• Terkini
  • Trending
  • Semua

DPRD Pamekasan Soroti Pemanfaatan Potensi Lokal dalam Pembahasan Perubahan APBD

10 bulan lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

6 jam lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

22 jam lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

1 hari lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

1 hari lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

1 hari lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

1 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

2 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

2 hari lalu

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

3 hari lalu

Ahli Waris Lahan MI dan TK Aisyiyah Bakal Datangi Polres Pamekasan Minta Kejelasan Pengaduan

3 hari lalu
Konsep Otomatis

Inilah Profil Pemenang Duta Batik dan Kacong Cebbing Pamekasan 2026

4 hari lalu
ASN Pemkab Pamekasan Sumbang 372 Juta untuk Aceh

Bupati Pamekasan Minta BPBD Kaji Ulang Data Potensi Kekeringan 2026

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juli 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

DPRD Pamekasan Soroti Pemanfaatan Potensi Lokal dalam Pembahasan Perubahan APBD

Kritik pajak, retribusi, dan ketergantungan pada produk luar

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
18 September 2025
in Parlementaria
14 0
0

Penyampaian pemandangan umum fraksi PKB, Faridi dalam pembahasan nota keuangan Bupati dan perubahan APBD tahun 2025. , Selasa (16/9/2025).

0
SHARES
141
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Rapat Paripurna DPRD Pamekasan, Penyampaian Pemandangan Umum fraksi-Fraksi DPRD kamis (18/9/2025), membahas nota keuangan Bupati dan perubahan APBD tahun 2025.

Dari 45 anggota DPRD, tercatat 32 hadir dan 13 tidak hadir. Sidang yang semula dijadwalkan pukul 12.30 baru dimulai pukul 15.28 WIB itu berlangsung penuh kritik dan catatan strategis dari berbagai fraksi.

Kenaikan APBD sebesar 3,8 persen dibandingkan tahun 2024 banyak disoroti. Peningkatan itu terutama ditopang oleh transfer pusat yang naik hingga 27 persen. Namun, total belanja daerah justru mengalami penurunan 1,4 persen.

Fraksi Gelora Perjuangan melalui Nadi Mulyadi menilai, kebijakan pajak dan retribusi yang berlaku saat ini bukan solusi mensejahterakan rakyat.

“Pajak dan retribusi merupakan pemerasan yang dilegalkan. Apakah Pemkab sudah kehilangan kreativitas?” tanyanya.

Nadi juga menyoroti masih banyak potensi lokal yang belum dimanfaatkan.

“Air mineral saja masih produk luar. Kenapa tidak kita optimalkan Adeni untuk Pamekasan?” ujarnya, menekankan perlunya inovasi dalam penggalian potensi daerah.

Ia menambahkan, akuntabilitas dalam setiap kebijakan anggaran menjadi instrumen penting demi kesejahteraan masyarakat, dengan menekankan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru.

Fraksi PBB melalui Ra Maltuf menyoroti penurunan belanja daerah hingga Rp33 miliar, meski defisit anggaran berhasil ditekan 77,5 persen.

“Kami berharap tidak terjadi penurunan kualitas pelayanan Pemkab. Kami mendukung program UHC, karena jika dihentikan akan memperkeruh keadaan Pamekasan,” katanya.

Fraksi PKB, melalui Faridi, menilai pertumbuhan ekonomi Pamekasan belum sesuai target.

“Target 5,2 persen hanya tercapai 4,88 persen. Meski dana miliaran digelontorkan, dampaknya tidak terasa untuk menurunkan kemiskinan. Program OPD belum mampu memberi solusi,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah fraksi seperti PPP, Demokrat, dan NasDem memilih menyampaikan pandangan tanpa membacakannya.

Dari berbagai catatan, pemanfaatan potensi lokal menjadi isu krusial. Banyak anggota DPRD menilai Pamekasan terlalu bergantung pada transfer pusat, sementara potensi di daerah, mulai dari pariwisata, produk air minum, hingga ekonomi kreatif, belum digarap maksimal.

Tags: Bupati PamekasanDPRDekonomiParipurna
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version