PAMEKASAN, MADURANET – Tangis keluarga pecah saat ambulans yang membawa jenazah Nurul Rian Hidayat (33), Anak Buah Kapal (ABK) KM Virgo Transport 8, tiba di kediamannya di Desa Teja Timur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Rabu (16/9/2026) pukul 10.58 WIB.
Suara sirene yang mengiringi kedatangan jenazah membuat suasana di rumah duka seketika berubah haru. Istri korban, Azimatul Munirah, tak kuasa menahan tangis saat melihat jenazah suaminya tiba.
“Ayah, ayah bobok,” teriak Azimatul sambil menangis.
Azimatul yang sedang mengandung anak keduanya itu, harus menerima kenyataan, bahwa suaminya telah berpulang. Nurul meninggalkan dua anak, anak pertama masih baru 17 bulan, sementara satu anak lainnya masih berada dalam kandungan.
Nurul merupakan salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan membawa 243 penumpang.
Ipar korban, Budi, mengatakan keluarga sempat terus menunggu kepastian mengenai kondisi Nurul setelah kapal mengalami kecelakaan. Informasi mengenai korban akhirnya diperoleh keluarga pada Senin (14/9/2026) setelah melihat daftar korban.
“Kami terus mencari informasi pasti soal kondisi korban. Senin kami melihat daftar korban, ternyata salah satunya keluarga kami,” kata Budi.
Menurut Budi, Nurul sudah cukup lama bekerja di bidang pelayaran. Namun, untuk KM Virgo Transport 8, Nurul baru bekerja sekitar tiga bulan. Di kapal tersebut, Nurul diketahui bertugas sebagai tenaga medis.
Berdasarkan informasi terkini Basarnas, dari 243 penumpang KM Virgo Transport 8, sebanyak 108 orang telah dievakuasi dalam kondisi selamat. Sebanyak enam orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 129 orang lainnya masih dalam pencarian.
Bupati Pamekasan, Kholilurrahman dan Sekretaris Daerah, Taufiqur Rahman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Moh Dofir, bersama dengan tetangga korban, turut serta menyambut kedatangan jenazah. Jenazah langsung dibawa ke masjid untuk disembahyangkan berjemaah. Bupati Kholilurrahman menjadi imam salat jenazah di masjid setempat.













