PAMEKASAN, MADURANET — Seorang nenek bernama Sutina (55) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur di Dusun Duwe’ Pote, Desa Dempo Barat, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Senin (19/1/2026) pagi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pihak keluarga sekitar pukul 07.00 WIB. Sebelum ditemukan di dalam sumur, korban sempat terlihat berada di sekitar lokasi sumur.
Kepala Desa Dempo Barat, Joko Pranoto, mengatakan keluarga mendengar suara cipratan air dari dalam sumur sebelum memastikan korban terjatuh.
“Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum kejadian korban sempat terlihat di sekitar sumur. Tiba-tiba terdengar suara ‘biyur’ air dari dalam sumur. Setelah dicek, korban sudah berada di dalam sumur,” ujar Joko waktu kejadian.
Korban memiliki riwayat penyakit yang bisa menyebabkan kondisi fisik lemah. Setelah menerima laporan dari warga, pihak desa langsung berkoordinasi dengan aparat setempat.
“Kami langsung meneruskan laporan ke Polsek Pasean dan BPBD untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Kapolsek Pasean, Iptu Gunarto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam sumur.
“Korban ditemukan sudah berada di dalam sumur sekitar pukul tujuh pagi. Saat itu kondisi korban sudah meninggal dunia,” ujar Iptu Gunarto.
Menurut dia, proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara cepat karena kondisi sumur yang cukup dalam.
“Sumur memiliki kedalaman sekitar 12 meter. Selain itu, kami juga khawatir ada gas beracun di dalam sumur, sehingga evakuasi tidak bisa dilakukan sembarangan,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi risiko terhadap petugas, kepolisian memutuskan menunggu bantuan dari tim Brimob yang memiliki peralatan khusus.
“Proses evakuasi menunggu bantuan dari tim Brimob,” katanya.
Gunarto menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui mengalami depresi selama sekitar satu bulan terakhir sebelum kejadian.
“Informasi dari keluarga, korban memang dalam kondisi depresi sekitar satu bulan terakhir. Saat ini petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan menunggu proses evakuasi,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari kepolisian, BPBD, dan Brimob masih di lokasi untuk mengevakuasi jasad korban dari dalam sumur.













