• Terkini
  • Trending
  • Semua

Warga Palengaan Tolak Pembangunan Indomaret

4 bulan lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

1 hari lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

1 hari lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

2 hari lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

2 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

2 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

2 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

3 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

3 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

4 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

4 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

4 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, November 8, 2026
29 °c
Pamekasan
30 ° Sen
29 ° Sel
29 ° Rab
30 ° Kam
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Warga Palengaan Tolak Pembangunan Indomaret

Puluhan ulama mendatangi lokasi pembangunan gerai Indomaret di Desa Panaan. Bupati meminta OPD menyelesaikan persoalan dalam waktu kurang dari 24 jam demi menjaga kondusivitas masyarakat.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
20 Juli 2026
in Peristiwa
11 1
0

Pertemuan antara tokoh ulama Palengaan dengan Bupati Kholilurrahman di Pendopo Ronggosukowati, Senin (20/7/2026).

0
SHARES
118
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Penolakan terhadap rencana pendirian gerai Indomaret di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, berujung pada pertemuan antara tokoh ulama dengan Bupati Pamekasan Kholilurrahman di Pendopo Ronggosukowati, Senin (20/7/2026).

Sebelumnya, puluhan ulama dan masyarakat mendatangi lokasi pembangunan gerai yang saat itu masih dalam tahap pengerjaan. Mereka kemudian bergerak ke Kantor Kecamatan Palengaan sebelum akhirnya difasilitasi bertemu dengan Bupati Pamekasan pada hari yang sama.

Ketua Yayasan Al-Miftah Panyepen Pamekasan, Muhdlar Abdullah, mengatakan penolakan tersebut dilandasi kesepakatan para ulama yang sejak lama berkomitmen melindungi pelaku usaha kecil dan UMKM di wilayah Palengaan.

“Di Palengaan ini sejak puluhan tahun lalu sudah ada kesepakatan ulama dan pondok pesantren untuk melindungi pelaku usaha kecil yang menjadi sumber penghidupan masyarakat,” kata Muhdlar.

Menurut dia, pembangunan ritel modern itu dilakukan tanpa adanya komunikasi maupun musyawarah dengan para tokoh masyarakat.

“Tiba-tiba ritel modern dibangun. Kalau sejak awal ada rembuk bersama, persoalan seperti ini tidak akan terjadi,” ujarnya.

Muhdlar mengaku awalnya hanya tujuh perwakilan yang berencana menemui pemerintah agar persoalan diselesaikan secara damai. Namun, informasi tersebut menyebar sehingga puluhan alumni pondok pesantren ikut berdatangan ke Kecamatan Palengaan.

“Kami sengaja menempuh jalur dialog agar tidak terjadi kegaduhan. Setelah itu kami meminta bertemu langsung dengan bupati,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, pihaknya meminta satu keputusan tegas dari pemerintah daerah, yakni menghentikan pembangunan gerai Indomaret.

Ia mengungkapkan pembangunan gerai itu telah berlangsung sekitar sepekan dengan proses yang dinilai sangat cepat.

“Kami merasa kecolongan. Kalau ada musyawarah sejak awal, persoalan ini tidak akan seperti sekarang,” ucapnya.

Muhdlar juga menegaskan karakter sosial masyarakat Palengaan berbeda dengan daerah lain sehingga pemerintah perlu mempertimbangkan kondisi tersebut sebelum memberikan izin usaha.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera mengkaji status gerai yang sedang dibangun, apakah merupakan milik perusahaan Indomaret atau sistem waralaba (franchise) milik masyarakat.

“Kita harus mengkaji dulu, apakah ini milik Indomaret langsung atau sistem franchise. Kalau milik Indomaret, saya akan meminta mereka dengan kesadaran sendiri mengamankan apa yang harus diamankan. Kalau franchise berarti pemiliknya masyarakat,” katanya.

Kholilurrahman memberi waktu kurang dari 24 jam kepada OPD terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut dan mencari kesepakatan dengan semua pihak.

“Dalam waktu kurang dari 24 jam, besok sore harus sudah ada hasil. Saya minta OPD segera menindaklanjuti karena ini menyangkut keamanan di tingkat kecamatan,” ujarnya.

Ia mengaku memahami aspirasi masyarakat dan pada prinsipnya menyetujui penghentian pembangunan. Namun, keputusan itu tetap harus ditempuh melalui mekanisme yang berlaku.

“Saya setuju penutupan ini, tetapi bukan berarti saya memaksa untuk menutup. Ini menyangkut keamanan dan kehidupan masyarakat sekitar,” kata dia.

Bupati juga mengingatkan, apabila pihak pengelola tetap melanjutkan pembangunan tanpa adanya kesepakatan, maka potensi risiko sosial menjadi tanggung jawab pihak perusahaan.

“Kalau mereka tetap bersikeras melanjutkan pembangunan, saya akan kembalikan kepada masyarakat dan risikonya ditanggung pihak Indomaret. Kalau mereka ingin mengamankan barang-barang berharganya terlebih dahulu, tentu akan kami persilakan,” ujarnya.

Kholilurrahman menjelaskan, proses perizinan usaha ritel modern saat ini dilakukan melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat tetap menyampaikan aspirasi melalui jalur yang sesuai prosedur dan mengedepankan kesabaran selama proses penyelesaian berlangsung.

Pertemuan di Pendopo Ronggosukowati tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan beserta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Tags: Bupati Pamekasan KholilurrahmanDisperindag PamekasanIndomarcoIndomaretKecamatan PalengaanPemkab PamekasanUlama Palengaan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version