 2019.

”Angka itu kemudian naik menjadi 38,7 persen pada 2020, turun drastis ke 8,1 persen pada 2022, lalu melonjak lagi menjadi 25,1 persen pada 2023. Tahun 2024 kembali turun menjadi 22,3 persen,” lanjutnya.

Dirinya juga menyinggung data Bulan Timbang 2019–2024, yang justru memperlihatkan tren penurunan konsisten.

”Dari 17,4 persen (2019) menjadi 3,28 persen (2024). Terbaru, pada Oktober 2025 tercatat kembali turun ke 2,88 persen,” jelasnya.

Kholilurrahman menegaskan, bahwa Posyandu merupakan pelayanan kesehatan masyarakat paling dekat dengan keluarga.

“Di sinilah interaksi pertama antara pemerintah dengan keluarga, antara kehidupan nyata anak-anak kita,” ujarnya.

Bupati menggambarkan perjuangan kader Posyandu saat mengunjungi rumah warga, mendampingi ibu hamil, mengedukasi soal gizi, meski mereka memiliki kesibukan keluarga sendiri.

“Tren bagus tersebut tidak kuput dari usaha kader. Mereka bekerja dengan hati. dengan semangat gotong royong,” tutupnya.

Tags: Arumi BachsinBupati KholilurrahmanKetua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa TimurPemerintah kabupaten PamekasanStunting di Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version