• Terkini
  • Trending
  • Semua
Ketua P4TM Ungkit Mafia Tembakau saat RDPU RUU Komoditas Strategis Perkebunan

Ketua P4TM Ungkit Mafia Tembakau saat RDPU RUU Komoditas Strategis Perkebunan

2 tahun lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

6 jam lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

1 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

1 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

2 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

3 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

4 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

4 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

4 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

5 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

5 hari lalu

Pemkab Pamekasan Susun Strategi Menuju UHC Prioritas 2027

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Mei 30, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Ketua P4TM Ungkit Mafia Tembakau saat RDPU RUU Komoditas Strategis Perkebunan

Pemerintah diharapkan berpatisipasi langsung dalam persoalan tembakau dan komoditas perkebunan lainnya

oleh Hasbi Amrullah
28 Mei 2024
in Parlementaria, Politik
23 1
0
Ketua P4TM Ungkit Mafia Tembakau saat RDPU RUU Komoditas Strategis Perkebunan
0
SHARES
241
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) Khairul Umam, membeberkan adanya mafia dalam tata niaga tembakau. Hal itu disampaikan Khairul Umam saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) tentang Rancangan Undang-Undang Komoditas Strategis Perkebunan di ruang sidang Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Senin (27/5/2024).

Pria yang akrab disapa H. Her ini mengungkapkan, dalam tata niaga tembakau terdapat mafia yang sulit untuk diperangi oleh petani dan pedagang kecil. Mafia itu, juga ada di semua komoditas perkebunan lainnya, seperti cengkeh, kelapa sawit, tebu.

“Kami ingin pemerintah hadir bersama-sama dengan petani dan pedagang tembakau, melawan mafia agar petani betul-betul sejahtera,” kata H. Her.

Her mengungkapkan, P4TM yang dibentuk 2,5 tahun yang lalu, sudah memulai langkah melakukan perlawanan terhadap mafia tembakau. Hasilnya sangat dirasakan oleh masyarakat dan petani tembakau di seluruh Indonesia.

“Sudah 2 kali musim tanam tembakau kami membela petani tembakau. Namun kami tidak mampu melawan mafia jika pemerintah tidak memberikan dukungan kepada kami,” terangnya.

Dalam melawan mafia komiditas tembakau, P4TM bersama-sama dengan 350 ulama pesantren di Madura mengumpulkan modal untuk membeli tembakau petani dengan harga mahal. Modal yang dikumpulkan mulai dari Rp 50 juta sampai milyaran rupiah.

“Petani tembakau se-Indonesia tahu bagaimana 2 musim panen tembakau, harganya mahal karena peran P4TM. Makanya, hari ini kami suarakan di gedung parlemen ini, agar pemerintah ikut membela petani tembakau,” ungkap alumni pondok pesantren Al Falah Sumber Gayam Kadur, Pamekasan ini.

Dalam kalkulasi P4TM, ada 15 juta jiwa di Indonesia yang menggantungkan nasib perekonomiannya kepada tembakau. Jika petani tembakau mendapatkan perhatian pemerintah bersama-sama dengan stakeholder lainnya, maka ada 15 juta jiwa penduduk Indonesia yang akan hidup sejahtera. Jika pemerintah memiliki modal Rp 10 triliun hingga Rp 20 triliun, maka mudah untuk menyerap tembakau petani dengan harga yang mahal dan bebas dari permainan mafia.

“Harga tembakau mahal selama 2 tahun, petani sudah bisa bangun rumah, dapur, naik haji dan umroh. Silahkan cek ke petani langsung,” kata Her.

RUU Komoditas Strategis Perkebunan sendiri, merupakan RUU yang digagas oleh Baleg DPR RI. Menurut Wakil Ketua Baleg DPR RI, Achmad Baidowi, RUU Komoditas Strategis Perkebunan, masuk dalam 40 rancangan undang-undang prioritas yang akan diselesaikan oleh anggota DPR periode 2019-2024. Namun Baidowi tidak menjamin RUU itu disahkan oleh pemerintah, mengingat masa sidang hanya tinggal 2 kali.

Tags: Baleg DPR RICengkehP4TMPamekasanRapat Dyngan Pendapat UmumRDPURUU Komoditas Strategis PerkebunanTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version