• Terkini
  • Trending
  • Semua

Penyakit Mulut dan Kaki Sapi di Pamekasan Merebak Lagi

3 bulan lalu
Bupati Pamekasan Lepas Santri Darul Ulum Banyuanyar ke event International Qur’an di Turki

Bupati Pamekasan Lepas Santri Darul Ulum Banyuanyar ke event International Qur’an di Turki

5 jam lalu
Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

1 hari lalu

Kronologi Dugaan Penipuan 1 Miliar Eks Anggota DPRD Sumenep

1 hari lalu

Mantan Anggota DPRD Sumenep Ditahan di Pamekasan, Diduga Gelapkan Rp 1 Miliar

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

3 hari lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

3 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

3 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

5 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

5 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

5 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

5 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, April 19, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Penyakit Mulut dan Kaki Sapi di Pamekasan Merebak Lagi

Sebaran kasus ditemukan di seluruh kecamatan, dengan dominasi di Waru dan Pademawu

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
29 Januari 2026
in Peristiwa
10 0
0

Potret peternakan sapi milik warga asal Pademawu Kabupaten Pamekasan.

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan mencatat sebanyak 75 kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi hingga akhir Januari 2026.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Pamekasan, Slamet Budi Harsono menyebut, penyakit ini dilaporkan muncul di hampir seluruh kecamatan, dengan jumlah kasus terbanyak berada di Kecamatan Waru dan Pademawu.

Slamet mengatakan, PMK merupakan penyakit yang kerap muncul saat musim hujan dan bersifat endemik.

“Kasus PMK ini ada di masing-masing kecamatan. Paling dominan di Waru dan Pademawu. Ini memang penyakit yang hampir selalu muncul setiap musim penghujan,” kata Slamet, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, faktor lingkungan menjadi pemicu utama munculnya PMK. Kondisi kandang yang kotor serta daya tahan tubuh sapi yang menurun membuat virus lebih mudah berkembang.

“Kalau lingkungannya kotor dan kondisi fisik sapi lemah, penyakit ini akan muncul,” ujarnya.

Slamet menyebut, ciri utama sapi yang terjangkit PMK antara lain mulut berbusa, luka pada kuku, serta disertai demam pada beberapa kasus.

Terkait asal mula kemunculan PMK musim ini, DKPP belum dapat memastikan titik awal penyebarannya. Menurutnya, karakter PMK sebagai penyakit musiman membuat kasus bisa muncul hampir bersamaan di sejumlah wilayah.

“Kami tidak tahu pertama kali muncul di daerah mana, karena ini memang penyakit musim hujan,” ucapnya.

Dari total 75 kasus yang ditangani, sekitar 60 persen sapi dilaporkan mulai mengarah ke sembuh setelah mendapat penanganan dari petugas lapangan.

Slamet menambahkan, penanganan PMK relatif lebih cepat karena peternak telah memiliki akses langsung ke petugas penyuluh di lapangan. Setiap petani, kata dia, memiliki kontak petugas kesehatan hewan yang bisa segera dihubungi saat ternaknya menunjukkan gejala sakit.

“Peternak sudah cukup paham karena ini bukan penyakit baru. Edukasi sudah dilakukan bertahun-tahun, jadi ketika ada gejala, mereka langsung melapor,” kata Slamet.

Dirinya mengimbau peternak, untuk menjaga kebersihan kandang dan memastikan kondisi ternak tetap sehat guna menekan penyebaran PMK selama musim hujan berlangsung.

Tags: DKPPDKPP PamekasanPamekasanpenyakitPMKSapi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version