PAMEKASAN, MADURANET – Pemuda yang gemar menunggangi kuda besi atau otomotif di Pamekasan, sampai saat ini masih belum ada yang menanungi. Akibatnya, potensi anak muda tersebut tidak terkelola dengan baik. Oleh sebab itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mendesak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) agar segera membentuk membentuk cabang olahraga (Cabor) Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Hal ini disampaikan Bupati Pamekasan dalam sambutannya saat silahturahmi dengan pengurus KONI Pamekasan menjelang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) 2025, Minggu (18/5/2025).
Menurut Kiai Kholil, dengan adanya cabang olahraga di bawah naungan IMI, maka pembinaan dan pengembangan berbagai disiplin olahraga motor di Pamekasan akan semakin baik. Bahkan bisa mengejar prestasi sampai tingkat nasional.
“Dari 32 cabor yang ada di KONI Pamekasan, nanti juga segera dibentuk Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) selaku induk cabang olahraga (cabor) otomotif,” Kataya.
Kiai Kholil menambahkan, anak-anak muda di Pamekasan yang memiliki hobi olahraga otomotif di Pamekasan cukup banyak. Di antaranya balap motot (racing), drag bike, motox advanture, mini GP, time attack. Ada di antara mereka yang masih duduk di bangku Seklolah Dasar (SD) sudah memiliki prestasi tingkat regional dan nasional.
“Anak-anak muda yang mempunyai bakat di bidang ini banyak di Pamekasan, nah bakat ini perlu didorong agar bisa berprestasi. Kami desak KONI secepatnya membentuk Cabor ini,” imbuhnya.
Mantan anggota DPR RI ini yakin setelah adanya Cabor IMI, akan mengurangi bahkan menghapus aksi balapan liar yang sering dilakukan mereka di jalan-jalan protokol. Adanya balapan liar itu disebabkan karena tidak adanya perhatian dan pembinaan kepada mereka.
“Pembinaan sambil berjalan, kami akan menyiapkan fasilitas berupa sirkuit sebagai perhatian saya kepada anak-anak muda yang suka balapan ini. Ini merupakan aspirasi lama yang belum diwujudkan oleh Pemkab Pamekasan,” ungkapnya.













