• Terkini
  • Trending
  • Semua

UIN Madura Gandeng BRIN Kembangkan Riset Obat Tradisional

5 bulan lalu

MBG Running Kembali Harga Sayur Meroket

1 jam lalu

Lima Jabatan Eselon II Pemkab Pamekasan Dibuka Melalui Manajemen Talenta

21 jam lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

1 hari lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

2 hari lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

2 hari lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

2 hari lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

2 hari lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

2 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

3 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

3 hari lalu

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

4 hari lalu

Ahli Waris Lahan MI dan TK Aisyiyah Bakal Datangi Polres Pamekasan Minta Kejelasan Pengaduan

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Juli 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

UIN Madura Gandeng BRIN Kembangkan Riset Obat Tradisional

Kolaborasi multidisiplin dorong penelitian obat tradisional Madura lebih ilmiah dan berdampak bagi masyarakat

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
5 Februari 2026
in Pendidikan
11 0
0

Dokumentasi Humas UIN Madura.

0
SHARES
111
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – UIN Madura mulai menjajaki kerja sama riset multidisiplin dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memperkuat penelitian berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya sektor kesehatan dan obat herbal lokal.

Penjajakan tersebut digelar di Aula Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Madura, Kamis (5/2/2026), dan dihadiri pimpinan kampus, dekan, kepala program studi, serta dosen dari berbagai disiplin, mulai dari pendidikan, ilmu sosial, kesehatan masyarakat hingga farmasi.

Rektor UIN Madura Saiful Hadi mengatakan, penguatan riset menjadi prioritas kampus. Namun, menurut dia, tantangan riset saat ini tidak bisa diselesaikan secara parsial.

“Pengembangan kampus ke depan harus kolaboratif. Riset tidak bisa satu bidang saja, harus multidisiplin agar hasilnya komprehensif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Saiful.

Ia menekankan, arah riset UIN Madura akan difokuskan pada potensi lokal, terutama bidang sosio medis. Salah satu yang disorot yakni obat herbal khas Madura yang selama ini berkembang sebagai industri keluarga.

Menurutnya, obat tradisional tersebut memiliki nilai ekonomi dan budaya yang kuat, tetapi belum sepenuhnya didukung kajian ilmiah terintegrasi.

“Potensi herbal Madura besar, tapi perlu penguatan riset dari sisi kesehatan, farmasi, pendidikan, hingga sosial budaya,” katanya.

Peneliti muda BRIN bidang biomedis, Abdul Hadi Furqoni, turut mengapresiasi langkah UIN Madura membuka kolaborasi lintas disiplin. Ia menilai pendekatan sosial kultural dari Prodi Tadris IPS dapat dikombinasikan dengan riset medis untuk melahirkan penelitian bertema sosio medis.

Kolaborasi tersebut, lanjut dia, tidak hanya menguji khasiat produk herbal secara ilmiah, tetapi juga mengkaji literasi kesehatan masyarakat, pola konsumsi obat tradisional, serta strategi edukasi yang tepat.

Pendekatan terpadu dinilai mampu memperkuat validitas penelitian sekaligus menjaga kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Madura.

Selain pertukaran keilmuan, pungkas dia, penjajakan ini juga membuka peluang pendanaan dan program riset bersama dengan BRIN, sehingga kualitas penelitian dosen diharapkan meningkat dan program studi berbasis riset unggulan dapat berkembang.

Pertemuan diakhiri dengan diskusi tema-tema prioritas hingga rencana pendanaan kolaborasi antara UIN Madura dan BRIN.

Tags: BRINKesehatanMedisPamekasanpendidikanUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version