• Terkini
  • Trending
  • Semua

500 Unit Rumah di Pamekasan Siap Dibedah, Bupati Masih Ajukan 7.000 Rumah Tak Layak Huni

2 bulan lalu

Warga Desa Ketargenah Pamekasan Krisis Air Bersih, Satu Sumur Diperebutkan Tiga Dusun

14 jam lalu

Ajudan dan Bupati Pamekasan Bantah Isu Pemukulan

1 hari lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Diduga Karena Pengaruh Sabu-Sabu Pemuda Bacok Pemuda

2 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Dipercaya Jalankan Program Ekonomi Mandiri

2 hari lalu

Pelaku yang Habisi Nyawa Anaknya Jadi Tersangka Namun Tak Ditahan

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Upayakan Pilkades Digelar 2027

2 hari lalu

82 Desa Nikmati Air Bersih Bantuan BPBD Pamekasan

3 hari lalu

Alami Gangguan Jiwa Ibu Kandung Habisi Nyawa Anaknya

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Mengajak Isi Kemerdekaan dengan Persatuan dalam Pembangunan

4 hari lalu
Setengah Merdeka

Setengah Merdeka

4 hari lalu

Inilah Daftar Harga Tembakau di Gudang Haji Her di Hari Pertama Buka

5 hari lalu
Teknologi di IBS PKMKK Berhasil Dorong Nalar Kritis Santri

Membuat Web Kebangsaan Jadi Cara Santri di Pamekasan Rayakan HUT ke-81 RI

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Agustus 21, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

500 Unit Rumah di Pamekasan Siap Dibedah, Bupati Masih Ajukan 7.000 Rumah Tak Layak Huni

Pemkab Pamekasan mulai mempercepat pengentasan persoalan rumah tidak layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2026. Namun, kebutuhan masih jauh lebih besar karena ribuan warga masih tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
15 Juni 2026
in Pemerintahan
10 1
0

Bupati Kholilurrahman saat menghadiri Sosialisasi Program BSPS 2026 yang digelar di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Senin (15/6/2026).

0
SHARES
107
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten terus berupaya mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni (RTLH) melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026.

Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Program BSPS 2026 yang digelar di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Senin (15/6/2026).

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan, program bantuan perumahan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dengan memastikan warga memiliki tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak huni.

“Bantuan ini merupakan wujud ikhtiar Bapak Presiden dalam mensejahterakan masyarakat, dengan menyediakan rumah layak huni yang sehat dan aman,” kata mantan anggota DPR RI tersebut.

Ia menegaskan, seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga integritas agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saya berharap kepada para petugas, program ini dijalankan betul-betul, tidak neko-neko, dijalankan dengan hati bersih sebagai bentuk pengabdian kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kholilurrahman, rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi utama tumbuhnya kualitas keluarga dan generasi masa depan.

“Rumah merupakan tempat kasih sayang keluarga. Rumah adalah tempat lahirnya generasi emas untuk masa depan bangsa. Rumah yang layak akan melahirkan anak yang sehat dan anak yang bisa belajar dengan baik,” tuturnya.

Meski begitu, ia mengakui persoalan hunian layak di Pamekasan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Berdasarkan data pemerintah daerah, masih terdapat sekitar 7.000 unit rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni.

“Di Pamekasan terdata rumah yang tidak layak huni masih sekitar tujuh ribu unit. Ada yang lantainya belum layak, atap bocor, sanitasi kurang memadai, sehingga berisiko terhadap kesehatan dan keamanan penghuninya,” ungkapnya.

Karena itu, meskipun tahun ini Pamekasan mendapat alokasi 500 unit bantuan BSPS, pihaknya berharap pemerintah pusat dapat memberikan tambahan kuota agar proses pengentasan RTLH bisa berjalan lebih cepat.

“Kita mendapatkan 500 unit bantuan rumah tahun ini. Kami mohon bisa mendapatkan kuota seribu lebih, bisa seribu lima ratus misalnya. Apabila dikabulkan kami tentu sangat berterima kasih,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini Pemkab Pamekasan juga tengah mengajukan tambahan bantuan lebih dari 1.000 unit rumah untuk mendapatkan dukungan program dari pemerintah pusat.

“Sekarang yang sedang diajukan jumlahnya seribu lebih rumah tidak layak huni. Semoga semuanya diterima dan dilancarkan,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, Airyn Saputri Harahap, menegaskan program BSPS di Kabupaten Pamekasan harus berjalan lancar, tepat sasaran, dan selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan.

“Program ini harus lancar, berhasil, dan tepat sasaran. Oleh karena itu kami mohon dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan,” kata Airyn.

Ia menjelaskan, tahun ini Kabupaten Pamekasan memperoleh alokasi sebanyak 500 unit bantuan bedah rumah yang pelaksanaannya dibagi dalam sembilan tahap pengerjaan.

“Di Pamekasan tahun ini ada 500 unit bantuan BSPS dengan sembilan tahap pelaksanaan. Jumlah ini meningkat cukup signifikan, bahkan hampir 10 kali lipat dibanding sebelumnya,” ujarnya.

Menurut dia, sebagian bantuan tahap awal sudah mulai dikerjakan, sementara tahap berikutnya masih dalam proses administrasi dan pengajuan.

“Tahap awal sudah mulai pengerjaan, selanjutnya masih dalam tahap pengajuan. Kami berharap dalam lima bulan ke depan seluruh program ini bisa selesai sehingga keluarga penerima manfaat segera menempati rumah yang lebih layak,” tandasnya.

Tags: Bantuan rumah layak huniBSPS PamekasanBupati Pamekasan KholilurrahmanKepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version