PAMEKASAN, MADURANET – UIN Madura mulai menjajaki kerja sama riset multidisiplin dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat penelitian berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya sektor kesehatan dan obat herbal lokal.
Penjajakan tersebut digelar di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura, Kamis (5/2/2026), dan dihadiri pimpinan kampus, dekan, kepala program studi, serta dosen dari berbagai disiplin, mulai dari pendidikan, ilmu sosial, kesehatan masyarakat hingga farmasi.
Rektor UIN Madura Saiful Hadi mengatakan, penguatan riset menjadi prioritas kampus. Namun, menurut dia, tantangan riset saat ini tidak bisa diselesaikan secara parsial.
“Pengembangan kampus ke depan harus kolaboratif. Riset tidak bisa satu bidang saja, harus multidisiplin agar hasilnya komprehensif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Saiful.
Ia menekankan, arah riset UIN Madura akan difokuskan pada potensi lokal, terutama bidang sosio medis. Salah satu yang disorot yakni obat herbal khas Madura yang selama ini berkembang sebagai industri keluarga.
Menurutnya, obat tradisional tersebut memiliki nilai ekonomi dan budaya yang kuat, tetapi belum sepenuhnya didukung kajian ilmiah terintegrasi.
“Potensi herbal Madura besar, tapi perlu penguatan riset dari sisi kesehatan, farmasi, pendidikan, hingga sosial budaya,” katanya.
Peneliti muda BRIN bidang biomedis, Abdul Hadi Furqoni, turut mengapresiasi langkah UIN Madura membuka kolaborasi lintas disiplin. Ia menilai pendekatan sosial kultural dari Prodi Tadris IPS dapat dikombinasikan dengan riset medis untuk melahirkan penelitian bertema sosio medis.
Kolaborasi tersebut, lanjut dia, tidak hanya menguji khasiat produk herbal secara ilmiah, tetapi juga mengkaji literasi kesehatan masyarakat, pola konsumsi obat tradisional, serta strategi edukasi yang tepat.
Pendekatan terpadu dinilai mampu memperkuat validitas penelitian sekaligus menjaga kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Madura.
Selain pertukaran keilmuan, pungkas dia, penjajakan ini juga membuka peluang pendanaan dan program riset bersama dengan BRIN, sehingga kualitas penelitian dosen diharapkan meningkat dan program studi berbasis riset unggulan dapat berkembang.
Pertemuan diakhiri dengan diskusi tema-tema prioritas hingga rencana pendanaan kolaborasi antara UIN Madura dan BRIN.













