• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

54 menit lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

3 jam lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

5 jam lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

5 jam lalu
Musik Daul Semut Ireng Tercatat Sebagai Pemegang Sertifikat HAKI Komunal

Musik Daul Semut Ireng Tercatat Sebagai Pemegang Sertifikat HAKI Komunal

1 hari lalu

Upacara Hari Jadi Pamekasan ke-496 Digelar dengan Berbahasa Madura

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Minta ASN Berbahasa Madura Sehari dalam Sepekan

1 hari lalu

Pamekasan Siapkan Kebangkitan Industri Batik Lewat Penguatan Identitas Sejarah

1 hari lalu
Kesehatan Gratis untuk Semua Jadi Kado Indah Hari Jadi Pamekasan ke-496

Kesehatan Gratis untuk Semua Jadi Kado Indah Hari Jadi Pamekasan ke-496

1 hari lalu

Budaya Madura, Arab, dan China Melebur di Malam Puncak Hari Jadi Pamekasan

1 hari lalu

Malam Ini 6.000 Porsi Masakan Madura Arab dan China Gratis di Arek Lancor

2 hari lalu

Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Borong 25 Juara Silat Bupati Cup 2026

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Dua Penghargaan Wilwatikta Award 2026

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, November 4, 2026
33 °c
Pamekasan
30 ° Kam
30 ° Jum
29 ° Sab
30 ° Ming
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

Pemerintah daerah mengalokasikan sekitar Rp 83 miliar untuk menjamin kepesertaan program tersebut pada 2027, dengan tingkat keaktifan ditargetkan mencapai 81 persen.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 November 2026
in Kesehatan
10 0
0

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan Saifudin saat ditemui awak media di Pringgitan Luar Pendopo Ronggosukowati.

0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kabupaten Pamekasan kembali mengaktifkan, status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, setelah menyelesaikan tunggakan pembayaran iuran jaminan kesehatan.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan, pemerintah daerah menyiapkan anggaran internal, termasuk melalui penyisihan sejumlah alokasi anggaran, untuk melunasi kewajiban tersebut.

“Dari kita sendiri, dari internal kita. Di samping adanya penyisihan anggaran, disisihkan memang untuk pembayarannya,” kata Kholilurrahman, Rabu (4/11/2026).

Ia memastikan, pembayaran tunggakan itu menggunakan APBD, termasuk Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Penyelesaian kewajiban tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah, mengembalikan layanan UHC Prioritas agar dapat diakses masyarakat.

Kholilurrahman berharap, pemulihan layanan kesehatan tersebut diikuti peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah agar pelayanan publik semakin baik. Ia mengakui kinerja OPD saat ini belum mencapai target maksimal, sehingga masih perlu ditingkatkan.

Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Saifudin menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk dua bulan terakhir 2026 mencapai sekitar Rp 14 miliar hingga Rp 15 miliar. Anggaran tahun berjalan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

”Ya untuk keaktifan ini butuh sekitar 14 M, dan untuk tahun setelahnya kami sudah siapkan anggaran,” jelasnya.

Sementara itu, pemerintah daerah telah mengalokasikan sekitar Rp 83 miliar untuk pembiayaan UHC selama 2027. Anggaran tersebut disiapkan dengan proyeksi peningkatan cakupan kepesertaan dan tingkat keaktifan peserta.

“Untuk 2027 sekitar Rp 83 miliar selama satu tahun,” ujar Saifudin.

Ia menambahkan, kebutuhan pembayaran iuran UHC pada 2027 diperkirakan berkisar Rp 6 miliar hingga Rp 7 miliar per bulan.

Menurut Saifudin, peserta yang iurannya bersumber dari APBN maupun APBD, memperoleh layanan kelas 3.

”Adapun masyarakat yang mampu dapat membayar iuran secara mandiri atau memperoleh pembiayaan dari perusahaan,” kata dia.

Saifudin menjelaskan, penyelesaian tunggakan dilakukan dengan mengalokasikan anggaran untuk dua kebutuhan sekaligus, yakni pembayaran iuran tahun berjalan dan pelunasan kewajiban sebelumnya. Setelah tunggakan diselesaikan, sisa anggaran dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengaktifan kembali UHC Prioritas.

Tags: Dinkes PamekasanJaminan kesehatan masyarakatKabupaten PamekasanKesehatanTunggakan UHCUHC Prioritas
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version