• Terkini
  • Trending
  • Semua
Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

6 tahun lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

19 jam lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

1 hari lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

2 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

2 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

3 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

4 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

4 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

5 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

5 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

6 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Mei 31, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Mandegnya proses penegakan etik di BK DPRD Pamekasan diduga terjadi praktek transaksional

oleh Hasbi Amrullah
18 November 2020
in Parlementaria, Politik
29 2
0
Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Kantor DPRD Pamekasan Jawa Timur

0
SHARES
310
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kasus pemalsuan tanda tangan pengajuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim untuk penanganan bencana Covid-19 yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Pamekasan mandeg. Pengusutan yang dilakukan Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan, sempat membawa angin segar setelah memunculkan inisial H sebagai pelaku pemalsuan.

Mandegnya kasus ini, memunculkan berbagai persepsi negatif dari masyarakat. Seperti diutarakan Ketua Lembaga Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Pamekasan, Heru Budi Prayitno. Oknum anggota dewan sudah melakukan penghancuran moral dengan sengaja menutup kasus pemalsuan tanda tangan. BK DPRD Pamekasan selaku penegak moral, ikut terlibat dalam penghancuran moral tersebut.

“Sepertinya BK sudah main mata dengan oknum anggota dewan pemalsu tanda tangan. Tindakan itu kemudian dilegitimasi oleh pimpinan dan anggota dewan yang lain,”

Heru menambahkan, setelah muncul inisial H yang diduga sebagai pelaku, seharusnya BK DPRD Pamekasan segera menentukan pelakunya. Penentuan pelaku segera diparipurnakan agar publik tidak memberikan persepsi yang macam-macam.

“Ada apa wakil rakyat kok tiba-tiba mlempem. Diduga sudah terjadi transaksi dalam menyelesaikan masalah yg menyangkut moral para anggota dewan. Ini yang kita namakan moral hazard atau degradasi moral,” ungkap mantan Ketua Forum LSM Pamekasan ini.

Anggota BK DPRD Pamekasan, Hamdi saat dikonfirmasi terkait tudingan Ketua LP2M itu masih belum merespon.

Kasus pemalsuan tanda tangan ini, telah dilaporkan juga ke Polda Jawa Timur oleh empat ketua komisi di DPRD Pamekasan. Bahkan, ketua-ketua komisi beserta seluruh anggota komisi, juga sudah dimintai keterangan. Namun proses hukum di Polda Jawa Timur ikut mandeg.

Salah satu anggota dewan yang dihubungi Maduranet yang enggan disebut identitasnya, membenarkan mandegnya proses hukum di kepolisian. Pihaknya belum tahu faktor mandegnya proses hukum di kepolisian. Termasuk mandegnya kelanjutan penanganan di BK sendiri.

“Karena penanganan di BK sifatnya internal, kami enggan mengomentari. Namun proses hukum di kepolisian mandeg setelah seluruh anggota komisi dimintai keterangan,” ungkap sumber tersebut.

Tags: Badan KehormatanBupati PamekasanDPRD PamekasanPamekasanPamekasan HebatPemalsuan Tanda TanganPolda Jatim
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version