• Terkini
  • Trending
  • Semua
Bantuan 2.326 KPM PKH Pamekasan Dihapus Setelah Mandiri

Bantuan 2.326 KPM PKH Pamekasan Dihapus Setelah Mandiri

7 bulan lalu

Alami Gangguan Jiwa Ibu Kandung Habisi Nyawa Anaknya

20 jam lalu

Bupati Pamekasan Mengajak Isi Kemerdekaan dengan Persatuan dalam Pembangunan

1 hari lalu
Setengah Merdeka

Setengah Merdeka

1 hari lalu

Inilah Daftar Harga Tembakau di Gudang Haji Her di Hari Pertama Buka

2 hari lalu
Teknologi di IBS PKMKK Berhasil Dorong Nalar Kritis Santri

Membuat Web Kebangsaan Jadi Cara Santri di Pamekasan Rayakan HUT ke-81 RI

2 hari lalu

Kukuhkan Paskibraka Pamekasan, Bupati Ingatkan Ancaman Lunturnya Nasionalisme

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Kunjungi Warga Perbaiki Jalan Swadaya di Proppo

3 hari lalu
Pedagang Rela Antri  4 Hari Demi Jual Tembakau ke Bawang Mas

Pedagang Rela Antri  4 Hari Demi Jual Tembakau ke Bawang Mas

3 hari lalu

Warga Lawangan Daya Isap Sabu di Rumah Kosong

3 hari lalu

Berstatus Saksi Direktur CV Dzarrin Dipulangkan Usai Diperiksa Polres Pamekasan

4 hari lalu

Ketua DPRD dan Bupati Pamekasan Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo

4 hari lalu

Dua Kampung Nelayan Merah Putih di Pamekasan Mulai Dibangun

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Agustus 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Bantuan 2.326 KPM PKH Pamekasan Dihapus Setelah Mandiri

Dinsos sebut capaian melampaui target Kemensos, dorong kemandirian lewat paradigma bansos sementara

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
30 Januari 2026
in Ekonomi
10 1
0
Bantuan 2.326 KPM PKH Pamekasan Dihapus Setelah Mandiri
0
SHARES
107
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sebanyak 2.326 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pamekasan tercatat telah graduasi atau keluar dari program bantuan sosial sepanjang 2025. Angka tersebut dinilai melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Herman, mengatakan jumlah graduasi tersebut terdiri atas dua kategori. Pertama, KPM potensial graduasi yang diusulkan melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE). Kedua, KPM yang secara sadar mengajukan graduasi mandiri.

“Untuk KPM potensial graduasi yang diusulkan lewat PPSE sebanyak 1.846 KPM. Sementara graduasi mandiri tercatat 480 KPM,” kata Herman, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, khusus KPM potensial graduasi saat ini masih dalam proses. Namun, capaian tersebut dinilai membanggakan karena sejalan dengan target Kementerian Sosial RI dan paradigma baru penyaluran bantuan sosial.

“Ini sesuai arah kebijakan Kemensos, bansos bersifat sementara, berdaya selamanya,” ujarnya.

Senada, Ketua Tim Kabupaten (Katimkab) PKH Pamekasan Lukman Hakim menyampaikan, total 2.326 KPM yang telah graduasi itu menunjukkan keberhasilan pendampingan PKH sepanjang 2025.

“Yang telah berhasil kami lakukan graduasi sebanyak 2.326 penerima manfaat. Semuanya sudah naik kelas,” kata Lukman.

Ia merinci, dari jumlah tersebut sebanyak 1.846 KPM masuk dalam daftar potensial graduasi hasil pendampingan petugas PKH, sedangkan 480 KPM lainnya mengajukan graduasi mandiri karena merasa sudah tidak layak menerima bantuan.

Menurut Lukman, capaian itu telah melampaui target graduasi tahun 2025 yang ditetapkan pemerintah, yakni 1.850 KPM. Target tersebut dibebankan kepada 189 pendamping PKH di Pamekasan, masing-masing dengan kewajiban mendorong minimal 10 KPM graduasi setiap tahun.

“Secara angka, ini sudah melebihi target,” ujarnya.

Pihaknya memastikan, KPM yang telah graduasi tetap dipantau perkembangannya, terutama dari sisi ekonomi. Pemerintah juga memberikan dukungan berupa bantuan modal usaha guna menjaga keberlanjutan kemandirian mereka.

“Bantuan modal usaha bersumber dari pusat sebesar Rp 5 juta dan dari Provinsi Jawa Timur Rp 1,5 juta,” kata Lukman.

Melalui skema tersebut, pemerintah berharap KPM yang telah graduasi benar-benar mandiri dan tidak kembali bergantung pada bantuan sosial.

Tags: DinsosKPMPamekasanPemerintah kabupaten PamekasanPKH
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version