PAMEKASAN, MADURANET – Memasuki pertengahan tahun, Kepala Bulog Kantor Cabang Madura, Achmad Rofi’i bertemu Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman Senin (30/6/2025). Pertemuan itu membahas sejumlah agenda penting terkait program bantuan pangan dan stabilisasi harga beras di pasar.
Ahmad Rofi’i menyampaikan, salah satu fokus utama pembicaraan yaitu rencana penyaluran bantuan pangan beras untuk 105.109 warga penerima. Bantuan tersebut akan langsung diberikan dua bulan sekaligus, yakni alokasi Juni dan Juli, yang dijadwalkan cair pada bulan Juli 2025.
“Setiap penerima akan mendapatkan 10 kg beras medium kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Data penerima ini bersumber dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kemensos,” ujar Rofi’i kepada Maduranet.
Tak hanya soal bantuan, Bulog juga membahas program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Beras SPHP bakal dijual dengan harga maksimal sesuai HET beras medium, Rp 12.500 per kilogram, dalam kemasan 5 kg. Masyarakat bisa membelinya di Rumah Pangan Kita (RPK) dan sejumlah outlet resmi. Namun, saat ini Bulog masih menunggu penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mulai distribusi ke pasar.
“Intinya, kami ingin masyarakat tetap bisa beli beras dengan harga wajar. Pasokan cukup, harga terkendali,” imbuhnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bulog juga menggandeng Dinas Perdagangan untuk merancang operasi pasar, khususnya jika terjadi gejolak harga. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi agar harga tetap stabil di level konsumen.
Menariknya lagi, pihaknya juga mendorong petani lokal untuk meningkatkan produktivitas dan mengarahkan hasil panen mereka agar berdampak pada peningkatan ekonomi. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar petani makin sejahtera dan mandiri.
Bupati Pamekasan, K.H. Kholilurrahman, menyambut positif seluruh rencana tersebut. Ia menyatakan, Pemkab siap bersinergi dan mendukung program Bulog demi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami sangat antusias dengan kunjungan ini. Soal operasi pasar, kita akan saling koordinasi antara Pemkab dan Bulog, guna menjaga stabilitas harga di Pamekasan,” terang Bupati.













