• Terkini
  • Trending
  • Semua
APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh

KEK Tembakau Sulit Terwujud di Madura

3 bulan lalu

Pabrik Asal China ke Madura Diharap Tidak Merusak Tatanan Akar Budaya

19 menit lalu

BPP Tembakau Pamekasan 2026 Naik, Lahan Sawah Tertinggi 9,92 Persen

4 jam lalu

Diduga Gas Bocor Dua Rumah di Pamekasan Hangus

8 jam lalu

Lapas Pamekasan Gandeng Bupati Kholilurrahman Semarakkan HUT Ke-81 RI Bersama Warga Binaan

1 hari lalu

Bupati Minta Jangan Ada Rekayasa Harga Tak Wajar Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat

1 hari lalu

Gerak Jalan Tingkat SD di Pamekasan, Bupati Tekankan Sportivitas Dibanding Juara

1 hari lalu

Bening’s Clinic Pamekasan Andalkan Teknologi Laser, Pernah Raih Rekor MURI

2 hari lalu

RSUD Smart Pamekasan Bantah Praktik Jual Beli Jabatan, Plt Dirut: Tidak Ada Rekrutmen Pegawai

2 hari lalu

Terlibat Penyerobotan Lahan Warga Direktur CV Dzarrin Putra Utama Gresik Dijemput Paksa

2 hari lalu

Bupati Pamekasan: Besarnya Anggaran Desa Tak Menjamin Besarnya Manfaat

2 hari lalu

Cahaya Muda Pamekasan ke Final BRI Youth Championship League, Dapat Coaching Clinic dari Barca Academy

3 hari lalu

Tanpa Dukukungan Sultan, Kontestan DA8 dari Madura Sulit ke Grand Final

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Agustus 13, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

KEK Tembakau Sulit Terwujud di Madura

KEK bidang tembakau, jika merujuk kepada ketentuan Undang Undang dan ketentuan yang ada dalam peraturan pemerintah, KEK Tembakau ini tidak bersesuaian, karena tembakau tidak termasuk bidang yang dikategorikan dalam peraturan perundang-undangan

oleh Muchsin Rasyid
14 Mei 2026
in Ekonomi
10 0
0
APTI Imbau Petani Tidak Panik Isu Stok Tembakau Penuh
0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Belakangan ini muncul wacana mengenai pentingnya Madura dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau. Tujuannya, untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat Madura.

Wacana pembentukan KEK Tembakau ini, dilontarkan sejumlah tokoh dan pengusaha tembakau di Madura. Kemudian mencuat di plarform media sosial dan pemberitaan di sejumlah media massa, mendukung adanya KEK Tembakau.

Hanya saja, ada sebagian yang masih meragukan apakah Madura layak menjadi KEK Tembakau. Sebab, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Baik syarat administrasi maupun syarat tekhnis.

Salah satu pemerhati tembakau Madura, HM Suli Faris, menjelaskan KEK dengan batas tertentu di wilayah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, industri, ekspor, dan pariwisata. Kewajiban KEK di antaranya memberikan fasilitas khusus, seperti insentif pajak atau fiskal serta kemudahan birokrasi, dan izin keimigrasian untuk menarik investasi, baik dalam negeri atau luar negeri.

Menurut Suli, prosedur pengajuan dan persyaratan, penetapan KEK diatur dalam Undang Undang Nomor: 39 tahun 2009 yang kemudian diubah menjadi Undang Undang Nomor: 6 tahun 2023.

Tujuan dari dibentuknya KEK itu untuk meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi. Dan fungsi KEK dikembangkan untuk kegiatan industri, pariwisata, perdagangan, jasa, transportasi, pertambangan dan energi, yang penyelenggaraannya di atur dalam Peraturan Pemerintah Nomor: 1 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus.

“KEK bidang tembakau, jika merujuk kepada ketentuan Undang Undang dan ketentuan yang ada dalam peraturan pemerintah, KEK Tembakau ini tidak bersesuaian, karena tembakau tidak termasuk bidang yang dikategorikan dalam peraturan perundang undangan,” ujar Suli Faris, kepada Maduranet.
com, Rabu (13/5/2026).

Menurut Suli, pemerintah menggolongkan tembakau termasuk jenis tanaman yang mengandung zat adiktif. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor: 106 tahun 2012 dan Peraturan Pemerintah Nomor: 28 tahun 2024 tentang Pengendalian dan Pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif. Oleh karena itu, banyak yang pesimis terhadap wacana KEK Tembakau bisa terwujud

Namun kata Suli, pihaknya mengapresiasi kepada mereka yang menggagas dan mengawal wacana KEK Tembakau. Ia berharap semoga wacana yang dibangun tidak hanya sekadar narasi fiksi untuk sebuah label dan edintitas.

Dikatakan, jika asumsi KEK Tembakau itu lolos. Lalu di sektor manakah yang akan dikembangkan. Apakah luas tanam areanya, kualitasnya, apakah harganya, ataukah pengelolaan hasil panennya?
Maka, perlu dipertegas dalam rumusan wacana ini. Di sisi mana yang akan dikembangkan, agar wacana ini tidak hambar.

“Apabila kita memilih hasil panennya yang akan di kembangkan, maka fokus hanya lah pada industri rokok. Sedangkan Industri rokok yang berada di area yang ditetapkan sebagai KEK, dipastikan pengawasannya lebih ketat. Baik pada proses produksinya atau pada pemasarannya. Selain itu, beban cukai dan pajak akan lebih tegas,” papar Suli Faris.

Seandainya lanjut Suli, bila mana yang menjadi fokus pada sisi stabilitas harganya, ia pesimis untuk bisa dicapai. Karena stabilitas harga tembakau, ditentukan oleh cuaca. Jika cuaca bagus dan mendukung, tentu berpengaruh pada kualitas. Sehingga minat dari pihak pabrikan untuk melakukan pembelian dengan jumlah banyak, lebih memungkinkan.

Walaupun di saat cuaca bagus dan kualitas bagus, tidak ada yang bisa menjamin harga akan mahal sesuai harapan petani. Hal ini karena adanya kebijakan pembebanan tarif cukai dan pajak tinggi bagi industri rokok. Apalagi dikaitkan dengan konsekuensi dari statement menteri keuangan RI yang memberikan batas waktu mulai Mei 2026.

“Semua industri harus bermain di pasar legal. Pernyataan menteri keuangan, bila diterapkan dan disertai dengan penindakan yang tegas, maka konsekuensinya sangat berat bagi industri rokok kelas menengah ke bawah,” pungkas Suli Faris.

Tags: Bea CukaiEkonomi KhususKEKMaduraPamekasanSampangSumenepTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version