• Terkini
  • Trending
  • Semua
Peringati Hari Santri Kalapas Pamekasan Salut Pada Santri dalam Menangani Pandemi Covid-19

Peringati Hari Santri Kalapas Pamekasan Salut Pada Santri dalam Menangani Pandemi Covid-19

5 tahun lalu

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Sebut IBS PKMKK Layak Jadi Inspirasi Pendidikan Pesantren

5 jam lalu

Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

15 jam lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

2 hari lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

3 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

4 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

4 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

6 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

6 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

6 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

6 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Juni 2, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Peringati Hari Santri Kalapas Pamekasan Salut Pada Santri dalam Menangani Pandemi Covid-19

Pengaruh fatwa resolusi jihad Rais Akbar Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari 22 Oktober 1945 begitu besar terhadap peperangan 10 November 1945

oleh Hasbi Amrullah
26 Oktober 2021
in Pendidikan
23 1
0
Peringati Hari Santri Kalapas Pamekasan Salut Pada Santri dalam Menangani Pandemi Covid-19
0
SHARES
235
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Ada yang tak lazim di Lapas Kelas II A Pamekasan di Hari Santri Nasional (HSN) tahun ini. Biasanya, HSN hanya diperingati oleh kalangan santri dan pondok pesantren, namun warga binaan dan pegawai Lapas turut memperingatinya.

Kepala Lapas Pamekasan Hanafi menjelaskan, HSN merupakan momentum untuk merefleksikan kembali tentang kemerdekaan RI yang disemangati dengan jihad kalangan santri. Pendiri NU Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari menjadi tokoh sentral dalam jihad kemerdekaan dengan fatwa resolusi jihad pada 22 Oktober 1945.

“Andaikan tidak ada resolusi jihad KH. Hasyim Asy’ari, maka Belanda akan kembali menjajah Indonesia. Pertempuran 10 November 1945, tak lain diawali dengan fatwa resolusi jihad bersama kalangan santri,” terang Hanafi di hadapan penghuni Lapas.

Hanafi menambahkan, semangat jihad santri dan ulama untuk mengusir kembali Belanda, patut dijadikan tauladan bagi bersama. Perjuangkan dengan mengorbankan jiwa, raga dan nyawa ulama dan santri, telah berhasil menyelamatkan bangsa dari penjajahan.

672 Napi di Lapas Pamekasan Merdeka dari Hukuman

Tema Hari Santri Nasional 2021

Tema Hari Santri Nasional 2021 adalah “Santri Siaga Jiwa raga . Isu kesehatan diangkat berdasar fakta bahwa Indonesia tak terkecuali Pamekasan, saat ini tengah dilanda pandemi  Corona  (COVID-19).

Di Indonesia, pandemi COVID-19 telah ditetapkan sebagai Bencana Nonalam melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai Bencana Nasional.

Sementara itu Kepala Kanwil  Kementerian Hukum dan Ham dalam keterangan persnya menyebutkan, banyak pesantren yang telah berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan dampak pandemi Covid-19.

Pengalaman terbaik beberapa pesantren yang telah berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan dampak pandemi COVID-19 menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya.

“Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri, keteladanan dan sikap kehati-hatian kiai dan pimpinan pesantren. Karena mereka tetap akan mengutamakan keselamatan santrinya dibanding proses belajar di Pesantren,” terangnya.

Tags: Hadratus SyaikhHanafiHasyim Asy'ariHSNLapasNahdlatul UlamaPamekasanSantri
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version