• Terkini
  • Trending
  • Semua

Jelang Idul Fitri Harga Pangan di Pamekasan Masih Terkendali Indeks Harga di Bawah 5 Persen

1 bulan lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

17 jam lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

1 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

2 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

3 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

3 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

3 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

3 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

4 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

4 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

4 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

5 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, April 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Jelang Idul Fitri Harga Pangan di Pamekasan Masih Terkendali Indeks Harga di Bawah 5 Persen

Cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam menjadi komoditas yang memicu perubahan harga pada awal Maret

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
14 Maret 2026
in Ekonomi
10 1
0

Pasar Parteker Pamekasan, Jl. Cokroatmojo 74-26, Rw. 01, Parteker, Kec. Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026).

0
SHARES
105
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pamekasan menyatakan perkembangan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri masih terkendali.

Meski terjadi kenaikan harga, nilainya masih berada di bawah ambang batas Indeks Perkembangan Harga (IPH) maksimal yang ditetapkan pemerintah sebesar 5 persen.

Kepala BPS Pamekasan Parsad Barkah Pamungkas mengatakan kenaikan harga menjelang Ramadan merupakan pola yang hampir selalu terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Selama tiga tahun terakhir, setiap menjelang dan memasuki awal Ramadan selalu terjadi peningkatan Indeks Perkembangan Harga. Pola itu terlihat pada tahun 2024, 2025, hingga 2026,” kata Parsad saat menyampaikan pemaparan data perkembangan harga di Pamekasan, Sabtu (14/3/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan harga biasanya terjadi pada awal Ramadan, kemudian secara bertahap kembali normal seiring berjalannya waktu.

Berdasarkan data BPS, terang dia, harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan pada awal Februari 2026. Pada pekan kedua Februari, harga sempat menurun, namun kembali meningkat ketika memasuki awal Ramadan.

Pihaknya menyebutkan, puncak kenaikan harga terjadi pada pekan keempat Februari dengan IPH sekitar 3,28 persen. Meski demikian, angka tersebut masih berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan pemerintah.

“Puncaknya sekitar 3,28 persen, tetapi itu masih di bawah batas IPH maksimal 5 persen. Jadi secara umum masih terkendali,” ujar Parsad.

Memasuki minggu pertama Maret 2026, BPS mencatat harga sejumlah komoditas mulai mengalami penurunan. IPH tercatat turun hingga sekitar 0,44 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Penurunan harga tersebut terutama dipengaruhi oleh beberapa komoditas pangan utama.

“Perubahan atau penurunan harga pada awal Maret dipengaruhi oleh cabai rawit sebesar 0,47 persen, bawang merah 0,10 persen, dan telur ayam 0,04 persen,” kata Parsad.

Data BPS juga menunjukkan tren serupa dalam tiga tahun terakhir, di mana harga komoditas pangan biasanya meningkat menjelang Ramadan, tetapi masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan pemerintah.

Dengan kondisi tersebut, BPS menilai perkembangan harga di Pamekasan menjelang Ramadan tahun ini masih relatif stabil dan belum menunjukkan gejolak yang signifikan.

Tags: BPSekonomiharga panganKenaikan hargaPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version