• Terkini
  • Trending
  • Semua

BPKPD Pamekasan Optimis Target PAD Lewat Evaluasi dan Digitalisasi Transaksi

7 bulan lalu

Sengketa Lahan TK Aisyiyah Bustanul Athfal IV Muhammadiyah akan Digugat ke Pengadilan

6 jam lalu
Generasi Muda Madura Merasa Malu Berbahasa Madura

Generasi Muda Madura Merasa Malu Berbahasa Madura

7 jam lalu

Atasi Mahalnya Irigasi Pertanian Pemkab Pamekasan Siapkan 13 Sumur Bor

1 hari lalu

Bulog Gandeng Perkasa Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Pamekasan

1 hari lalu

Disperindag Pamekasan Gratiskan Uji Tar dan Nikotin untuk Pengusaha Rokok

2 hari lalu

Event Nasional Bikin Hotel di Pamekasan Penuh, Okupansi Bisa Tembus 100 Persen

2 hari lalu
Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

3 hari lalu
Harga Garam Naik 400 Ribu Tapi Petani Rugi

Petani Garam Minta HPP Garam Rp 1.700 Per Kilo

3 hari lalu

Bupati Sebut Pamekasan Economic Fest Jadi Model Kolaborasi Penggerak Ekonomi Masyarakat

3 hari lalu

Penyaluran Bantuan Pangan di Sumenep Capai 39,73 Persen, Bulog Kejar Sisa Target 200 Ribu Penerima

4 hari lalu

Pamekasan Raih Penghargaan dari BKN Terkait Digitalisasi Sistem Merit ASN

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Akan Ajukan Perda Halal-Tourism

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juni 13, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

BPKPD Pamekasan Optimis Target PAD Lewat Evaluasi dan Digitalisasi Transaksi

Pemkab Pamekasan optimistis realisasi PAD capai 100 persen di akhir tahun

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
13 November 2025
in Pemerintahan, Politik
12 0
0

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan, Sahrul Munir, saat di wawancara usai Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kantor Bupati Pamekasan, Kamis (13/11/2025).

0
SHARES
121
VIEWS

PAMEKASAN, MANDURANET — Pemerintah Kabupaten Pamekasan terus berpacu untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah tekanan fiskal, akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai lebih dari Rp 200 miliar pada tahun 2025.

Optimisme itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKPD) Pamekasan, Sahrul Munir, usai Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kantor Bupati Pamekasan, Kamis (13/11/2025).

“Kami harapkan dan kami optimis PAD bisa tercapai 100 persen dari target. Kami terus berupaya mendorong seluruh sektor agar penerimaan meningkat, terutama dari pajak daerah yang menunjukkan kenaikan signifikan tahun ini,” ujar Sahrul Munir.

Pihaknya menjelaskan, hingga awal November 2025, realisasi PAD Pamekasan tercatat Rp 328 miliar dari target Rp 377 miliar, atau sekitar 81,76 persen.

Sahrul menambahka bahwa angka tersebut bersumber dari empat pos utama, yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Dari keempat sumber tersebut, tegas Sahrul, sektor pajak daerah menjadi penyumbang terbesar sekaligus tulang punggung keuangan daerah.

“Pajak daerah tahun ini menunjukkan tren kenaikan yang cukup luar biasa. Kami akan terus dorong sektor ini dengan perbaikan sistem dan penegakan disiplin pembayaran,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sahrul menyoroti pemotongan dana transfer pusat yang cukup besar. Menurutnya, kebijakan tersebut berpengaruh langsung terhadap dinamika ekonomi daerah.

“Dana transfer ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian daerah. Ketika dana itu turun, otomatis perputaran ekonomi juga ikut melambat, dan hal itu berimbas pada daya beli masyarakat,” terangnya.

Meski menghadapi tantangan tersebut, pihaknya tetap menargetkan realisasi PAD minimal setara dengan tahun sebelumnya. Pemerintah daerah, lanjut Sahrul, kini memfokuskan pada langkah-langkah optimalisasi untuk mempercepat arus penerimaan.

“Kami ingin memastikan PAD 2025 tidak turun dari tahun sebelumnya dan menjadi dasar bagi peningkatan di tahun 2026. Karena itu, evaluasi ini penting untuk memformulasikan strategi bagi setiap OPD penghasil, agar mampu mencapai target 100 persen,” pungkasnya.

Tags: APBDBPKPD PamekasanFiskal DaerahPAD PamekasanPemerintah kabupaten Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version