PAMEKASAN, MADURANET – Dalam rangka memaksimalkan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, peghijauan pesantren menjadi hal urgen. Ada 5 pesantren yang menjadi program eco pesantren, yakni Pondok Pesantren As Syafiiyah, Batumarmar, Pondok Pesantren Al Hamidy Banyuanyar, Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Toronan Bere’ Leke dan Pondok Pesantren dan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto, secara simbolis melakukan penanaman pohon berbuah di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Toronan Bere’ Leke, Kamis (19/6/2025). Selain melakukan penanaman pohon, Bupati dan Wabup membagikan bantuan tempat sampah.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menjelaskan, bantuan pohon dan tempat sampah di 5 pesantren hanya bagian dari program 100 hari kerja. Pogram ini akan terus berlanjut ke pesantren yang lain di program eco pesantren secara reguler.
“Jangan menganggap bahwa hanya 5 pesantren yang dapat bantuan, namun secara bertahap pesantren yang lain juga akan kebagian. Kami tegaskan tidak menganaktirikan pesantren yang lain dalam program eco pesantren ini,” ujar Kholilurrahman.
Mantan Bupati Pamekasan periode 2008-2013 ini menambahkan, penanaman pohon di pesantren ini dalam rangka menghijaukan pesantren dan menjadikan pesantren sebagai ruang terbuka hijau (RTH) baru. Selama ini, sudah banyak ruang terbuka hijau yang beralih fungsi karena dibangun gedung-gedung yang mengakibatkan meningkatkan suhu panas bumi.

“Dengan menjadikan pesantren sebagai RTH, maka pemanasan bumi bisa kita minimalisir dan pesantren bisa mengambil manfaat dari tanaman beberapa tahun berikutnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Supriyanto menjelaskan, dengan bantuan tempat sampah di pesantren, maka diharapkan pesantren bisa semakin bersih dan sadar akan pentingnya sampah untuk dikelola.
“Kami tidak hanya memberikan barang berupa tempat sampah, namun kita edukasi para santri dan pesantren agar sadar lingkungan. Termasuk pesantren sebagai RTH dan mengolah sampah secara baik,” terangnya.
Pesantren ke depan, bisa semakin rindang dan semakin hijau dengan penanaman pohon berbuah di lingkungan pesantren.














Comments 1