• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pemilik Warung Nasi di Pamekasan Kecewa PT KAI, Penutupan Tanpa Berita Acara

53 menit lalu

Pemkab Pamekasan Akan Arahkan Pengusaha Hiburan Agar Patuh Aturan

4 jam lalu
Jurnalis Senior AJP Rekomendasikan Nama Tokoh Pamekasan Jadi Nama Fasilitas Umum

Jurnalis Senior AJP Rekomendasikan Nama Tokoh Pamekasan Jadi Nama Fasilitas Umum

7 jam lalu

Kasus Dugaan Pengancaman dan Perusakan di Plakpak Pamekasan Naik ke Penyidikan

10 jam lalu

Pemuda Pamekasan Titip Aspirasi: Tambah Mesin Cuci Darah hingga Festival Budaya Tahunan

12 jam lalu

Pensiunan Guru di Pamekasan Diamankan Polisi Usai Live Tiktok Injak Al-Qur’an

17 jam lalu

Bupati Pamekasan: Petik Laut Jadi Wujud Syukur Nelayan dan Penguat Persaudaraan

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Temui Warga yang Bangun Jalan Swadaya

1 hari lalu

UIN Madura Jadi Satu-satunya PTKIN Peraih Mandaya Awards 2026

1 hari lalu

Pamekasan Usulkan Pencak Silat Iringan Musik Gul-gul dan Can-Macanan Jadi Warisan Budaya Takbend

1 hari lalu

Mobil Daihatsu Zebra Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Pamekasan, Kerugian Rp 30 Juta

1 hari lalu

APBD Perubahan 2026 Pamekasan Ditetapkan, DPRD Minta Proyek Libatkan Tenaga Lokal

2 hari lalu

Khofifah Soroti Kenaikan Jumlah Siswa Pamekasan Masuk PTN, Bupati Dorong Belajar di Alam

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Oktober 30, 2026
28 °c
Pamekasan
30 ° Sab
30 ° Ming
30 ° Sen
30 ° Sel
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Pemilik Warung Nasi di Pamekasan Kecewa PT KAI, Penutupan Tanpa Berita Acara

Karena warung nasi sewaan miliknya ditutup oleh PT KAI, Syaiful Bahri terpakasa berjualan dengan kondisi warung terbuka.

oleh Muchsin Rasyid
30 Oktober 2026
in Hukum
10 0
0

Karena warung nasi miliknya ditutup oleh PT KAI, Syaiful Bahri terpakasa berjualan dengan kondisi warung terbuka.

0
SHARES
101
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Penutupan aktivitas warung nasi Barokah, milik Syaiful Bahri, di Jalan Raya Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) Surabaya, pada Rabu (21/10/2026) menyisakan persoalan bagi Syaiful Bahri.

Sebab sejak warung nasi itu ditutup dengan menggunakan seng setinggi 2 meter, karena dianggap berdiri di lahan sengketa milik PT KAI, namun sampai saat ini Syaiful Bahri, belum mendapatkan berita acara penutupan warung, sehingga Syaiful menilai penutupan warungnya dinilai ilegal.

Ketua DPD Rumah Juang Prabowo (Rampas) Pamekasan, H Abd Gafur, selaku pendamping kuasa Syaiful Bahri mengatakan, ketika warung nasi itu ditutup paksa, pihaknya saat itu meminta surat penutupan berupa berita acara. Namun kala itu, Bima perwakilan PT KAI tidak membawa dan berjanji akan diberikan pada esok harinya, Kamis (22/10/2026). Alasannya berita acara masih belum dibuat.

Kemudian karena hingga H+3 penutupan, berita acara belum dikirim, sehingga Abd Gafur kirim pesan via WA, kepada Surya, menanyakan tentang kapan berita acara itu diberikan. Karena pada saat penutupan warung, Surya dari PT KAI Daop 8, juga ikut di dalam proses eksekusi itu. Tetapi hingga 2 kali kirim via WA, sampai saat ini tidak ada tanggapan.

“Kalau seperti ini, kami dibohongi oleh PT KAI. Sekarang sudah menginjak hari ke-10, namun belum ada tanda-tanda KAI akan buat berita acara penutupan warung milik Syaiful. Agar tidak main-main, kami akan kirim surat ke Bapak Kapolri, Direktur PT KAI, Kapolda Jatim dan Dirjen Perhubungan,” ujar Gafur, kepada Maduranet.com, Jumat (30/10/2026).

Sementara karena warung nasinya ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan, Syaiful terpaksa mendirikan warung terbuka, berjarak sekitar 50 meter ke utara, dari lokasi warung yang lama. Dan warung ini, beratap plastik. Untuk tempat duduk pembeli, hanya disediakan satu kursi kayu memanjang.

Demi keamanan perabotannya, saat warung tutup, semua peralatan masak, termasuk piring dan gelas dibawa pulang. Sebagian besar pelanggannya, meminta pesanan dibungkus untuk dibawa pulang.

“Pelanggan kami kesulitan makan di tempat sehingga minta dibungkus karena susah tempat duduknya,” tegasnya.

Tags: Kabupaten PamekasanLahan PT KAIPolda Jatimpolres PamekasanPT KAITutup warungWarung saiful
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version