• Terkini
  • Trending
  • Semua
Satu Perusahaan Borong Ijin Pendirian Toko Modern

Satu Perusahaan Borong Ijin Pendirian Toko Modern

1 tahun lalu

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Sebut IBS PKMKK Layak Jadi Inspirasi Pendidikan Pesantren

15 jam lalu

Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

1 hari lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

3 hari lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

4 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

4 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

5 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

6 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

6 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

6 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

6 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

7 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Juni 2, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Satu Perusahaan Borong Ijin Pendirian Toko Modern

Dari 26 gerai, sudah ada 11 gerai dan 6 gerai di antaranya izinnya sudah diborong satu perusahaan. 

oleh Muchsin Rasyid
31 Januari 2025
in Ekonomi
20 2
0
Satu Perusahaan Borong Ijin Pendirian Toko Modern

Salah satu toko modern Alfamidi yang baru buka di Jalan Jokotole Pamekasan. Masih akan banyak tambahan toko modern lainnya karena satu perusahaan sudah memborong perijinan untuk 6 toko modern

0
SHARES
218
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Komisi II DPRD Pamekasan meminta kepada pemkab tidak hanya mengendalikan keberadaan toko modern yang bertebaran di wilayah Pamekasan. Melainkan juga bilamana menerbitkan izin baru berdirinya toko modern, hendaknya memastikan pemilik maupun tanah yang akan dibangun dari warga lokal Pamekasan.

Desakan ini diungkapkan anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Tabri Syaifullah Munir, saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Asisten II Sekretaris Daerah Pamekasan, di ruang Sidang Utama, DPRD Pamekasan.

“Langkah ini untuk mencegah agar satu perusahaan dari luar tidak lagi memborong izin beberapa toko modern. Sehingga warga Pamekasan juga punya kesempatan yang sama untuk mendirikan toko modern di Pamekasan,” kata Tabri, kepada MADURANET, Kamis (30/1/2025).

Tabri menyatakan, sejak dibukanya moratorium pendirian toko modern di Pamekasan akhir Desember 2024, pemkab hanya mengizinkan tiap-tiap kecamatan di Pamekasan terdapat dua toko modern. Sehingga targetnya dari 13 kecamatan terdapat 26 titik gerai. Dari 26 gerai, sudah ada 11 gerai dan 6 gerai di antaranya izinnya sudah diborong satu perusahaan.

Menurut Tabri, dibukanya kembali moratorium untuk toko modern itu, semestinya berlandaskan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 18 tahun 2022. Dalam permendag itu, bagi toko modern yang sudah memiliki lebih dari 150 gerai di seluruh Indonesia, maka wajib joint venture (usaha gabungan antara dua atau beberapa perusahaan untuk menjalin bisnis bersama dalam bentuk kebersamaan dalam suatu perusahaan. Baik perusahaan yang sudah ada atau perusahaan yang akan didirikan).

“Kami jumpai sebagian warga Pamekasan terpaksa ke luar untuk berdagang atau buka toko. Sementara di daerahnya sendiri, izinnya diberikan orang luar. Kami mengajak untuk melindungi pengusaha lokal dan mempermudah dalam joint venture,” tegas Tabri.

Seperti diketahui, pada 2022 Pemkab Pamekasan terpaksa menghentikan pemberian izin terhadap berdirinya toko modern baru. Kebijakan itu dilakukan dengan pertimbangan demi keberlangsungan toko-toko milik rakyat di sekitar lokasi. Mengingat, berdirinya toko modern akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Tags: AlfamartAlfamidiIndomaretpengusahaan lokalPerdaPerijinanToko modern
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version