• Terkini
  • Trending
  • Semua

Bupati Kholilurrahman Tegaskan Warga Sakit Kritis Langsung ke RS Pembayaran Belakangan

3 minggu lalu

DPO Kasus Dugaan Investasi Bodong di Pamekasan Ditangkap di Bojonegoro

15 jam lalu

UHC Prioritas di Pamekasan Kembali Aktif November 2026

17 jam lalu

Rivalitas Joki Sapi Karapan antara Guru dan Murid

1 hari lalu

Tak Mau Dimadu Melaju ke Final Karapan Sapi Piala Presiden 2026

1 hari lalu
AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

1 hari lalu
Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

1 hari lalu

Siswa MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Pamerkan 18 Karya IPA dari Barang Bekas

2 hari lalu

48 Pasang Sapi di Pamekasan Berebut 6 Tiket Menuju Piala Presiden

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Janjikan Perbaikan Lapangan Karapan Sapi Asem Manis

2 hari lalu

Polisi Selidiki Pemilik Ekskavator Perusak Indomaret di Pamekasan

3 hari lalu

Setengah Abad Hasan Berjualan Topi di Sudut Arek Lancor

4 hari lalu

Polisi Pamekasan Mulai Selidiki Perusakan Indomaret di Palengaan

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Oktober 13, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Bupati Kholilurrahman Tegaskan Warga Sakit Kritis Langsung ke RS Pembayaran Belakangan

Pernyataan itu muncul setelah kasus balita asal Tlanakan yang sempat kesulitan membayar biaya pengobatan menjadi perhatian publik.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
25 September 2026
in Pemerintahan
11 1
0

Bupati Pamekasan Kholilurrahman saat diwawancarai usai penutupan MTQ XXXII 2026.

0
SHARES
116
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta warga, tidak menunda membawa pasien kritis ke rumah sakit, hanya karena persoalan biaya. Ia menegaskan pemerintah daerah akan menjamin penanganan medis, bagi warga yang membutuhkan.

Pernyataan itu disampaikan, menyusul kisah pasangan Ida Saidah (35) dan Mustofa (43), nelayan asal Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, yang sempat kebingungan mencari uang tunai Rp 550.000 saat anak mereka, Mohammad Gazal Al Farizki (3), jatuh sakit.

“Jangan mikir pinjaman uang dulu, langsung berangkat ke rumah sakit,” kata Kholilurrahman dihadapan ribuan masyarakat dalam penutupan MTQ XXXII 2026, Kamis (24/9/2026).

Ia mengaku telah menginstruksikan seluruh rumah sakit daerah dan puskesmas, agar pasien dalam kondisi kritis ditangani lebih dulu, tanpa menanyakan status BPJS maupun pasien umum.

Bupati bahkan meminta masyarakat, mendokumentasikan identitas petugas, apabila masih ada tenaga kesehatan yang mendahulukan pertanyaan administrasi kepada pasien gawat darurat. Menurut dia, tindakan tersebut akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Saya merasa berdosa kalau ada warga Pamekasan, tidak mendapatkan pelayanan. Kalau nanti terpaksa tidak bisa membayar, pemerintah yang akan membayar. Kalau pemerintah tidak bisa, saya yang bertanggung jawab mengganti,” ujarnya.

Gazal sebelumnya, sempat di rawat di Puskesmas Bandaran, melalui layanan umum dengan tanggungan biaya Rp 550.000, dan 300.000 untuk kamar.

Setelah sempat dibawa pulang dan kondisi kembali memburuk. Gazal kembali dirawat melalui program Biaya Kesehatan Masyarakat Miskin (Biakes Maskin), di RSUD Mohammad Noer Pamekasan. Namun sehari  dirawat, kondisinya semakin memburuk, hingga harus dirawat ruang ICU.

Selain layanan kesehatan, Kholilurrahman juga meminta camat melaporkan tiga kelompok warga, yang harus diprioritaskan pemerintah, yakni keluarga miskin yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, warga dengan rumah tidak layak huni yang membahayakan keselamatan, serta masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.

“Pelayanan publik harus tumbuh dari kesadaran melayani, bukan karena tekanan atau paksaan,” pungkasnya.

Tags: BPJS KesehatanBupati Pamekasan KholilurrahmanKesehatanPemkab PamekasanTak mampu berobatUHC
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version