• Terkini
  • Trending
  • Semua
Mantan Kalapas Pamekasan Kirim Bantuan dari NTT untuk Korban Banjir

Mantan Kalapas Pamekasan Kirim Bantuan dari NTT untuk Korban Banjir

4 tahun lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

19 jam lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

1 hari lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

2 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

2 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

3 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

4 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

4 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

5 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

5 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

6 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Mei 31, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Mantan Kalapas Pamekasan Kirim Bantuan dari NTT untuk Korban Banjir

Banjir merendam kawasan perkotaan di Pamekasan sejak Selasa (1/3/2022) dini sampai Rabu siang

oleh Hasbi Amrullah
3 Maret 2022
in Pemerintahan
25 1
0
Mantan Kalapas Pamekasan Kirim Bantuan dari NTT untuk Korban Banjir
0
SHARES
257
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Mantan Kepala Lapas Kelas II A Pamekasan Hanafi, mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Pamekasan. Bantuan itu dikirim sejak hari pertama peristiwa banjir pada Selasa (1/3/2022) hingga Kamis (3/3/2022).

Bantuan tersebut berupa makanan dan sembako serta vitamin. Bantuan tersebut dikirim Hanafi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) tempat ia berdinas saat ini setelah dimutasi pada akhir 2021 kemarin.

Hanafi turut prihatin melihat peristiwa banjir yang melanda ribuan warga Pamekasan. Hanafi memantau setiap perkembangan banjir melalui media massa dan grup-grup whatsapp.

“Sebagai orang kelahiran Pamekasan, saya prihatin atas banjir yang terjadi. Untuk membantu para korban, saya kirimkan bantuan dari NTT,” ujar Hanafi melalui telpon seluler, Kamis (3/3/2022).

Rumah Hanafi yang kini dihuni oleh orang tuanya di Jl. Shinhaji Kelurahan Jungcangcang, turut terendam banjir dengan ketinggian 1 meter lebih. Banyak tetangganya yang tidak cepat mendapatkan bantuan makanan sampai malam hari. Sehingga banyak warga yang kelaparan.

“Saya bingung dengan penanganan darurat bencana banjir di Pamekasan karena air mulai masuk perumahan warga pagi hari. Namun sampai maghrib belum ada bantuan makanan sampai ke warga,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Hanafi memerintahkan salah satu mantan anak buahnya di Lapas Kelas II A Pamekasan agar segera membeli makanan dan segera diberikan kepada warga yang kelaparan.

Hanafi mengingatkan kepada pemimpin Pamekasan agar lebih serius lagi dalam menangani banjir. Pemimpin jangan membuat narasi yang bisa menyakiti korban banjir, apalagi menebar janji-janji yang absurd.

“Banjir dibilang luapan air sungai. Ini menyakiti warga yang jadi korban banjir. Harusnya narasi seperti ini tidak muncul karena memunculkan reaksi negatif warga,” kata pria yang juga pecinta mobil Jeep ini.

Menurutnya, persoalan banjir harus ditangani bersama-sama dan saling bahu membahu, bukan menunjukkan arogansi tanpa solusi. Di sinilah dibutuhkan kecerdasan seorang pemimpin untuk memecahkan masalah.

Penanganan banjir, memang tidak masuk dalam 17 program unggulan Berbaur atau Bupati Pamekasan. Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, nyaris tidak ada program yang menyentuh pada penanggulangan banjir. Pemkab Pamekasan lebih fokus pada penciptaan wirausaha baru dan beasiswa santri.

Tags: baddrud TamamBanjirBPBD PamekasanHanafiLapas Kelas II A PamekasanPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version