• Terkini
  • Trending
  • Semua
46 Calon Santri IBS PKMKK Sudah Order Lebih Awal 

46 Calon Santri IBS PKMKK Sudah Order Lebih Awal 

11 bulan lalu

Investor Asal Yordania Tertarik Kembangkan Kerja Sama Pendidikan dan Wisata di IBS PKMKK Pamekasan

5 jam lalu

Guru di Pamekasan Boleh Libur tapi Wajib Piket Bergantian

8 jam lalu

Pemkab Pamekasan Kebut Penetapan 121 Kepala Sekolah Definitif

13 jam lalu

Demam Piala Dunia 2026 Menjalar ke Pesisir Pamekasan Madura

1 hari lalu

9 Kapus di Pamekasan Masih Berstatus Plt, Pemkab Targetkan Tahun Ini Definitif

1 hari lalu

Bupati Sidak RSUD Smart, Nilai Pelayanan Sudah Baik dan Minta Evaluasi Dilakukan Berkala

1 hari lalu

1.384 Jemaah Pamekasan Raih Predikat Haji Pemkab Ajak Mereka Jadi Teladan Masyarakat

3 hari lalu

DBHCHT Pamekasan Turun 50 Persen, BLT 2026 Hanya Cukup untuk Buruh Rokok

4 hari lalu

Guru ASN Tetap Masuk Meskipun Liburan

4 hari lalu

Setengah Ons Narkoba Jerat Tiga Tersangka di Pamekasan

4 hari lalu

Pamekasan Raih Penghargaan SDM Kesehatan Terbaik se-Jawa Timur, Geser Surabaya dari Posisi Puncak

5 hari lalu

Program Rutin Pamekasan Bersih Bakal Diperluas ke Seluruh Kecamatan

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juni 24, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

46 Calon Santri IBS PKMKK Sudah Order Lebih Awal 

Tahun ini ada 80 santri yang ditolak karena quota santri sudah terpenuhi

oleh Hasbi Amrullah
28 Juli 2025
in Pendidikan
28 0
0
46 Calon Santri IBS PKMKK Sudah Order Lebih Awal 

Kegiatan Pramuka yang dipadukan dengan multimedia santri IBS PKMKK.

0
SHARES
281
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kepercayaan masyarakat terhadap Islamic Boarding School (IBS) Padepokan Kiyai Mudrikah Kembang Kuning (PKMKK) Desa Lancar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, terus tumbuh. Untuk tahun ajaran 2026-2027, sudah ada 46 calon santri yang sudah mendaftar lebih awal.

Para santri tersebut tidak hanya berasal dari Madura saja, namun berasal dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Malang, Sidoarjo dan Bali.

“Untuk tahun pelajaran tahun depan, sudah ada yang order tahun ini sebanyak 46 calon santri,” ujar Achmad Muhlis, Direktur IBS PKMKK, saat menggelar silaturahmi dengan para wali santri, Ahad (27/7/2024).

Pria yang juga dosen UIN Madura ini menambahkan, adanya minat masyarakat yang lebih awal mendapatkan anaknya ke IBS PKMKK merupakan kepercayaan mereka kepada lembaga yang dirintis 4 tahun yang lalu. Jika masyarakat tidak percaya, mustahil mereka akan mendaftarkan anaknya lebih awal.

“Semua santri yang ada saat ini, semuanya mendaftar lebih awal, bukan kami menunggu untuk mendapatkan santri. Tahun ini, ada 80 lebih santri yang kami tolak,” imbuhnya.

Muhlis menceritakan pengalamannya, ada orang yang datang langsung ingin memondokkan anaknya tanpa mendaftar lebih awal, orang tersebut langsung ditolak. Alasannya karena pihaknya membatasi jumlah santri yang harus disesuaikan dengan fasilitas yang ada.

“Banyak yang datang langsung ingin mondok, tapi mohon maaf kami tolak karena kami membatasi,” ungkapnya.

Di IBS PKMKK, santri mendapatkan fasilitas yang cukup memadai. Mulai dari asrama, kamar mandi, ruang belajar, fasilitas pembelajaran, konsumsi, tempat olahraga, tempat ibadah. Bahkan ruang belajar dilengkapi dengan AC, iceboard, smart tv, internet, yang membuat nyaman para santri dalam belajar.

“Fasilitas kami maksimalkan, meskipun biaya pendidikan tidak dimaksimalkan. Anak yatim kami tampung, anak orang miskin juga kami tampung, agar mereka sama-sama memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang memadai,” ungkapnya.

Muhlis menegaskan, dalam mendirikan IBS PKMKK pihaknya tidak berorientasi kepada keuntungan finansial. Sebab, jika pendidikan mahal, orang miskin dan anak yatim susah untuk bisa mengakses pendidikan berkualitas.

“Mohon doanya, semoga kami bisa seperti pesantren yang fasilitasnya bagus tapi mahal, sedangkan di IBS PKMKK fasilitasnya bagus tapi murah,” pungkasnya.

Tags: Achmad MuhlisIBS PKMKKIslamic Boarding SchoolPendidikan MurahUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version