• Terkini
  • Trending
  • Semua

UIN Madura Gandeng BRIN Kembangkan Riset Obat Tradisional

7 bulan lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

18 jam lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

21 jam lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

23 jam lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

2 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

2 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

2 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

2 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

3 hari lalu

Sidang Paripurna DPRD Pamekasan Ditunda, 17 Dewan Absen

3 hari lalu

Istri Kuli Bangunan Kabur Bawa Perhiasan Anaknya

3 hari lalu
Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

4 hari lalu

Kemendagri RI Ungkap Alasan Pamekasan Terpilih Jadi Lokasi LSDP

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, September 5, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

UIN Madura Gandeng BRIN Kembangkan Riset Obat Tradisional

Kolaborasi multidisiplin dorong penelitian obat tradisional Madura lebih ilmiah dan berdampak bagi masyarakat

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
5 Februari 2026
in Pendidikan
11 0
0

Dokumentasi Humas UIN Madura.

0
SHARES
112
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – UIN Madura mulai menjajaki kerja sama riset multidisiplin dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat penelitian berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya sektor kesehatan dan obat herbal lokal.

Penjajakan tersebut digelar di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura, Kamis (5/2/2026), dan dihadiri pimpinan kampus, dekan, kepala program studi, serta dosen dari berbagai disiplin, mulai dari pendidikan, ilmu sosial, kesehatan masyarakat hingga farmasi.

Rektor UIN Madura Saiful Hadi mengatakan, penguatan riset menjadi prioritas kampus. Namun, menurut dia, tantangan riset saat ini tidak bisa diselesaikan secara parsial.

“Pengembangan kampus ke depan harus kolaboratif. Riset tidak bisa satu bidang saja, harus multidisiplin agar hasilnya komprehensif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Saiful.

Ia menekankan, arah riset UIN Madura akan difokuskan pada potensi lokal, terutama bidang sosio medis. Salah satu yang disorot yakni obat herbal khas Madura yang selama ini berkembang sebagai industri keluarga.

Menurutnya, obat tradisional tersebut memiliki nilai ekonomi dan budaya yang kuat, tetapi belum sepenuhnya didukung kajian ilmiah terintegrasi.

“Potensi herbal Madura besar, tapi perlu penguatan riset dari sisi kesehatan, farmasi, pendidikan, hingga sosial budaya,” katanya.

Peneliti muda BRIN bidang biomedis, Abdul Hadi Furqoni, turut mengapresiasi langkah UIN Madura membuka kolaborasi lintas disiplin. Ia menilai pendekatan sosial kultural dari Prodi Tadris IPS dapat dikombinasikan dengan riset medis untuk melahirkan penelitian bertema sosio medis.

Kolaborasi tersebut, lanjut dia, tidak hanya menguji khasiat produk herbal secara ilmiah, tetapi juga mengkaji literasi kesehatan masyarakat, pola konsumsi obat tradisional, serta strategi edukasi yang tepat.

Pendekatan terpadu dinilai mampu memperkuat validitas penelitian sekaligus menjaga kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Madura.

Selain pertukaran keilmuan, pungkas dia, penjajakan ini juga membuka peluang pendanaan dan program riset bersama dengan BRIN, sehingga kualitas penelitian dosen diharapkan meningkat dan program studi berbasis riset unggulan dapat berkembang.

Pertemuan diakhiri dengan diskusi tema-tema prioritas hingga rencana pendanaan kolaborasi antara UIN Madura dan BRIN.

Tags: BRINKesehatanMedisPamekasanpendidikanUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version