PAMEKASAN, MADURANET – Sebanyak 160 santri baru mengikuti Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di MTs dan MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning Islamic Boarding School (IBS) PKMKK, Kabupaten Pamekasan, pada 6–11 Juli 2026.
Ketua Panitia MATAMUDA, Moh Efendi menjelaskan, hari pertama pelaksanaan pihaknya memfokuskan kegiatan pada pengenalan lingkungan madrasah, pendidikan antiperundungan, serta pembiasaan budaya keselamatan di lingkungan sekolah dan asrama.
Juga, lanjut dia, materi anti perundungan menjadi salah satu fokus MATAMUDA 2026, yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Lancar, Briptu Ferlian Qurrata A’yun.
“Dalam pemaparannya, Bhabinkamtibmas mengingatkan para santri agar tidak melakukan segala bentuk kekerasan maupun perundungan, baik secara verbal maupun nonverbal, selama menjalani proses pendidikan,” jelas dia.
Selain itu, tambah Efendi, peserta juga diberikan edukasi mengenai keselamatan selama beraktivitas di lingkungan madrasah. Panitia mengingatkan santri agar tidak bersandar di pagar lantai dua dan tiga, tidak memanjat pagar, tidak saling mendorong, tidak berlari di area tertentu, serta tidak membuang benda maupun sampah dari bangunan bertingkat.
Ketua Panitia mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan pendekatan yang menyenangkan tanpa mengurangi substansi materi yang diberikan kepada peserta.
“Kegiatan dikemas secara menyenangkan agar santri baru dapat beradaptasi dengan lingkungan madrasah, sekaligus memahami nilai-nilai yang menjadi budaya di IBS PKMKK,” ujarnya.
Untuk mempercepat proses adaptasi antarsantri, pihaknya juga menggelar Game Arisan MATAMUDA yang dikoordinasikan oleh Eni Musfirah.
“Kegiatan tersebut bertujuan membangun komunikasi sekaligus mempererat hubungan antarpeserta sejak awal masa orientasi,” jelasnya.
Direktur Utama IBS PKMKK, Achmad Muhlis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MATAMUDA tahun ini memiliki makna tersendiri karena menjadi tahun pertama setelah MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning resmi memperoleh izin operasional sebagai madrasah mandiri.
“Sebelumnya, penyelenggaraan pendidikan di lembaga tersebut masih berafiliasi dengan madrasah lain di Kabupaten Pamekasan,” papar dia.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Muhlis berharap para santri baru tidak hanya mengenal lingkungan belajar, tetapi juga memahami nilai disiplin, kebersamaan, keselamatan, dan karakter yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di IBS PKMKK.













