• Terkini
  • Trending
  • Semua
Demonstrasi Penolakan Tambang Ilegal Aktivis PMII Pamekasan Bentrok Hingga Berdarah

Demonstrasi Penolakan Tambang Ilegal Aktivis PMII Pamekasan Bentrok Hingga Berdarah

6 tahun lalu

Sebanyak 1.174 KK di Desa Ambat Tlanakan Terima Bantuan Pangan Bulog

2 jam lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

19 jam lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

22 jam lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

23 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

1 hari lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

1 hari lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

2 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

3 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

3 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

3 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Juni 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Demonstrasi Penolakan Tambang Ilegal Aktivis PMII Pamekasan Bentrok Hingga Berdarah

Bentrokan mahasiswa dengan polisi menyebabkan beberapa mahasiswa terluka hingga berdarah

oleh Hasbi Amrullah
25 Juni 2020
in Pendidikan, Peristiwa
16 0
0
Demonstrasi Penolakan Tambang Ilegal Aktivis PMII Pamekasan Bentrok Hingga Berdarah

Polisi menginjak-injak mahasiswa dalam aksi demonstrasi penolakan tambang galian C

5
SHARES
163
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Demonstrasi yang dilakukan oleh ratusan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan, diwarnai dengan bentrokan dengan polisi di depan rumah dinas Bupati Pamekasan, Baddrud Tamam, Kamis (25/6/2020). Pemicu bentrokan karena mahasiswa tidak ditemui oleh satupun pejabat yang mereka minta, mulai dari bupati, ketua DPRD Pamekasan hingga dinas perijinan.

Akibat bentrokan ini, satu mahasiswa mengalami luka di kepala karena terkena pukulan polisi yang mengadang mahasiswa.

Sebelum terjadi bentrokan, orasi secara bergantiab dilakukan oleh mahasiswa di depan kantor bupati. Isu yang mereka usung tentang penambangan ilegal berupa galian C yang marak terjadi di Pamekasan. Tambang ilegal tersebut, sudah meresahkan masyarakat karena merusak lingkungan.

“Sudah lama penambangan galian C secara ilegal dibiarkan oleh pemerintah. Akibatnya, kerusakan lingkungan banyak terjadi di Pamekasan,” ujar Moh. Lutfi, Ketua PMII Cabang Pamekasan.

Penambangan tersebut, imbuh Lutfi, dilakukan dengan tiga cara. Pertama dengan cara tradisional menggunakan peralatan seadanya. Kedua dengan cara menggunakan bahan peledak. Ketiga menggunakan alat-alat berat seperti eskavator.

“Tambang ilegal ini perlu ditutup karena dilarang oleh undang-undang, merusak lingkungan dan menyengsarakan rakyat,” ungkap Lutfi.

Orasi selama dua jam tak kunjung ditemui, mahasiswa kemudian mengalihkan tempat demonstrasi ke rumah dinas bupati di seberang jalan kantor bupati. Ratusan mahasiswa memanjat pagar untuk masuk ke halaman rumah dinas. Segelintir polisi dan polisi pamong praja tak mampu mengadang mahasiswa.

Tiba di depan pagar rumah dinas, mahasiswa diadang lagi oleh polisi. Tiba-tiba aksi saling pukul terjadi antara mahasiswa dan polisi. Satu mahasiswa roboh terkena pukulan polisi. Dari kepalanya keluar darah. Namun aksi baku pukul tak kunjung reda.

Giliran Ketua PMII Lutfi yang tersungkur setelah dikeroyok polisi. Namun Lutfi berhasil diselamatkan setelah datang bantuan dari mahasiswa lainnya.

Bentrokan kemudian reda. Namun, Bupati Baddrud Tamam tidak kunjung menemui mahasiswa. Beberapa saat kemudian, salah satu asisten menemui mahasiswa. Namun ditolak karena kedatangannya tidak sesuai permintaan.

“Kami kecewa dengan bupati, dengan dewan karena persoalan serius yang kami bawa tidak ditemui. Lebih kecewa lagi karena ada mahasiswa yang terluka karena bentrokan,” terang Lutfi.

Mahasiswa kemudian membubarkan diri. Namun, mereka berjanji akan menggelar demonstrasi lagi sampai ditemui bupati dan tambang ilegal di Pamekasan ditutup permanen.

Tags: baddrud TamamDPRD PamekasanGalian CPamekasanPamekasan HebatPMIITambang
Share5TweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version