• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pantai Talang Siring Primadona yang Kini Tak Terawat

1 tahun lalu
Musik Daul Semut Ireng Tercatat Sebagai Pemegang Sertifikat HAKI Komunal

Musik Daul Semut Ireng Tercatat Sebagai Pemegang Sertifikat HAKI Komunal

12 jam lalu

Upacara Hari Jadi Pamekasan ke-496 Digelar dengan Berbahasa Madura

13 jam lalu

Bupati Pamekasan Minta ASN Berbahasa Madura Sehari dalam Sepekan

15 jam lalu

Pamekasan Siapkan Kebangkitan Industri Batik Lewat Penguatan Identitas Sejarah

15 jam lalu
Kesehatan Gratis untuk Semua Jadi Kado Indah Hari Jadi Pamekasan ke-496

Kesehatan Gratis untuk Semua Jadi Kado Indah Hari Jadi Pamekasan ke-496

19 jam lalu

Budaya Madura, Arab, dan China Melebur di Malam Puncak Hari Jadi Pamekasan

21 jam lalu

Malam Ini 6.000 Porsi Masakan Madura Arab dan China Gratis di Arek Lancor

1 hari lalu

Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Borong 25 Juara Silat Bupati Cup 2026

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Dua Penghargaan Wilwatikta Award 2026

1 hari lalu

Lantik Pejabat Administrator, Bupati Pamekasan Tekankan Pengawasan dan Pelayanan Publik

2 hari lalu

Sembilan Pejabat Administrator Pamekasan Dilantik, Lima Ditempatkan di Inspektorat

2 hari lalu

24 Santri MTs Kyai Mudrikah Ikuti I’lan Al-Qur’an, Hafalan Capai 12 Juz

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, November 4, 2026
27 °c
Pamekasan
30 ° Rab
30 ° Kam
29 ° Jum
30 ° Sab
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya

Pantai Talang Siring Primadona yang Kini Tak Terawat

Ikon wisata, simpan fasilitas mangkrak dan tak terawat

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
29 September 2025
in Plesir
16 0
0

Suasana pagi di Pantai Talang Siring Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan.

0
SHARES
157
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Akhir September yang hangat, menyelimuti awan putih yang tebal menggelantung di langit Pantai Talang Siring, Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan. Para pengunjung yang sengaja datang lebih pagi, berharap melihat sunrise, momentum indah di salah satu destinasi wisata yang menjadi salah satu ikon pariwisata Pamekasan ini.

Jam menunjukan pukul 05.15 WIB. Mentari malu-malu menampakkan wajahnya. Seolah malu menyingkap keindahan hamparan pantai Talang Siring, yang kini tampak mulai dikotori sampah berbagai jenis.

Warga sekitar, Rifqi (23) menghampiri kami. Ia bertutur bahwa Talang Siring dulu pernah jadi primadona. Namun, akhir-akhir ini, primadona masyarakat untuk berlibur di akhir pekan telah berubah.

“Dulu pantai ini ramai sekali. Sekitar satu-dua tahun lalu, Talang Siring jadi menu wajib akhir pekan orang Pamekasan. Sekarang sepi,” katanya.

Meskpin sudah dilakukan penataan dan tambahan fasilitas baru, belum mampu meyakinkan masyarakat untuk melirik kembali Talang Siring. Barisan pohon Cemara, hamparan pasir, dan hutan kawasan mangrove, menjadikannya paket lengkap, wisata alam, edukasi, sekaligus rekreasi keluarga.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pemerintah Desa Montok, bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, menyuntik dana untuk menambah fasilitas kolam ikan, stage pertunjukan, musala, aula, hingga water park yang bersumber dari Dana Desa (DD) 2024.

Namun, fasilitas-fasilitas tersebut kini sudah tak terawat. Kolam renang dibiarkan kering dan berlumut, stage jumuh, jembatan kayu menuju hutan mangrove banyak yang lapuk. Bahkan, pernah kejadian orang nyemplung ke laut karena sandaran kayu jembatan telah lapuk.

Marmer di tepian water park menegaskan jejak dana desa, ditandatangani Kepala Desa Montok Kusmiana Thamrin. Tapi hasilnya kini hanya bangunan terbengkalai.

Salah satu pengunjung, Habibi, mahasiswa anggota Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Cabang Pamekasan, bersama kawan-kawannya memilih camping di pantai. Mereka datang sejak malam, membayar Rp100.000 untuk sewa tenda, Rp5.000 per orang untuk tiket masuk, dan Rp5.000 untuk parkir semalam.

“Semuanya Rp160.000 untuk camping di sini, lain biaya parkir itu tadi. Murah, tapi ya karena memang kurang terawat,” ujarnya.

Meski kecewa dengan kondisi fasilitas, Habibi tetap memuji alam Talang Siring.

“Hamparan pasir putihnya masih indah. Kami sekalian eksplorasi untuk bahan tulisan ilmiah soal keindahan wisata,” katanya.

Potensi besar Talang Siring sebenarnya tak terbantahkan. Kawasan cemara dan mangrove menyimpan daya tarik ekowisata. Kolam renang dan mangrove bisa menjadi pusat hiburan rakyat. Tapi tanpa perawatan, semuanya berubah jadi proyek terbengkalai.

Seorang petugas kebersihan yang ditemui, enggan buka mulut. Di pintu masuk pembelian tiket, ia sempat melontarkan kalimat getir.

“Kalau ada mahasiswa UIN Madura tak akan kami terima lagi. Kalau bukan karena ada tetangga yang ikut, tidak akan saya beri izin,” ujar penjaga.

Tags: Desa MontikDisporapar PamekasanPantai Talang SiringWisata alam
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version