PAMEKASAN, MADURANET – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII tingkat Kabupaten Pamekasan Tahun 2026, resmi ditutup di Monumen Arek Lancor, Kamis (24/9/2026). Ajang yang diikuti 807 peserta dari 13 kecamatan itu, menjadi seleksi qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, dan mufasirah terbaik Pamekasan.
Sekretaris Daerah Pamekasan Taufikurrachman, yang menjadi ketua Panitia MTQ XXXII mengatakan, seluruh rangkaian perlombaan berlangsung lancar, tertib, aman, dan khidmat. Kompetisi digelar di 10 lokasi, mulai dari Panggung Utama Arek Lancor, Pendopo Budaya, hingga sejumlah aula dan musala di lingkungan Kementerian Agama serta Pendopo Ronggosukowati.
Menurut Taufikurrachman, dewan hakim menyelesaikan penilaian secara profesional, objektif, dan independen. Para pemenang ditetapkan melalui sidang pleno, untuk seluruh cabang dan golongan lomba, termasuk juara harapan dan kecamatan peraih gelar juara umum.
“Pemenang akan menerima trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.
Ia menegaskan, tujuan utama MTQ bukan sekadar menentukan juara, tetapi menjaring bibit unggul yang akan dipersiapkan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Para Juara, nanti akan ditempa lagi, melalui pembinaan intensif oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pamekasan,” ucap Sekda.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan, seluruh jenis lomba yang dipertandingkan di tingkat kabupaten pada dasarnya memiliki kelanjutan di tingkat provinsi. Karena itu, para juara akan menjadi prioritas untuk memperkuat kafilah Pamekasan.
“Saya berharap para pendidik memberikan pelatihan ekstra, sehingga kemampuan mereka semakin baik. Kalau ikut lomba, targetnya tentu menjadi juara,” kata Kholilurrahman.
Penutupan MTQ XXXII juga menjadi penanda dimulainya pembinaan lanjutan bagi para juara. Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap, kafilah hasil seleksi tahun ini mampu meningkatkan prestasi daerah pada MTQ Provinsi Jawa Timur mendatang.
“Ini adalah awal, untuk bagaimana kita terus mengupayakan membumikan Al quran di Pamekasan,” pungkasnya.













