• Terkini
  • Trending
  • Semua

Penanganan Bencana di Pamekasan Terkendala Sarana dan Akses Jalan

3 bulan lalu

Disperindag Pamekasan Sidak Pasar Keppo, Pastikan Stok Sapi Jelang Idul Adha Aman

16 jam lalu

Peternak di Pamekasan Ungkap Keunggulan Daging Sapi Madura

22 jam lalu

Mantan Kades Pandan Galis Selewengkan Sewa Tanah Kas Desa Senilai Rp 1,5 Miliar

2 hari lalu

Rencana Bupati Jadikan Pamekasan Kabupaten Al Quran

2 hari lalu
Bupati Pamekasan Lepas Santri Darul Ulum Banyuanyar ke event International Qur’an di Turki

Bupati Pamekasan Lepas Santri Darul Ulum Banyuanyar ke event International Qur’an di Turki

3 hari lalu
Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

4 hari lalu

Kronologi Dugaan Penipuan 1 Miliar Eks Anggota DPRD Sumenep

4 hari lalu

Mantan Anggota DPRD Sumenep Ditahan di Pamekasan, Diduga Gelapkan Rp 1 Miliar

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

5 hari lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

6 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

6 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

1 minggu lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, April 22, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Penanganan Bencana di Pamekasan Terkendala Sarana dan Akses Jalan

Sepanjang 2025, Tagana tangani 152 KK terdampak bencana

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
13 Januari 2026
in Pemerintahan
11 0
0

Kadinsos Pamekasan mendampingi Bupati menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Proppo.

0
SHARES
108
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Penanganan bencana di Kabupaten Pamekasan masih dihadapkan pada keterbatasan sarana dan akses menuju lokasi terdampak. Kondisi tersebut membuat Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan dan Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) sangat bergantung pada laporan masyarakat dan koordinasi perangkat desa.

Kepala Dinsos Pamekasan, Herman Hidayat Santoso, mengungkapkan sepanjang 2025 pihaknya telah menangani bencana yang berdampak pada 152 kepala keluarga (KK) di berbagai wilayah.

“Di tahun 2025, kami menangani kebencanaan yang berdampak pada 152 KK. Penanganan itu dilakukan berdasarkan laporan yang masuk,” kata Herman, Selasa (13/1/2026).

Menurut Herman, laporan masyarakat menjadi kunci awal dalam penanganan bencana. Sebab, keterbatasan sarana dan prasarana membuat pemantauan secara menyeluruh belum bisa dilakukan secara optimal.

“Kami tidak hanya mengandalkan data internal. Banyak informasi awal justru datang dari masyarakat, perangkat desa, dan kelurahan,” ujarnya.

Selain keterbatasan data, kendala lain yang dihadapi Tagana Pamekasan adalah kondisi infrastruktur menuju lokasi bencana. Akses jalan yang kurang memadai serta minimnya kendaraan operasional, khususnya roda dua, kerap memperlambat mobilisasi petugas.

“Beberapa lokasi sulit dijangkau karena kondisi jalan. Sarana pendukung juga masih terbatas,” kata Herman.

Meski demikian, Dinsos Pamekasan tetap menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi tenda gulung, kasur lipat, family kit, serta perlengkapan anak yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Sepanjang 2025, anggaran yang digunakan untuk penanganan kebencanaan mencapai Rp 140.150.000. Adapun besaran bantuan yang diterima setiap korban berbeda-beda, bergantung pada tingkat kerusakan dan dampak bencana.

“Nominal bantuan disesuaikan dengan kondisi masing-masing korban,” jelas Herman.

Ia berharap, ke depan dukungan sarana dan prasarana penanganan bencana dapat ditingkatkan agar respons terhadap kejadian bencana bisa lebih cepat dan merata.

“Kami ingin setiap kejadian bencana bisa tertangani secara optimal dan tidak terhambat oleh persoalan teknis,” pungkasnya.

Tags: BencanaDinas Sosial PamekasanPamekasanTagana
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version