• Terkini
  • Trending
  • Semua

PKC PMII Jatim 2026–2028 Dilantik, Khofifah Tekankan Global Mindset dan Local Wisdom

4 bulan lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

9 jam lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

16 jam lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

2 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

2 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

3 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

4 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

4 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

4 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

4 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

5 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Mei 31, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

PKC PMII Jatim 2026–2028 Dilantik, Khofifah Tekankan Global Mindset dan Local Wisdom

Pelantikan di Asrama Haji Sukolilo jadi momentum kebangkitan baru pergerakan mahasiswa Islam

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
15 Februari 2026
in Pendidikan, Peristiwa
11 0
0

Resepsi pelantikan PKC PMII Jatim 2026–2028, Sabtu (14/2/2026) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

0
SHARES
109
VIEWS

SURABAYA, MADURANET – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur masa khidmat 2026–2028 resmi dilantik di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Sabtu (14/2/2026) malam.

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Bidang Keagamaan dan Hubungan Antar Agama PB PMII, Fuad Muhammad, mewakili Ketua PB PMII, berdasarkan SK PB PMII Nomor 173.PB-XXI.01.173.A-1.02.2026.

Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru.

Khofifah menegaskan posisi Cipayung Plus, yang di dalamnya terdapat PMII, memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Selamat dilantik untuk kepengurusan baru. PMII memiliki peran penting untuk negeri ini,” ujarnya.

Ia berharap PMII aktif menggelar diskusi dari tingkat lokal hingga global guna merawat keberagaman Indonesia yang terdiri atas berbagai suku dan bahasa.

Menurut dia, keberagaman tersebut dapat terus bertahan apabila dirawat dengan gagasan dan dialog yang berkelanjutan.

“Negeri ini bisa terus survive dengan adanya PMII. Maka sahabat Edo harus memiliki peta pemikiran local wisdom dan global mindset,” katanya.

Khofifah menekankan pentingnya mengasah wawasan global tanpa meninggalkan kearifan lokal sebagai fondasi berpikir.

”Ingat! kita ini disatukan oleh Indonesia, bukan agama. Oleh karena itu, penting kita menjaga lokal wisdom guna meneguhkan kesatuan Indonesia,” tegasnya.

Ia berharap, dengan dilantiknya PKC PMIII Jatim ini bisa melahirkan nilai-nilai kebangsaan yang akan menjadi fondasi penting keutuhan negara.

Sementara itu, Ketua PKC PMII Jawa Timur Mohammad Ivan Akiedozawa atau yang akrab disapa Edo menyebut pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan tanggung jawab sejarah organisasi.

Ia mengingatkan Surabaya merupakan kota kelahiran PMII 65 tahun silam.

“Jika tahun 1960 Surabaya menjadi titik lahir pergerakan, maka tahun 2026 Surabaya harus menjadi titik kebangkitan pergerakan,” ujarnya disambut tepuk tangan kader.

Edo menegaskan, kepengurusannya akan memprioritaskan kaderisasi yang profesional, terstruktur, berjenjang, dan terukur.

Menurut dia, kader PMII harus memiliki kapasitas intelektual, kepemimpinan, literasi digital, serta kemampuan manajerial yang kuat, tanpa meninggalkan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai manhaj berpikir moderat.

Selain penguatan internal, PKC PMII Jatim juga berkomitmen mengawal isu-isu kerakyatan seperti krisis agraria dan kerusakan lingkungan sebagai bentuk keberpihakan terhadap keadilan sosial.

Transformasi digital, kata dia, menjadi keniscayaan agar gerakan PMII tetap relevan di ruang fisik maupun digital.

“PMII tidak lahir untuk gagah-gagahan. PMII lahir untuk merawat Indonesia dan menjaga Islam Ahlussunnah wal Jama’ah tetap menjadi rahmat bagi semesta. Ilmu dan bakti kuberikan, adil dan makmur kuperjuangkan,” seru Edo.

Tags: Gubernur JatimPB PMIIpelantikanPKC PMII JatimPMIISurabaya
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version