PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sudah melakukan pertemuan dengan beberapa pengusaha tembakau di Pamekasan, membahas tentang pembelian tembakau di musim ini. Namun pertemuan itu masih sifatnya personal dan butuh tindak lanjut.
Haji Khairul Umam, CEO PT Bawang Mas Pamekasan menjelaskan, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman sudah bertemu secara personal dengan dirinya membahas tentang pembelian tembakau di Pamekasan. Dalam pertemuan itu, dibahas tentang upaya yang akan dilakukan pengusaha dan pemerintah jika terjadi over produksi tembakau di Pamekasan.
“Kemarin Bupati Kiai Kholilurrahman bertemu saya. Yang kita bahas tentang upaya bersama mengatasi tembakau yang diprediksi akan melebihi kebutuhan pabrik,” ujar pria yang akrab disapa Haji Her ini.
Haji Her menambahkan, dirinya sudah berkomitmen dengan Pemkab Pamekasan untuk bersama-sama mencari solusi jika terjadi over produksi. Sehingga petani tidak begitu dirugikan dan tidak dipermainkan oleh spekulan.
“Nanti akan ada pertemuan lanjutan. Mengenai waktunya, saya menunggu dari Pemkab Pamekasan,” imbuh Haji Her.
Pria yang juga alumni Pondok Pesantren Sumber Gayam Kadur ini mengungkapkan, untuk mengatasi over produksi tembakau di Pamekasan, juga dibutuhkan peran serta pengusaha lain yang berasal dari luar Pamekasan dan luar Madura. Sebab tahun kemarin, ada beberapa perusahaan yang melakukan pembelian dalam jumlah kecil. Harapannya, tahun ini bisa mendorong untuk melakukan pembelian dalam jumlah besar.
“Kalau hanya pengusaha lokal Pamekasan, sulit untuk menyerap semua tembakau petani. Maka kolaborasi dengan pengusaha luar Madura sangat dibutuhkan,” tandasnya.
Data yang dikantongi PT Bawang Mas, produksi tembakau tahun 2023 sebanyak 28 ribu ton. Stok tersebut sesuai dengan kebutuhan pabrik karena di tahun 2022 jumlah produksi hanya 18 ribu ton. Sedangkan di tahun 2024 kemarin, produksi tembakau mencapai 43 ribu ton. Jumlah tersebut meningkat 35 persen dari tahun sebelumnya sehingga beberapa pabrik tembakau kelebihan stok tembakau.
Adapun data di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pamekasan, produksi tembakau sebanyak 13,9 ribu ton. Tahun 2023 sebanyak 26,5 ribu ton dan di tahun 2024 sebanyak 32,9 ribu ton.













