• Terkini
  • Trending
  • Semua
Terduga Teroris di Sampang Sering Beda Pemahaman dengan Tetangganya

Terduga Teroris di Sampang Sering Beda Pemahaman dengan Tetangganya

4 tahun lalu

Tanpa Dukukungan Sultan, Kontestan DA8 dari Madura Sulit ke Grand Final

7 jam lalu

Kapolres Pamekasan Baru Perketat Penanganan Balap Liar

12 jam lalu

Akses Menuju Sekolah Rakyat di Pamekasan Diperlebar, 49 Warga Terdampak

2 hari lalu

Polisi Amankan 62 Motor di Jalan Kabupaten Pamekasan

3 hari lalu

Bupati Minta OPD Tenang Hadapi Proses Hukum di Kejari Pamekasan

3 hari lalu

CV Dzarrin Putra Utama Akan Dihadirkan Paksa Kejari Pamekasan Terkait Proyek Jalan Pengantenan

4 hari lalu
Bulog dan Pemkab Pamekasan Akan Gelontorkan Bantuan Beras 10 Kilo kepada Warga

Pamekasan di Mata Achmad Rofi’i Eks Kepala Bulog Madura

4 hari lalu

UIN Madura Undang Cak Imin Resmikan Perpustakaan Digital dan Gedung Rektorat

4 hari lalu

Kontraktor Asal Surabaya Akan Running Pembangunan Puskesmas Bulangan Haji Tahap Dua

5 hari lalu

Kejari Pamekasan Tengah Usut Proyek Jalan Rp 3,7 Miliar dari DBHCHT

5 hari lalu

Sekda Pamekasan Jamin Permudah Penanganan Hukum Kejari

5 hari lalu

Motor Angkut BBM Terbakar Usai Tabrakan dengan Pikap di Palengaan Pamekasan

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Agustus 11, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Kriminal

Terduga Teroris di Sampang Sering Beda Pemahaman dengan Tetangganya

Setelah S pindah domisili ke Kabupaten Sampang, keresahan masyarakat atas perbedaan cara pandang soal agama di Desa Bandaran mulai reda

oleh Hasbi Amrullah
18 Oktober 2022
in Kriminal, Peristiwa
91 1
0
Terduga Teroris di Sampang Sering Beda Pemahaman dengan Tetangganya

Ilustrasi pasukan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia

0
SHARES
921
VIEWS

SAMPANG, MADURANET – Terduga teroris berinisial S (47) yang berdomisili di Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Kota Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, sering berbeda pemahaman agama dengan tetangganya waktu tinggal di kampung Dusun Ombul, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Perbedaan pemahaman itu menyebabkan S hidup tidak harmonis dengan tetangganya. Karena perbedaan pemahaman itu, S sampai mendirikan tempat ibadah sendiri.

Salah satu tetangga S di Dusun Ombul, Desa Bandaran, Musfik mengatakan, waktu S tinggal di Desa Bandaran sering berbeda pemahaman agama dengan tetangga. Salah satunya soal hukum poligami atau kawin lebih 1 kali. Menurut S, orang yang hendak poligami, syarat nikahnya tidak butuh saksi dan wali.

“Ceramahnya ke masyarakat kalau kawin sudah lebih dari sekali, cukup calon istri, penghulu dan maskawin. Jelas ini pemahaman yang berbeda dengan mayoritas warga yang sunni,” terang Musfik, Senin (17/10/2022).

Perbedaan itu telah mengusik ketenangan masyarakat Desa Bandaran. Pemahaman S terus mendapat tentangan dari masyarakat. Tidak hanya soal hukum perkawinan yang berbeda dengan warga. Tradisi keagamaan warga juga sering disalahkan, seperti tahlilan, talqin, haul kematian dan tradisi keagamaan orang sunni lainnya.

“Karena sering berbeda pemahaman dengan masyarakat dan masyarakat menolak pemikiran S, maka S mendirikan tempat ibadah sendiri di rumahnya,” ungkap Zaini, tetangga S lainnya.

Perbedaan pemahaman itu sering terjadi saat S masih bertugas sebagai guru ASN di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Camplong. Namun setelah S dipindahtugaskan ke SDN Rongtengah V Kecamatan Kota Sampang, S sudah jarang terlihat di kampung halaman.

“Sejak tahun 2017 lalu S dipindah ke Kota Sampang. Sejak saat itu sudah jarang bertemu dengan warga. Informasinya sudah mengontrak rumah di Sampang dan jarang pulang ke tempat kelahirannya di Bandaran,” imbuh Zaini.

Kepala RT 02 RW 02 Kelurahan Rongtengah, Rohadi mengaku, S belum resmi menjadi penduduk Kabupaten Sampang. S tercatat masih penduduk Pamekasan. Namun sudah berencana untuk pindah penduduk karena sudah mengurus administrasinya. Menurut Rohadi, selama S tinggal di Kelurahan Rongtengah tidak menunjukkan sikap dan pemikiran yang aneh-aneh. Sehingga, warga tak mengira bahwa S memiliki jaringan dengan Jemaah Islamiyah (JI) yang dianggap sebagai jaringan terorisme di Indonesia.

“S orangnya komunikatif. Saya sering papasan kalau sedang berjemaah ke Masjid Agung Sampang. Jadi mengherankan kalau ia ditangkap Densus 88,” terang Rohadi.

Tags: Densus 88PamekasanradikalismeRongtengahSampangTeroris
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version