• Terkini
  • Trending
  • Semua
KNPI Desak Polisi Tangkap Otak Pengerahan Massa ke Rumah Mahfud MD

KNPI Desak Polisi Tangkap Otak Pengerahan Massa ke Rumah Mahfud MD

6 tahun lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

15 menit lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

16 jam lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

21 jam lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

23 jam lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

23 jam lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

1 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

2 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

2 hari lalu

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

3 hari lalu

Ahli Waris Lahan MI dan TK Aisyiyah Bakal Datangi Polres Pamekasan Minta Kejelasan Pengaduan

3 hari lalu
Konsep Otomatis

Inilah Profil Pemenang Duta Batik dan Kacong Cebbing Pamekasan 2026

4 hari lalu
ASN Pemkab Pamekasan Sumbang 372 Juta untuk Aceh

Bupati Pamekasan Minta BPBD Kaji Ulang Data Potensi Kekeringan 2026

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juli 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

KNPI Desak Polisi Tangkap Otak Pengerahan Massa ke Rumah Mahfud MD

Rekaman suara perintah pengerahan massa ke rumah Mahfud MD sangat identik dengan tokoh Ormas.

oleh Hasbi Amrullah
8 Desember 2020
in Hukum
21 1
0
KNPI Desak Polisi Tangkap Otak Pengerahan Massa ke Rumah Mahfud MD
0
SHARES
215
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Polda Jawa Timur telah menetapkan satu tersangka dalam kasus demonstrasi di rumah Menko Polhukam Mahfud MD, Sabtu (4/12/2020) malam. Tersangka seorang pria berinisial AD alias MT asal Desa Campor, Kecamatan Proppo. Pria berusia 31 itu, berteriak “bunuh, bunuh” saat berunjuk rasa.

Ketua Bidang Hukum dan HAM Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur, Nur Faisal mengapresiasi langkah cepat Polda Jawa Timur dan Polres Pamekasan. Namun, pihaknya mendesak Polda Jawa Timur untuk segera menangkap otak pelaku pengerahan massa ke rumah Mahfud. Sebelum otak pelaku ditangkap, maka semua orang yang ikut serta dalam aksi tersebut akan merasa tidak bersalah.

“Kami minta polisi segera menangkap otaknya, jangan hanya pelaku di lapangan.  Mereka tidak akan bergerak tanpa ada otaknya,” ujar Nur Faisal kepada Maduranet melalui sambungan telepon seluler, Ahad (5/12/2020).

Nur Faisal menambahkan, otak pelaku pengerahan massa sangat mudah untuk diungkap identitasnya. Apalagi rekaman suara perintah pengepungan rumah Mahfud sudah tersebar luas di masyarakat.

“Ada rekaman suara yang viral di masyarakat. Isinya perintah aksi demo ke Polres Pamekasan yang dilanjutkan geruduk ke rumah Mahfud MD yang ditinggali ibunya,” imbuh Nur Faisal.

Maduranet ikut menerima rekaman suara tersebut. Rekaman dalam suara tersebut menggunakan bahasa Madura dengan durasi 5 menit 48 detik.

Berikut sebagian rekaman suara tersebut;  “Jadi besok sebagai pembelaan, silahkan sholat duhur di Masjid Jamik. Setelah itu bergerak ke Polres Pamekasan, tidak boleh mengendarai sepeda motor, harus ikut mobil.

Haji Rofiqi koordinatornya dan Junaidi. Di Trebung butuh berapa mobil? di …butuh berapa mobil? di Sarmalem butuh berapa mobil, dimana-mana butuh berapa mobil? Kita ke masjid jami’, ke Polres Pamekasan kemudian pulangnya kita datangi rumahnya Mahfud MD. (Ada suara nyeletuk Bakar). Yang kemarin bilang Rizieq Rizieq itu, kemudian oleh orang dihujat dengan parah. Rumahnya di Bugih, di sebelah timurnya jembatan selatan jalan. Ibunya masih ada di sana.

Jadi sama orang, banyak diancam dibakar dan lain-kain. Itu menteri apa itu? Karena jadi Menteri, Rizieq-Rizieq memanggil. Akhirnya bilang Habib Rizieq. Habib Rizieq nggak apa-apa pulang dijemput silahkan katanya. Kemudian berubah sebutan jadi habib kalau sudah dicaci-maki oleh orang banyak.

Kemudian Mahfud MD telepon ke polres Pamekasan, rumah saya tolong dijaga takut diserbu. Kan diancam oleh orang banyak menggunakan clurit-clurit dalam video dan lain-lain. Ibuku tolong dijaga di Pamekasan, rumah saya tolong dijaga. Dijaga sampai sekarang, tiga orang sampai lima orang.

Jadi besok kita datangi, setelah selesai itu. Bahasa Maduranya, biar gemetaran yang di Jakarta, kemudian Mahfud MD akan bilang jangan dihukum Habib Rizieq, ibu saya itu dibikin stress di Madura. (suara tawa menggema di ruangan). Kayak nyetrum hahaha bahaya bahaya, bikin gemetar. Tujuannya kan begitu, kalau perlu didatangi lagi, ya datangi lagi besok-besok, kalau perlu. Wong ini membela …(pembicaraan kurang jelas).

Karena diangkat Menteri terus Rizieq-Rizieqan (maksudnya tidak memanggil Habib ke Rizieq Shihab). Yang bukan-bukan aja ini orang. Mahfud MD bilang sedikit orangnya, setelah 3 juta lebih terus gemetar. Begitu Habib Rizieq datang pas (bilang) selamat datang di Indonesia katanya, terus bangkit mau ngundang HRS semua. Jadi pemerintahan Jokowi ini gemetar melihat besarnya pengaruh Habib Rizieq. Makanya sekarang corona yang ditampilkan, terus besar mendadak corona sekarang, awalnya sudah tidak ada, sekarang dimulai lagi.

Nur Faisal enggan mengungkap identitas suara dalam rekaman tersebut. Menurutnya, itu menjadi tugas polisi.

Tags: DemoFPIKNPILPIMahfud MDMassaMenko PolhukamPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version