• Terkini
  • Trending
  • Semua
UIN Madura Tunjuk Profesor Zahid Jabat Rektor IAI Miftahul Ulum untuk Pengabdian

UIN Madura Tunjuk Profesor Zahid Jabat Rektor IAI Miftahul Ulum untuk Pengabdian

1 tahun lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

13 jam lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

13 jam lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

1 hari lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

1 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

1 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

2 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

2 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

3 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

3 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

3 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

3 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, November 7, 2026
28 °c
Pamekasan
30 ° Ming
30 ° Sen
29 ° Sel
29 ° Rab
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

UIN Madura Tunjuk Profesor Zahid Jabat Rektor IAI Miftahul Ulum untuk Pengabdian

Rektor: Ini bukan hal baru, regulasinya jelas dan mekanismenya transparan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
28 Agustus 2025
in Pendidikan
28 1
0
UIN Madura Tunjuk Profesor Zahid Jabat Rektor IAI Miftahul Ulum untuk Pengabdian
0
SHARES
289
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Moh. Zahid, kini ditunjuk sebagai Rektor Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum, Panyepen, Palengaan, Pamekasan. Penunjukan ini memantik pertanyaan tentang status Zahid, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rektor UIN Madura, Saiful Hadi, menjelaskan, penunjukan Zahid sudah berdasaran Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor 5041/Dj.I/PP.04/10/2017. Aturan tersebut berisi ketentuan dosen PNS di perguruan tinggi agama Islam negeri (PTAIN) yang menduduki jabatan di lembaga pendidikan lain.

Saiful menambahkan, tugas Zahid sebagai rektor merupakan bagian dari pengabdian dia sebagai guru besar. Pengabdian merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Status Zahid tetap ASN di UIN Madura dan dia sah bertugas di lembaga lain sebagai bentuk pengabdian,” kata Saiful, saat ditemui Maduranet di ruang kerjanya, Kamis (28/8/2025).

Syaiful mengungkapkan, meskipun mengemban jabatan baru, Zahid tetap berada di di UIN Madura. Beban kerja akademiknya dilaporkan setiap semester melalui Beban Kinerja Dosen (BKD). Dari kewajiban minimal 12 SKS, maksimal 16 SKS, sebagian diambil dari aktivitas pengabdian yang kini dijalankan sebagai rektor.

“Semua terhitung dan diawasi sesuai ketentuan. Tidak ada yang terabaikan,” ujarnya.

Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam 2017 menjadi kunci. Dokumen ini menegaskan bahwa dosen PNS PTAIN boleh memegang jabatan di lembaga pendidikan lain, dengan catatan, tetap memenuhi kewajiban Tri Dharma, melaporkan kinerja, dan tidak mengganggu tugas utama di kampus asal.

Surat edaran itu juga mengatur mekanisme pengawasan, termasuk perhitungan beban kerja yang diambil dari aktivitas pengabdian. Artinya, tugas sebagai rektor dapat masuk ke perhitungan SKS dosen.

“Ini bukan hal baru, regulasinya jelas dan mekanismenya transparan,” kata Saiful.

Penunjukan Zahid sebagai rektor IAI Miftahul Ulum dianggap strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan Islam di Madura. Namun, tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara tanggung jawab kepemimpinan dan kewajiban akademik.

“Kami percaya beliau mampu menjalankan tugas ini dengan baik. Kami tetap memantau agar semuanya sesuai regulasi,” ujarnya.

Langkah ini memberi pesan bahwa pengabdian akademik tak berhenti di ruang kelas. Di tangan Zahid, jabatan rektor bukan sekadar posisi, melainkan amanah untuk memperluas dampak pendidikan di Madura.

Tags: Dosen UIN MaduraGuru BesarIAI Miftahul UlumProfesor Moh. ZahidRektor
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version