• Terkini
  • Trending
  • Semua
Bantuan 2.326 KPM PKH Pamekasan Dihapus Setelah Mandiri

Bantuan 2.326 KPM PKH Pamekasan Dihapus Setelah Mandiri

9 bulan lalu

Haji Her dan Ning Inayah Wahid Hadiri Stand Up Comedy Santri Berbicara di Pamekasan

8 jam lalu

594 Ibu Hamil di Pamekasan Alami Kekurangan Energi Kronis

12 jam lalu

Cek Fakta, Disporapar Pamekasan Tegaskan Anggaran Tisu Rp 2,41 Juta Setahun

13 jam lalu

Pembacaan Puisi Anak Yatim Iringi Pembukaan Traditional Pamekasan Culture

14 jam lalu

Dari Buruh Plafon ke Mimbar Doktor, Perjalanan Elman Duro Melawan Keterbatasan

3 hari lalu

Bupati Minta Pamekasan Tidak Bergantung Pemain Bon-bonan

3 hari lalu
Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Kholilurrahman: Santri Harus Paham Politik

4 hari lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

5 hari lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

5 hari lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

5 hari lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Oktober 27, 2026
27 °c
Pamekasan
28 ° Sel
29 ° Rab
30 ° Kam
30 ° Jum
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Bantuan 2.326 KPM PKH Pamekasan Dihapus Setelah Mandiri

Dinsos sebut capaian melampaui target Kemensos, dorong kemandirian lewat paradigma bansos sementara

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
30 Januari 2026
in Ekonomi
10 1
0
Bantuan 2.326 KPM PKH Pamekasan Dihapus Setelah Mandiri
0
SHARES
107
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sebanyak 2.326 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pamekasan tercatat telah graduasi atau keluar dari program bantuan sosial sepanjang 2025. Angka tersebut dinilai melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Herman, mengatakan jumlah graduasi tersebut terdiri atas dua kategori. Pertama, KPM potensial graduasi yang diusulkan melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE). Kedua, KPM yang secara sadar mengajukan graduasi mandiri.

“Untuk KPM potensial graduasi yang diusulkan lewat PPSE sebanyak 1.846 KPM. Sementara graduasi mandiri tercatat 480 KPM,” kata Herman, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, khusus KPM potensial graduasi saat ini masih dalam proses. Namun, capaian tersebut dinilai membanggakan karena sejalan dengan target Kementerian Sosial RI dan paradigma baru penyaluran bantuan sosial.

“Ini sesuai arah kebijakan Kemensos, bansos bersifat sementara, berdaya selamanya,” ujarnya.

Senada, Ketua Tim Kabupaten (Katimkab) PKH Pamekasan Lukman Hakim menyampaikan, total 2.326 KPM yang telah graduasi itu menunjukkan keberhasilan pendampingan PKH sepanjang 2025.

“Yang telah berhasil kami lakukan graduasi sebanyak 2.326 penerima manfaat. Semuanya sudah naik kelas,” kata Lukman.

Ia merinci, dari jumlah tersebut sebanyak 1.846 KPM masuk dalam daftar potensial graduasi hasil pendampingan petugas PKH, sedangkan 480 KPM lainnya mengajukan graduasi mandiri karena merasa sudah tidak layak menerima bantuan.

Menurut Lukman, capaian itu telah melampaui target graduasi tahun 2025 yang ditetapkan pemerintah, yakni 1.850 KPM. Target tersebut dibebankan kepada 189 pendamping PKH di Pamekasan, masing-masing dengan kewajiban mendorong minimal 10 KPM graduasi setiap tahun.

“Secara angka, ini sudah melebihi target,” ujarnya.

Pihaknya memastikan, KPM yang telah graduasi tetap dipantau perkembangannya, terutama dari sisi ekonomi. Pemerintah juga memberikan dukungan berupa bantuan modal usaha guna menjaga keberlanjutan kemandirian mereka.

“Bantuan modal usaha bersumber dari pusat sebesar Rp 5 juta dan dari Provinsi Jawa Timur Rp 1,5 juta,” kata Lukman.

Melalui skema tersebut, pemerintah berharap KPM yang telah graduasi benar-benar mandiri dan tidak kembali bergantung pada bantuan sosial.

Tags: DinsosKPMPamekasanPemerintah kabupaten PamekasanPKH
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version