• Terkini
  • Trending
  • Semua
Preman Kampung Keroyok Aktivis PMII UIM Pamekasan

Preman Kampung Keroyok Aktivis PMII UIM Pamekasan

2 tahun lalu

Atasi Mahalnya Irigasi Pertanian Pemkab Pamekasan Siapkan 13 Sumur Bor

1 hari lalu

Bulog Gandeng Perkasa Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Pamekasan

1 hari lalu

Disperindag Pamekasan Gratiskan Uji Tar dan Nikotin untuk Pengusaha Rokok

2 hari lalu

Event Nasional Bikin Hotel di Pamekasan Penuh, Okupansi Bisa Tembus 100 Persen

2 hari lalu
Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

3 hari lalu
Harga Garam Naik 400 Ribu Tapi Petani Rugi

Petani Garam Minta HPP Garam Rp 1.700 Per Kilo

3 hari lalu

Bupati Sebut Pamekasan Economic Fest Jadi Model Kolaborasi Penggerak Ekonomi Masyarakat

3 hari lalu

Penyaluran Bantuan Pangan di Sumenep Capai 39,73 Persen, Bulog Kejar Sisa Target 200 Ribu Penerima

3 hari lalu

Pamekasan Raih Penghargaan dari BKN Terkait Digitalisasi Sistem Merit ASN

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Akan Ajukan Perda Halal-Tourism

5 hari lalu

Pamekasan Targetkan Produksi Tembakau Berkualitas di Musim 2026

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Dorong Pantai Jumiang Jadi Destinasi Wisata Halal dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juni 13, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Kriminal

Preman Kampung Keroyok Aktivis PMII UIM Pamekasan

Pelaku berjumlah 6 sampai 8 orang. Ada yang membawa kayu sebagai pentungan

oleh Rosy Abdillah
24 Juni 2024
in Kriminal, Peristiwa
35 3
0
Preman Kampung Keroyok Aktivis PMII UIM Pamekasan
0
SHARES
381
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Rofiqul Amin, aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, dikeroyok preman kampung di Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (23/6/2024). Akibat pengeroyokan itu, Rofiq mengalami luka di bagian wajah dan kancing bajunya terlepas. Bahkan terdapat lebam di tubuhnya.

Kasus pengeroyokan yang terjadi di balai desa setempat itu,  langsung dilaporkan ke Polres Pamekasan.

Rofiq menceritakan kronologi kasus tersebut. Pada malam menjelang pengambilan sumpah atau pembai’atan kader, acara berlangsung sampai larut malam. Tiba-tiba, ada sekelompok pemuda mendatangi balai desa. Mereka memaksa acara Pelatihan Kades Dasar (PKD) PMII UIM Pamekasan dibubarkan. Alasannya mengganggu masyarakat karena bising.

“PKD ini sudah berlangsung selama 3 hari. Tetangga balai desa tidak ada yang merasa terganggu karena sebelumnya, panitia sudah pamit baik-baik. Tetangga juga tidak pernah komplain kepada panitia,” ukar Rofiq, Senin (24/6/2024).

Setelah didatangi para pemuda itu, panitia enggan membubarkan diri karena acara belum selesai. Panitia juga beralasan, pihak kepala desa tidak mempersoalkan dan sudah memberikan ijin jika acara penutupan akan berlangsung sampai larut malam.

“Pemuda yang tadi itu datang lagi ke balai desa. Jumlahnya sekitar 8 orang memaksa untuk membubarkan acara. Akhirnya acara dibubarkan dan peserta dan sebagian panitia pulang,” imbuh Rofiq.

Karena ada motor terkunci yang ditinggal oleh panitia di lokasi acara , sebagian panitia bertahan untuk menjaga motor tersebut. Namun, lagi-lagi pemuda itu datang dan memaksa korban untuk pulang.

“Bagaimana mau pulang, sedangkan ada motornya teman yang tak ada kuncinya. Tidak mungkin ditinggal karena takut hilang,” ungkap Rofiq.

Akhirnya, enam preman kampung itu terlibat cekcok mulut dengan korban. Setelah cekcok mulut, enam preman itu mengeroyok korban. Bahkan di antara mereka, ada yang menggunakan kayu balok saat beraksi.

“Saya dikeroyok oleh mereka. Jumlahnya kurag lebih 6 sampai 8 orang. Kalau nama-namanya saya tidak kenal. Namun jika dipertemukan dengan pelakunya, saya pasti tahu,” tandasnya.

Tags: Larangan BadungPamekasanPengeroyokanPMIIPreman
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Rosy Abdillah

Rosy Abdillah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version