• Terkini
  • Trending
  • Semua

PMII dan GMNI Pamekasan Beda Sikap soal Penahanan Aktivis oleh Polda Metro Jaya

12 bulan lalu

Pertamina Patraniaga Akui Ada Pengurangan Pertalite 6,8 Persen untuk Pamekasan

11 jam lalu

Warga Mengaku Korban Investasi Bodong Jarah Warung di Pamekasan

15 jam lalu
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Perketat Penggunaan Biosolar di Madura

DPRD Sebut Kuota Pertalite Pamekasan Dipangkas 6,8 Persen, Pemkab Bantah ada Pengurangan

1 hari lalu

Terungkap! Istri Kuli Bangunan asal Batumatmar Kabur dengan Seseorang

1 hari lalu

ICONIS ke-10 Angkat Jejak Syekh Yusuf Al-Makassari untuk Rawat Tradisi Keagamaan Madura

1 hari lalu

Tarik Ulur Legislatif Eksekutif Pamekasan soal Raperda Pemerintahan Desa

1 hari lalu

13 Orang Pamekasan Jadi Korban Investasi Emas Bodong dan Laba Uang Tunai

2 hari lalu

Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah Pamekasan Borong 3 Juara Nasional Bahasa Mandarin

3 hari lalu

Tidak Etis Anggota F-PPP Tinggalkan Forum Tanpa Izin dalam Sidang Paripurna DPRD Pamekasan

3 hari lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

3 hari lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, September 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

PMII dan GMNI Pamekasan Beda Sikap soal Penahanan Aktivis oleh Polda Metro Jaya

PMII hormati proses hukum, GMNI soroti hak konstitusional

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
26 September 2025
in Peristiwa, Pilihan
16 1
0

Salah satu momen unjuk rasa cipayung Pamekasan

0
SHARES
165
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Penahanan sejumlah aktivis nasional, di antaranya, Delpedro Marhaen, Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar, RAP, dan Figha Lesmana, oleh Polda Metro Jaya usai aksi pada akhir Agustus 2025, memantik respon dari para aktivis mahasiswa di Pamekasan.

Tiga organisasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Pamekasan, Pergerakan Mahasiswa IsIam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) diupayakan dihubungi, Kamis (25/9/2025).

Dari ketiganya, PMII dan GMNI menyampaikan respon, sementara HMI belum memberikan keterangan.

Ketua Cabang PMII Pamekasan, Homaidi, menyatakan sikap berhati-hati terhadap penahanan tersebut.

“Jika mereka ditahan karena ada unsur keterlibatan memprovokasi, maka ikuti ketentuan hukum yang berlaku. Akan tetapi, jika ini adalah upaya untuk membungkam suara-suara kritis terhadap pemerintah, maka tindakan semacam ini berlebihan,” ujarnya.

Ia menegaskan PC PMII Pamekasan tidak memiliki kapasitas untuk memberi bantuan hukum, namun dukungan moral tetap akan diberikan.

“Pamekasan saya rasa aktivisnya punya komitmen tinggi. Demokrasi di kabupaten ini hidup. Semua punya tanggung jawab memperjuangkan demokrasi, termasuk media yang menjadi pilar keempat,” kata Homaidi.

Sementara itu, Ketua GMNI Cabang Pamekasan, Syaifus Suada, menyampaikan penyesalan atas langkah kepolisian.

“Kami sangat menyayangkan penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya terhadap kawan-kawan seperjuangan. Kebebasan menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional setiap warga negara yang dilindungi undang-undang,” tegasnya.

Ia menambahkan, GMNI Pamekasan telah meneruskan aspirasi tersebut ke pengurus pusat GMNI di Senayan agar mendesak pembebasan para aktivis yang ditahan.

“Itu sudah disampaikan langsung di depan pimpinan DPR RI oleh pengurus pusat Cipayung Plus dan disiarkan televisi nasional,” ujarnya.

Menurut Suada, GMNI tetap berkomitmen melanjutkan garis perjuangan aktivis era reformasi.

“Kami tidak akan pernah takut menyampaikan aspirasi apabila kebijakan tidak berpihak pada rakyat. Prinsip kami jelas, berjuang bersama rakyat dan untuk rakyat,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, HMI Cabang Pamekasan belum menyampaikan sikap resmi terkait kasus tersebut.

Tags: Delpedro dkkGMNIHMIPamekasanPMIIPolda Metro Jaya
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version