• Terkini
  • Trending
  • Semua

Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat di Pamekasan Sudah 75 Persen

2 minggu lalu

Alami Gangguan Jiwa Ibu Kandung Habisi Nyawa Anaknya

20 jam lalu

Bupati Pamekasan Mengajak Isi Kemerdekaan dengan Persatuan dalam Pembangunan

1 hari lalu
Setengah Merdeka

Setengah Merdeka

1 hari lalu

Inilah Daftar Harga Tembakau di Gudang Haji Her di Hari Pertama Buka

2 hari lalu
Teknologi di IBS PKMKK Berhasil Dorong Nalar Kritis Santri

Membuat Web Kebangsaan Jadi Cara Santri di Pamekasan Rayakan HUT ke-81 RI

2 hari lalu

Kukuhkan Paskibraka Pamekasan, Bupati Ingatkan Ancaman Lunturnya Nasionalisme

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Kunjungi Warga Perbaiki Jalan Swadaya di Proppo

3 hari lalu
Pedagang Rela Antri  4 Hari Demi Jual Tembakau ke Bawang Mas

Pedagang Rela Antri  4 Hari Demi Jual Tembakau ke Bawang Mas

3 hari lalu

Warga Lawangan Daya Isap Sabu di Rumah Kosong

3 hari lalu

Berstatus Saksi Direktur CV Dzarrin Dipulangkan Usai Diperiksa Polres Pamekasan

4 hari lalu

Ketua DPRD dan Bupati Pamekasan Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

4 hari lalu

Dua Kampung Nelayan Merah Putih di Pamekasan Mulai Dibangun

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Agustus 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Pembebasan Lahan Sekolah Rakyat di Pamekasan Sudah 75 Persen

Pemkab Pamekasan mengebut penyelesaian administrasi dan pembebasan lahan agar pembangunan Sekolah Rakyat yang didanai APBN segera dimulai.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
5 Agustus 2026
in Pendidikan
11 0
0

Tim pembangunan SR pusat saat melakukan survei calon lahan, bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pamekasan Herman Hidayat Santoso di Desa Campor, Kecamatan Proppo, kabupaten setempat.

0
SHARES
111
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Progres pembebasan lahan Sekolah Rakyat (SR), di Kabupaten Pamekasan sudah mencapai 75 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menargetkan, seluruh proses pembebasan lahan dan administrasi, akan rampung paling lambat Oktober 2026. Dengan demikian, pembangunan fisik sudah bisa dikerjakan.

Anggota tim pembangunan Sekolah Rakyat Pamekasan, Lukman Hakim menjelaskan, tim masih melengkapi berbagai persyaratan administrasi yang diminta pemerintah pusat.

“Progres pembebasan lahan sudah tinggal 25 persen. Sekarang kami fokus melengkapi administrasi dan persyaratan yang dibutuhkan pusat,” kata Lukman saat ditemui di kantornya, Rabu (5/8/2026).

Ketua Tim Kabupaten Pendamping PKH Kabupaten Pamekasan ini menambahkan, lokasi diajukan yang berada di Dusun Angsanah, Desa Campor, Kabupaten Pamekasan. Menurutnya, penyelesaian pembebasan lahannya ditargetkan selesai pada Oktober 2026. Bahkan, pihaknya berupaya agar seluruh proses bisa lebih cepat.

“Kami targetkan Oktober selesai. Sebelum itu, kami usahakan seluruh proses sudah benar-benar tuntas. Sehingga pembangunan gedung sudah bisa dikerjakan,” ujarnya.

Mantan aktivis PMII Pamekasan ini mengungkapkan, hasil survei tim dari Kementrian Pekerjaan Umum menunjukkan masih ada satu catatan yang harus dipenuhi. Yakni akses menuju lokasi, harus memiliki lebar jalan minimal enam meter. Namun, Pemkab Pamekasan telah menyatakan kesiapan untuk memenuhi persyaratan tersebut.

“Persyaratan itu menjadi catatan dari tim pusat, dan pemerintah daerah siap menyelesaikannya,” katanya.

Lukman menambahkan, pembebasan lahan akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sedangkan pembangunan gedung menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Untuk pembangunan gedung, dari pusat nilainya diperkirakan sekitar Rp 200 miliar,” ucapnya.

Sekolah Rakyat, pungkas Lukman, merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu, melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang representatif dan didukung pendanaan pemerintah pusat.

Tags: Asta cita presidenDinsos PamekasanKabupaten PamekasanPembebasan lahan SRPKH PamekasanProgram prioritas presidenSekolah Rakyat
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version