PAMEKASAN, MADURANET – Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madura, Indriyatno, bersilaturahmi dengan Bupati Pamekasan Kholilurrahman di Pringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati, Senin (27/4/2026).
Pertemuan yang didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan Anita Ardhiana tersebut, guna membahas strategi peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan.
Indriyatno mengatakan, Pamekasan termasuk daerah dengan tingkat keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan yang cukup tinggi, didukung banyaknya perusahaan rokok dan usaha kecil.
Namun, ia mengingatkan adanya potensi persaingan dengan kabupaten lain di Madura yang menunjukkan progres lebih cepat.
“Kalau tidak ada strategi yang tepat, Pamekasan bisa saja disalip daerah lain,” ujarnya.
Ia menilai diperlukan dukungan regulasi dari pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan kepesertaan.
Salah satu usulan, kata dia, adalah penerbitan surat edaran yang mendorong aparatur sipil negara (ASN) ikut berkontribusi dengan mendaftarkan pekerja di lingkungan sekitar, seperti asisten rumah tangga atau tukang kebun.
“Di beberapa daerah, edaran seperti itu sudah mulai diterapkan,” katanya.
Indriyatno menambahkan, target kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Pamekasan ditetapkan sebesar 27 persen. Namun hingga April 2026, realisasi baru mencapai sekitar 19 persen.
Ia berharap pemerintah daerah dapat merumuskan skema percepatan agar target tersebut tercapai.
Sementara itu, Kholilurrahman menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai pentingnya menyatukan persepsi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami akan kawal langsung upaya ini, terutama melalui organisasi perangkat daerah,” ujarnya.
Ia juga meminta Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah untuk ikut mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan optimal.













