• Terkini
  • Trending
  • Semua
Jaksa Ditanya Santri Soal Hukum yang Sering Berpihak ke Rakyat Kecil

Jaksa Ditanya Santri Soal Hukum yang Sering Berpihak ke Rakyat Kecil

5 tahun lalu

Pansus DPRD Pamekasan Enggan Bahas Raperda SOTK

9 jam lalu

Pamekasan Siapkan Rumah Singgah Pasien di Surabaya

10 jam lalu

Ogah Damai Seorang Adik di Lawangan Daya Kukuh Laporkan Kakaknya ke Polisi

1 hari lalu

Daya Fokus Baca Anak-anak Pamekasan Hanya 15-20 Menit

2 hari lalu

Layanan Administrasi Kependudukan Malam Hari Pamekasan Jadi Rujukan Se-Indonesia

3 hari lalu

Bocah Ahmad Ghatan Penjual Kerupuk yang Kuasai Warkop dan Puluhan Toko di Pamekasan

3 hari lalu

UIN Madura Lantik Pejabat Baru, Rektor Tekankan Amanah dan Pengembangan Kelembagaan

4 hari lalu

Kegemaran Membaca di Pamekasan Peringkat 4 Terbawah se-Jatim

5 hari lalu

Pamekasan Dorong Pembayaran PBB-P2 Beralih ke Digital, Transaksi Pajak Dipantau Real Time

5 hari lalu

Pertamina Patraniaga Akui Ada Pengurangan Pertalite 6,8 Persen untuk Pamekasan

6 hari lalu

Warga Mengaku Korban Investasi Bodong Jarah Warung di Pamekasan

6 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Perketat Penggunaan Biosolar di Madura

DPRD Sebut Kuota Pertalite Pamekasan Dipangkas 6,8 Persen, Pemkab Bantah ada Pengurangan

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, September 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Jaksa Ditanya Santri Soal Hukum yang Sering Berpihak ke Rakyat Kecil

Blusukan Jaksa dan Jurnalis ke pesantren tentang hukum akan dilaksanakan selama 4 kali setahun

oleh Hasbi Amrullah
10 Maret 2022
in Hukum, Peristiwa
23 1
0
Jaksa Ditanya Santri Soal Hukum yang Sering Berpihak ke Rakyat Kecil
0
SHARES
239
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Zainal, salah satu santri pondok pesantren Darul Ahlaq, Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan menanyakan kepada Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Pamekasan, Ardian Junaidi terkait dengan seringnya kasus hukum yang berpihak kepada rakyat kecil dan sering memenangkan orang kaya atau orang berpangkat. Pertanyaan itu disampaikan Zainal saat kegiatan penyuluhan hukum ke santri yang dilaksanakan oleh Kejari Pamekasan, Kamis (10/3/2022).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ardian menjelaskan bahwa proses penanganan hukum saat ini di Indonesia sudah transparan. Masyarakat sudah bisa memantau secara langsung melalui saluran internet. Seperti di Kejari Pamekasan, penanganan kasus bisa dilihat di website dan akun resmi media sosial Kejari Pamekasan.

“Bagus sekali pertanyaan santri itu, kritis. Tapi pertanyaan itu barangkali kondisi penanganan hukum tempo dulu sebelum era keterbukaan publik berlaku,” jawab Ardian. 

Kasi intel Kejari Pamekasan Ardian Junaidi memberikan penyuluhan hukum kepada santri Darul Ahlaq Kowel, Kamis (10/3/2022).


Ardian mengaku bahwa santri ternyata memiliki nalar kritis terhadap hukum. Oleh sebab itu, pihaknya memberikan tambahan pemahaman hukum kepada mereka yang masih remaja. Penyuluhan hukum kepada santri itu meliputi bahaya narkoba, kenakalan remaja, penggunaan internet dan media sosial serta materi tentang radikalisme.

“Dengan penyuluhan hukum ini, santri bisa mengerti hukum dan bagaimana sanksi jika terjadi pelanggaran hukum,” ungkap Ardian.

Dalam penyuluhan hukum ini, Kejari Pamekasan kerjasama dengan Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP). Taufiqur Rahman Khafi, narasumber dari AJP mengatakan, saat ini jumlah generasi Y dan generasi Z di Indonesia mendominasi populasi penduduk Indonesia yang mencapai 16,51 persen. Jika mereka tidak memiliki kesadaran hukum dan terbawa informasi yang negatif di internet, maka masa depan Indonesia akan buram. Apalagi saat ini, radikalisme mengancam mereka.

“Generasi millenial dan generasi Z harus waspada dengan perang asimetris saat ini. Makanya santri yang memiliki pondasi kuat teologi, moralitas dan intelektualitas, sangat tepat jika ditopang dengan pemahaman hukum dan bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dengan baik,” terang Taufiq.

Kejari Pamekasan memberikan bantuan kepada pengasuh pokdok pesantren usai acara penyuluhan hukum


Pria yang juga wartawan Kompas.com dan dosen komunikasi di IAIN Madura ini mengajak santri agar jangan lelah berjuang menebarkan kebaikan, terutama di dunia internet. Jangan sampai internet diisi dengan konten negatif dan intoleransi.

Penyuluhan hukum kepada santri ini, akan digelar selama 4 kali dalam setahun. Kejari Pamekasan bersama dengan AJP akan blusukan ke pesantren dengan jadwal dan pesantren yang sudah ditentukan.

Tags: AJPJurnalisKejari PamekasanPenyuluhan hukumPesantrenSantri
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version