BATU, MADURANET – Pembahasan aturan organisasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tanggah (AD/ART) dalam Kongres Ke-XII Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP) di Batu, Jawa Timur berlangsung sangat alot. Pembahasan dimulai pukul 09.00 dan berakhir pukul 17.15 WIB, Ahad (20/12/2014). Selama pembahasan, sempat diskorsing selama 2 kali untuk istirahat, solat dan makan.
Alotnya pembahasan AD ART itu karena banyaknya persoalan baru di dalam tubuh organisasi dan di luar organisasi. Hal itu membutuhkan penyesuaian dengan aturan lama yang sudah dibahas pada kongres sebelumnya.
Pimpinan sidang, Frengky Wirananda menjelaskan, ada banyak pasal-pasal yang diamandemen dalam AD ART AJP tahun ini. Terutama berkaitan dengan dinamika organisasi, dimana AJP saat ini telah berkembang pesat secara keangotaan dan banyaknya kegiatan yang butuh diatur lebih detil.
“Sangat alot sidangnya. Saya sampai kelelahan sehingga suara menjadi serak untuk melayani berbagai pertanyaan peserta sidang,” ujar Frengki.

Pemimpin Redaksi media online Klik Madura ini menambahkan, saat ini AJP menambah anggota kehormatan dan pembina organisasi. Anggota kehormatan diambilkan dari para mantan Ketua AJP yang sudah tidak lagi berprofesi sebagai jurnalis. Mereka ada yang sudah meniti karir politik dan karir lainnya. Keberadaan mereka dibutuhkan dalam rangka memperkuat AJP ke depan.
“Untuk struktur pembina, disepakati dalam sidang adalah mantan ketua-ketua AJP yang masih aktif sebagai jurnalis, serta beberapa jurnalis senior yang akan ditunjuk oleh ketua baru,” imbuh aktivis GP Ansor Kabupaten Sumenep ini.
Hal urgen lainnya, banyaknya anggota AJP dari kelompok perempuan. Mereka butuh peran khusus dalam rangka semakin memperkuat AJP, dan memberikan ruang yang sama bagi mereka dalam mengembangkan profesi dan organisasi.
“Jurnalis perempuan ini rentan terhadap masalah hukum dan sering mendapatkan diskriminasi serta ketidakadilan. Sidang menyepakati ada divisi yang memerankan mereka dalam tugas organisasi dan profesi,” ungkapnya.
Setelah sidang AD ART usai dibahas, agenda selanjutnya yaitu pembahasan tata tertib pemilihan ketua AJP periode 2025-2027. Menurut jadwal yang sudah disusun oleh panitia kongres, pemilihan ketua umum akan dilaksanakan malam ini.
Sejumlah nama muncuat. Di antaranya, ketua AJP saat ini Khairul Umam, Mohamad Sukri, jurnalis Karimata FH, Moh. Sudur, jurnalis Koran Madura, Moh. Hasan, jurnalis JTV Madura, Khoirul Umam Syarif, jurnalis Kabar Madura, Zainul Atikurrahman, jurnalis Media Madura sekaligus ketua panitia Kongres, Wawan Awaluddin, jurnalis Kabar Madura yang baru lulus uji kompetensi tingkat utama.













