• Terkini
  • Trending
  • Semua

BPKPD Pamekasan Optimis Target PAD Lewat Evaluasi dan Digitalisasi Transaksi

5 bulan lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

2 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

2 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

2 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

2 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

3 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

3 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

3 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

4 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

4 hari lalu

Kronologi Penangkapan Dua Perantara Sabu di Pademawu

4 hari lalu
Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

5 hari lalu

Jemaah Calon Haji Pamekasan 2026 Berangkat Sesuai Jadwal

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, April 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

BPKPD Pamekasan Optimis Target PAD Lewat Evaluasi dan Digitalisasi Transaksi

Pemkab Pamekasan optimistis realisasi PAD capai 100 persen di akhir tahun

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
13 November 2025
in Pemerintahan, Politik
12 0
0

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan, Sahrul Munir, saat di wawancara usai Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kantor Bupati Pamekasan, Kamis (13/11/2025).

0
SHARES
121
VIEWS

PAMEKASAN, MANDURANET — Pemerintah Kabupaten Pamekasan terus berpacu untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah tekanan fiskal, akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai lebih dari Rp 200 miliar pada tahun 2025.

Optimisme itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKPD) Pamekasan, Sahrul Munir, usai Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah dan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kantor Bupati Pamekasan, Kamis (13/11/2025).

“Kami harapkan dan kami optimis PAD bisa tercapai 100 persen dari target. Kami terus berupaya mendorong seluruh sektor agar penerimaan meningkat, terutama dari pajak daerah yang menunjukkan kenaikan signifikan tahun ini,” ujar Sahrul Munir.

Pihaknya menjelaskan, hingga awal November 2025, realisasi PAD Pamekasan tercatat Rp 328 miliar dari target Rp 377 miliar, atau sekitar 81,76 persen.

Sahrul menambahka bahwa angka tersebut bersumber dari empat pos utama, yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Dari keempat sumber tersebut, tegas Sahrul, sektor pajak daerah menjadi penyumbang terbesar sekaligus tulang punggung keuangan daerah.

“Pajak daerah tahun ini menunjukkan tren kenaikan yang cukup luar biasa. Kami akan terus dorong sektor ini dengan perbaikan sistem dan penegakan disiplin pembayaran,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sahrul menyoroti pemotongan dana transfer pusat yang cukup besar. Menurutnya, kebijakan tersebut berpengaruh langsung terhadap dinamika ekonomi daerah.

“Dana transfer ini sangat berpengaruh terhadap perekonomian daerah. Ketika dana itu turun, otomatis perputaran ekonomi juga ikut melambat, dan hal itu berimbas pada daya beli masyarakat,” terangnya.

Meski menghadapi tantangan tersebut, pihaknya tetap menargetkan realisasi PAD minimal setara dengan tahun sebelumnya. Pemerintah daerah, lanjut Sahrul, kini memfokuskan pada langkah-langkah optimalisasi untuk mempercepat arus penerimaan.

“Kami ingin memastikan PAD 2025 tidak turun dari tahun sebelumnya dan menjadi dasar bagi peningkatan di tahun 2026. Karena itu, evaluasi ini penting untuk memformulasikan strategi bagi setiap OPD penghasil, agar mampu mencapai target 100 persen,” pungkasnya.

Tags: APBDBPKPD PamekasanFiskal DaerahPAD PamekasanPemerintah kabupaten Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version