• Terkini
  • Trending
  • Semua

PMII dan GMNI Pamekasan Beda Sikap soal Penahanan Aktivis oleh Polda Metro Jaya

10 bulan lalu

Dekopinda Persiapkan Kedatangan Gubernur dan Wagub Jatim di Penutupan Harkopnas

2 jam lalu

Bupati Kholilurrahman dan Achmad Syafii Bernostalgia di HUT Ke-85 SMPN 1 Pamekasan

11 jam lalu

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

22 jam lalu

Menteri Koperasi Dorong Pembangunan SPBUN di Pamekasan, Pemkab Siap Permudah Perizinan

1 hari lalu

Bazar Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Ajang Promosi Identitas Gebang Salam. 

1 hari lalu
Kerusakan SDN 4 Teja, Dusun Jalan Tinggi, Teha Timur, Pamekasan, akibat kebakaran.

Kondisi Ratusan Gedung SD di Pamekasan Rusak

2 hari lalu

65 Koperasi Desa Merah Putih di Pamekasan Akan Diresmikan Agustus

2 hari lalu

Reaktivasi Pasar Sapi Batubintang Retribusi Digratiskan Selama Empat Pasaran

3 hari lalu

Haji Her Gas Pol Perjuangkan Kesejahteraan Petani Tembakau Pamekasan Tahun Ini

3 hari lalu

Khofifah Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pamekasan

3 hari lalu
Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta Tekan Perundungan di Pesantren

Guru Besar UIN Madura Soroti Fenomena Kritik yang Krisis Moral dan Pengetahuan

3 hari lalu
Gubernur Khofifah Borong Produk Unggulan Koperasi IKAFA di Pamekasan

Gubernur Khofifah Borong Produk Unggulan Koperasi IKAFA di Pamekasan

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juli 25, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

PMII dan GMNI Pamekasan Beda Sikap soal Penahanan Aktivis oleh Polda Metro Jaya

PMII hormati proses hukum, GMNI soroti hak konstitusional

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
26 September 2025
in Peristiwa, Pilihan
15 1
0

Salah satu momen unjuk rasa cipayung Pamekasan

0
SHARES
162
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Penahanan sejumlah aktivis nasional, di antaranya, Delpedro Marhaen, Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar, RAP, dan Figha Lesmana, oleh Polda Metro Jaya usai aksi pada akhir Agustus 2025, memantik respon dari para aktivis mahasiswa di Pamekasan.

Tiga organisasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Pamekasan, Pergerakan Mahasiswa IsIam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) diupayakan dihubungi, Kamis (25/9/2025).

Dari ketiganya, PMII dan GMNI menyampaikan respon, sementara HMI belum memberikan keterangan.

Ketua Cabang PMII Pamekasan, Homaidi, menyatakan sikap berhati-hati terhadap penahanan tersebut.

“Jika mereka ditahan karena ada unsur keterlibatan memprovokasi, maka ikuti ketentuan hukum yang berlaku. Akan tetapi, jika ini adalah upaya untuk membungkam suara-suara kritis terhadap pemerintah, maka tindakan semacam ini berlebihan,” ujarnya.

Ia menegaskan PC PMII Pamekasan tidak memiliki kapasitas untuk memberi bantuan hukum, namun dukungan moral tetap akan diberikan.

“Pamekasan saya rasa aktivisnya punya komitmen tinggi. Demokrasi di kabupaten ini hidup. Semua punya tanggung jawab memperjuangkan demokrasi, termasuk media yang menjadi pilar keempat,” kata Homaidi.

Sementara itu, Ketua GMNI Cabang Pamekasan, Syaifus Suada, menyampaikan penyesalan atas langkah kepolisian.

“Kami sangat menyayangkan penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya terhadap kawan-kawan seperjuangan. Kebebasan menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional setiap warga negara yang dilindungi undang-undang,” tegasnya.

Ia menambahkan, GMNI Pamekasan telah meneruskan aspirasi tersebut ke pengurus pusat GMNI di Senayan agar mendesak pembebasan para aktivis yang ditahan.

“Itu sudah disampaikan langsung di depan pimpinan DPR RI oleh pengurus pusat Cipayung Plus dan disiarkan televisi nasional,” ujarnya.

Menurut Suada, GMNI tetap berkomitmen melanjutkan garis perjuangan aktivis era reformasi.

“Kami tidak akan pernah takut menyampaikan aspirasi apabila kebijakan tidak berpihak pada rakyat. Prinsip kami jelas, berjuang bersama rakyat dan untuk rakyat,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, HMI Cabang Pamekasan belum menyampaikan sikap resmi terkait kasus tersebut.

Tags: Delpedro dkkGMNIHMIPamekasanPMIIPolda Metro Jaya
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version