• Terkini
  • Trending
  • Semua
Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

DPRD Sepakat Tolak Program Bupati Pamekasan Umrah Gratis Guru Ngaji

4 tahun lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

1 jam lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

17 jam lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

22 jam lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

24 jam lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

1 hari lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

1 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

2 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

2 hari lalu

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

3 hari lalu

Ahli Waris Lahan MI dan TK Aisyiyah Bakal Datangi Polres Pamekasan Minta Kejelasan Pengaduan

3 hari lalu
Konsep Otomatis

Inilah Profil Pemenang Duta Batik dan Kacong Cebbing Pamekasan 2026

4 hari lalu
ASN Pemkab Pamekasan Sumbang 372 Juta untuk Aceh

Bupati Pamekasan Minta BPBD Kaji Ulang Data Potensi Kekeringan 2026

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juli 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

DPRD Sepakat Tolak Program Bupati Pamekasan Umrah Gratis Guru Ngaji

Program umrah gratis akan menimbulkan gejolak sosial bagi guru ngaji sendiri

oleh Hasbi Amrullah
14 September 2022
in Parlementaria
27 0
0
Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Kantor DPRD Pamekasan Jawa Timur

0
SHARES
273
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Program umrah gratis untuk 189 guru ngaji yang diusulkan Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam, resmi ditolak oleh DPRD Pamekasan. Penolakan itu disampaikan sejumlah fraksi DPRD Pamekasan dalam rapat paripurna DPRD Pamekasan yang digelar pada Selasa (13/9/2022).

Salah satunya Frkasi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP). Dalam pemandangan umum yang dibacakan Rosyid Fansori, program umrah gratis menuai banyak kritik dari para guru ngaji di Kabupaten Pamekasan.

Menurutnya, umrah gratis bagi 189 guru ngaji se-Kabupaten Pamekasan akan menimbulkan kesenjangan dan kecemburuan sosial. Alasannya, jumlah guru ngaji di Kabupaten Pamekasan sebanyak 4.300 orang lebih. Sementara yang masuk dalam program hanya 189.

“Dimana rasa keadilannya bagi guru ngaji yang tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan umrah gratis?,” terang Rosyd.

Menurut Rosyd, saat ini seharusnya Baddrut Tamam fokus kepada janji-janji politik yang pernah disampaikan pada saat kampanye dulu. Di antaranya pemberian insentif bagi guru ngaji. Saat ini insentif guru ngaji hanya diberikan kepada 1.000 orang. Sedangkan sisanya 3.300 guru ngaji luput dari perhatian pemerintah.

“Dengan tegas kami menolak usulan Bupati Baddrut Tamam. Program itu akan menimbulkan kecemburuan dan muaranya pada kepentingan kelompok tertentu,” kata Rosyd.

Yang perlu diperhatikan saat ini, kaitannya dengan guru ngaji yakni soal kesehatannya. Apakah para guru ngaji sudah terjamin kesehatannya?

“Jangan-jangan mereka juga tidak masuk dalam penerima layanan kesehatan gratis. Maka Bupati harus berpikir ke sana,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Qomarul Wahyudi dengan tegas menolak untuk menyetujui Baddrut Tamam berupa program umrah gratis. Menurutnya, Komisi IV sudah menutup pembahasan anggaran soal umrah gratis.

“Komisi IV sebagai mitra eksekutif Bagian Kesra sudah menutup usulan umrah gratis. Kita tolak dengan alasan APBD 2023 sedang defisit 230 miliar lebih,” kata dewan termuda ini.

Menurut Wahyud, Baddrut Tamam tidak memiliki kepekaan terhadap situasi dan keadaan yang dialami masyarakat saat ini. Hal ini dibuktikan dengan usulan program yang tidak urgen serta tidak berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Banyak program yang harus kami coret karena dampaknya kepada masyarakat tidak ada. Seharusnya bupati peka melihat keadaan, apalagi angka kemiskinan semakin meningkat,” ungkap politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini.

Tags: APBDbaddrut TamamDefisitDPRDGratisKemiskinanPamekasanUmrah
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version