• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pembelian Tembakau Murah Tak Bisa Disanksi

Pembelian Tembakau Murah Tak Bisa Disanksi

8 bulan lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

5 jam lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

6 jam lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

2 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

2 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

2 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

2 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

3 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

3 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

3 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

4 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

4 hari lalu

Kronologi Penangkapan Dua Perantara Sabu di Pademawu

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, April 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Pembelian Tembakau Murah Tak Bisa Disanksi

Petani mengalami kerugian jika harga terus anjlok

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
26 Agustus 2025
in Ekonomi
12 1
0
Pembelian Tembakau Murah Tak Bisa Disanksi

Salah satu kegiatan perdagangan tembakau di Pamekasan

0
SHARES
129
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Jawa Timur, Basri Yulianto, menanggapi terkait adanya pembelian tembakau murah oleh salah satu pengusaha. Pembelian itu menuai kekesalan pengusaha tembakau lainnya, Haji Khairul Umam.

Basri menjelaskan, pembelian di bawah biaya pokok produksi (BPP) tidak melanggar aturan apapun. Harga tetap mengacu pada kualitas dan grade yang berlaku di industri.

“Yang murah itu sebenarnya tidak masuk ke dalam grade pabrik, tapi tetap dibeli sesuai kesepakatan harga antara pembeli dan penjual,” ujar Basri, Selasa (26/8/2025).

Basri menambahkan, pengawasan telah dilakukan ke berbagai gudang, baik milik perusahaan rokok nasional, pabrik rokok lokal, maupun pembelian pribadi. Namun, menurutnya, tidak ada sanksi bagi pengusaha yang membeli tembakau murah.

“Karena dalam perda harga tembakau disesuaikan dengan kualitas yang ada,“ ujarnya

Presiden Direktur PT Bawang Mas, Haji Khairul Umam atau akrab disapa Haji Her, mengaku kesal atas perilaku sebagian pengusaha tembakau yang membeli tembakau petani dengan harga jauh di bawah standar.

Informasi yang diterimanya, ada pengusaha yang berani membeli tembakau di kisaran Rp 42.000–Rp 47.000 per kilogram, bahkan untuk daun bawah.

“Kalau saya beli tembakau daun bawah, asalkan tidak pahit, sudah pasti Rp 50.000. Kecuali memang pahit, tidak perlu diperdebatkan lagi harganya,” tegasnya, Senin (25/8/2025).

Haji Her menilai praktik pembelian murah ini merugikan petani. “Kalau harga ditekan serendah itu, petani jelas rugi. Sedangkan pedagang sudah pasti untung,” katanya.

Ia mengajak para pengusaha untuk tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga membantu petani agar perekonomian mereka tetap terjaga. “Harta kita dimanfaatkan untuk membantu orang lain juga. Jangan cari keuntungan dulu baru bantu petani,” ujarnya.

Meski pengusaha besar seperti Haji Her berupaya menjaga harga minimal di angka Rp 50.000 per kilogram untuk daun bawah, kenyataannya sebagian petani masih harus menerima harga di bawah standar. Situasi ini dikhawatirkan memicu kerugian besar, terutama di tengah kenaikan biaya tanam tembakau tahun ini.

Tags: BPPDisperindagHaji HerKepala Disperindag Basri YuliantoPamekasanTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version