• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pengusaha Usul BLT Buruh Rokok Dinaikkan, Bupati Pamekasan Akan Tinjau Ulang Perbub

4 bulan lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

9 jam lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

12 jam lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

12 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

14 jam lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

18 jam lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

2 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

2 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

2 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

3 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

3 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Juni 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Pengusaha Usul BLT Buruh Rokok Dinaikkan, Bupati Pamekasan Akan Tinjau Ulang Perbub

DBHCHT dinilai lebih layak dinikmati buruh pabrik rokok

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
24 Januari 2026
in Ekonomi
10 1
0

Owner PR Cahaya Pro, Fathor Rosi, saat ditemui awak media usai agenda silaturahmi dengan Bupati Pamekasan, di Peringgitan luar Pendopo Ronggosukowati, Kamis (22/1/2026).

0
SHARES
105
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pengusaha rokok di Pamekasan mengusulkan agar bantuan langsung tunai (BLT) bagi pekerja pabrik rokok dinaikkan.

Usulan itu disampaikan Owner PR Cahaya Pro, Fathor Rosi, yang menilai besaran BLT yang diterima pekerja rokok saat ini masih terlalu rendah jika dibandingkan dengan kontribusi sektor industri rokok terhadap penerimaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

“BLT untuk pekerja rokok di pabrik-pabrik dirasa masih rendah. Padahal BLT itu bersumber dari DBHCHT. Mestinya yang paling menikmati adalah pekerja rokok,” ujar Fathor Rosi, Sabtu (24/1/2026).

Ia juga menyinggung adanya ketimpangan alokasi BLT antara buruh pabrik rokok dan petani tembakau.

“Sejauh ini BLT lebih tinggi untuk petani tembakau. Padahal DBHCHT itu dihasilkan dari rokok, bukan dari tembakau. Harusnya BLT pekerja rokok dinaikkan,” katanya.

Ia menjelaskan, perkembangan industri rokok di Madura, khususnya di Pamekasan, saat ini sangat pesat dan berdampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Di Madura, terkhusus Pamekasan, perkembangan industri rokok sangat luar biasa. Lapangan pekerjaan terbuka lebar dan itu meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia menilai harga tembakau yang mulai stabil turut memperkuat ekosistem industri rokok lokal.

“Oleh karena itu, kami sangat mendukung adanya pemberlakuan cukai khusus itu,” ujarnya.

Fathor Rosi berharap seluruh elemen, mulai dari pemerintah, penegak hukum, hingga media, dapat bergerak bersama untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Semua elemen harus saling mendukung demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Usulan tersebut langsung mendapat respons cepat dari Bupati Pamekasan Kholilurrahman. Ia mengakui adanya ketimpangan besaran BLT di Pamekasan jika dibandingkan dengan daerah lain.

“BLT di Pamekasan ditetapkan Rp 600.000, sedangkan di luar Pamekasan ada yang sampai Rp 1 juta,” ujar Bupati Kholilurrahman.

Ia menegaskan, penyesuaian kebijakan BLT itu penting agar lebih adil dan relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat, khususnya pekerja sektor industri rokok.

”Saya langsung perintahkan Sekda agar Perbub BLT diperbaharui dan disesuaikan dengan keadaan,” pungkas Bupati.

Tags: BLTBupati KholilurrahmanCahaya ProPamekasanPengusahaRokok
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version