• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pamekasan Usulkan Pencak Silat Iringan Musik Gul-gul dan Can-Macanan Jadi Warisan Budaya Takbend

1 hari lalu

Pemkab Pamekasan Akan Arahkan Pengusaha Hiburan Agar Patuh Aturan

55 menit lalu
Jurnalis Senior AJP Rekomendasikan Nama Tokoh Pamekasan Jadi Nama Fasilitas Umum

Jurnalis Senior AJP Rekomendasikan Nama Tokoh Pamekasan Jadi Nama Fasilitas Umum

4 jam lalu

Kasus Dugaan Pengancaman dan Perusakan di Plakpak Pamekasan Naik ke Penyidikan

7 jam lalu

Pemuda Pamekasan Titip Aspirasi: Tambah Mesin Cuci Darah hingga Festival Budaya Tahunan

9 jam lalu

Pensiunan Guru di Pamekasan Diamankan Polisi Usai Live Tiktok Injak Al-Qur’an

14 jam lalu

Bupati Pamekasan: Petik Laut Jadi Wujud Syukur Nelayan dan Penguat Persaudaraan

23 jam lalu

Bupati Pamekasan Temui Warga yang Bangun Jalan Swadaya

1 hari lalu

UIN Madura Jadi Satu-satunya PTKIN Peraih Mandaya Awards 2026

1 hari lalu

Mobil Daihatsu Zebra Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Pamekasan, Kerugian Rp 30 Juta

1 hari lalu

APBD Perubahan 2026 Pamekasan Ditetapkan, DPRD Minta Proyek Libatkan Tenaga Lokal

1 hari lalu

Khofifah Soroti Kenaikan Jumlah Siswa Pamekasan Masuk PTN, Bupati Dorong Belajar di Alam

1 hari lalu

QR Code BBM Ambulans Cahaya Umat Pamekasan Tercatat Dipakai, Pasien Sempat Tertahan di Perjalanan

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Oktober 30, 2026
28 °c
Pamekasan
29 ° Sab
29 ° Ming
29 ° Sen
29 ° Sel
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

Pamekasan Usulkan Pencak Silat Iringan Musik Gul-gul dan Can-Macanan Jadi Warisan Budaya Takbend

Pemkab Pamekasan menyiapkan pendaftaran pencak silat khas Madura yang diiringi musik tradisional gul-gul dan can-macanan ke Kementerian Kebudayaan untuk melindungi warisan budaya lokal.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
29 Oktober 2026
in Budaya
10 0
0

Dua siswa Pamekasan adu jurus di atas panggung.

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akan mengusulkan pencak silat, yang diiringi musik tradisional gul-gul dan can-macanan, sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Basri Yulianto mengatakan, pencak silat di Pamekasan bukan sekadar olahraga, tetapi juga memiliki nilai budaya melalui iringan musik tradisional yang khas.

“Pencak silat Pamekasan mempunyai kekhasan tersendiri, yaitu diiringi musik gul-gul dan can-macanan yang mungkin tidak ditemukan di daerah lain,” kata Basri, Kamis (29/10/2026).

Menurut dia, pendaftaran ke Kementerian Kebudayaan, menjadi bagian dari upaya melindungi dan melestarikan budaya lokal di tengah masuknya berbagai pengaruh budaya dari luar.

”Jika tidak dirawat, musik pengiring tersebut berisiko ditinggalkan generasi berikutnya,” tambah Basri.

Pihaknya juga menilai, pelestarian perlu dilakukan melalui regenerasi sejak usia sekolah. Karena itu, Disdikbud menggelar lomba pencak silat untuk peserta didik tingkat SD dan SMP, dengan melibatkan 16 perguruan silat di Pamekasan.

Basri menyebutkan, lomba tahun ini diikuti 58 peserta, terdiri dari 33 peserta jenjang SD dan 25 peserta jenjang SMP atau sederajat.

”Selain melestarikan budaya, kegiatan tersebut diarahkan untuk menjaring atlet potensial, membentuk kedisiplinan, serta menanamkan sportivitas dan kecintaan terhadap tanah air,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Pamekasan, Taufikurrachman, mendukung upaya pendaftaran tersebut. Ia berharap pencak silat dengan iringan gul-gul dan can-macanan, dapat tercatat sebagai warisan budaya takbenda, sekaligus memiliki kriteria baku untuk menjaga keasliannya.

“Semacam kriteria, potret gul-gul yang standar seperti apa, sehingga tidak gampang diakui oleh daerah-daerah lain atau komunitas-komunitas lain di luar yang sudah kita terapkan itu,” ujar Taufikurrachman.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan mengupayakan pendataan dan pengusulan berbagai kekayaan budaya Pamekasan. Namun, proses penetapan sebagai warisan budaya takbenda harus memenuhi persyaratan yang berlaku.

Taufikurrachman juga berharap, pencak silat Pamekasan terus berkembang, sebagai tradisi sekaligus wadah pembinaan atlet muda. Menurut dia, banyak peserta pencak silat saat ini masih berada di jenjang SD dan SMP, sehingga pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pembinaan prestasi olahraga.

Tags: Disdikbud PamekasanKabupaten PamekasanPemkab PamekasanPencak silatSilat Pamor
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version