PAMEKASAN, MADURANET – Kendaraan roda empat dilarang melintas di Jalan Kemayoran No. 9, RW 08, Barurambat Kota, Kabupaten Pamekasan, selama 25 hari mulai 19 Februari 2026.
Penutupan akses mobil tersebut dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan pusat takjil dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Tenaga Kerja Pamekasan Achmad Sjaifudin mengatakan, kebijakan itu merupakan tindak lanjut atas pengajuan paguyuban pedagang kaki lima (PKL) Car Free Day (CFD).
“Kami atas pengajuan teman-teman paguyuban PKL CFD mengadakan pusat takjil yang akan dilaksanakan sejak 19 Februari 2026. Ini upaya pemerintah mendukung ekonomi masyarakat di bulan Ramadhan,” kata Achmad saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan tersebut digelar 25 hari di bulan suci Ramadhan, mulai pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB . Nantinya, tenda-tenda pedagang akan berjejer di sepanjang Jalan Kemayoran.
Menurut Achmad, ruang jalan sebenarnya cukup luas. Namun, untuk mengantisipasi potensi kemacetan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan kepolisian, Kodim, dan Dinas Perhubungan guna melakukan rekayasa lalu lintas.
“Untuk mengantisipasi kemacetan, kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian, Kodim, dan Dishub,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas. Sementara masyarakat yang membawa mobil diarahkan untuk memarkir kendaraan di Lapangan Sedangdang yang lokasinya tidak jauh dari pusat takjil.
Achmad mengatakan, masyarakat bisa memanfaatkan kawasan tersebut untuk ngabuburit sambil membeli aneka menu berbuka puasa.
“Di sana akan dijual berbagai takjil untuk menu buka puasa,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut dapat terselenggara setelah mendapat dukungan sponsor. Namun, sentra PKL lain seperti Food Colony dan Sae Rassa belum seluruhnya terakomodasi karena keterlambatan pengajuan.
Selain pusat takjil di Jalan Kemayoran, pemerintah daerah juga membuka satu lokasi lain untuk mendukung UMKM selama Ramadhan, yakni di kawasan eks PJKA (Tapsiun) Pamekasan yang difokuskan sebagai sentra penjualan pakaian Lebaran.
“Dalam rangka mendukung UMKM Pamekasan, kami membuka dua lokasi. Pertama di Jalan Kemayoran khusus takjil, kedua di eks PJKA untuk tempat beli baju Lebaran,” pungkas Achmad.













